Ratusan Ribu Tulang Hewan dan Manusia Ditemukan dalam Gua di Arab Saudi, Peneliti Takjub Kondisinya Baik

Kompas.com - 02/08/2021, 07:06 WIB
Para ilmuwan menemukan ratusan ribu tulang hewan dan manusia di sebuah gua di barat laut Arab Saudi. TWITTER via AL ARABIYAPara ilmuwan menemukan ratusan ribu tulang hewan dan manusia di sebuah gua di barat laut Arab Saudi.

RIYADH, KOMPAS.com – Para ilmuwan menemukan ratusan ribu tulang hewan dan manusia berusia ribuan tahun di sebuah gua di barat laut Arab Saudi.

Mereka meyakini bahwa tulang tersebut dikumpulkan oleh hyena belang selama 7.000 tahun terakhir.

Melansir Al Arabiya, Minggu (1/8/2021), temuan tersebut mereka dapatkan dari gua Umm Jirsan sepanjang 1,5 kilometer yang terbentuk dari aliran lava di ladang lava Harrat Kaybar.

Baca juga: Israel Ungkap Temuan Bagian Bangunan Baru Dekat Bait Suci Yerusalem

Dalam hasil penelitian yang mereka publikasikan, para peneliti mengungkapkan ketakjuban mereka karena tulang tersebut terpelihara dengan baik.

Temuan tersebut termasuk tulang sapi, caprid, kuda, unta, hewan pengerat, dan bahkan manusia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di Twitter, seorang peneliti Stewie Stewart mengungkapkan aliran lava membuat kondisi yang sangat baik untuk pengawetan tulang.

Baca juga: Patung Ratu Elizabeth II dan Ratu Victoria Dihancurkan, Buntut Temuan Makam Massal Anak Kanada

Hal itu berdasarkan bukti mengenai tulang-tulang yang masih dalam keadaan baik di gua tersebut.

“Di wilayah di mana pelestarian tulang sangat, sangat buruk, situs seperti Umm Jirsan menawarkan sumber daya baru yang menarik,” tulis Stewie Stewart.

Para ilmuwan menyimpulkan bahwa tulang itu dibawa oleh hyena belang berdasarkan studi mereka tentang jenis tulang, frekuensi, dan lokasi.

Baca juga: Peneliti Ungkap Temuan Spesies Manusia Naga di China

Hewan ini adalah pengumpul tulang yang rajin, yang mereka angkut ke sarang untuk dikonsumsi, diberikan kepada yang lebih muda, atau disimpan,” kata Stewart.

Selain itu, para ilmuwan menulis dalam artikel mereka juga menyebutkan bahwa keledai telah menjadi ternak penting di wilayah tersebut selama ribuan tahun.

“Umm Jirsan (dan situs serupa lainnya di wilayah tersebut) kemungkinan memiliki wawasan berharga tentang ekologi dan lingkungan Holosen Arabia,” kata Stewart.

Dia menambahkan, studi dan temuan tersebut masih berupa “puncak gunung es” yang berarti masih banyak misteri lain yang bisa diungkapkan.

Baca juga: Temuan Langka Lampu Minyak Lengkap dengan Sumbu Berusia 2.000 Tahun di Israel


Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.