Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pakai Kondom untuk Bertanding, Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo Ini Ungkap Ceritanya

Kompas.com - 01/08/2021, 19:18 WIB

TOKYO, KOMPAS.com - Jessica Fox atlet kayak asal Australia di Olimpiade Tokyo 2020, memanfaatkan kondom sebelum bertanding untuk memperbaiki kayaknya.

Ternyata, berkat inovasi dadakannya itu ia berhasil menyabet medali perunggu dan emas.

Cerita unik ini bermula saat ujung kayak Fox berlubang dan timnya berusaha menambal agar tetap bisa bertanding.

Baca juga: Manfaatkan Kondom, Atlet Australia Sabet Medali Emas Olimpiade Tokyo

Kemudian seseorang tampak mengoleskan campuran karbon ke bagian depan kayak lalu membalutnya dengan kondom.

"Pasti kalian tidak tahu kondom bisa dipakai untuk memperbaiki kayak," tulis Fox di videonya yang viral.

"Ini lebih melar dan kuat. Membuat karbon jadi lebih halus," tambah Fox.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by The Highlights Club (@thehighlightsclubau)

Fox kemudian bertanding dan menyelesaikannya dengan cukup mulus, hingga menyabet medali perunggu di final kano slalom K1, sebagaimana dilansir dari Global News.

Tak cukup sampai di situ, atlet berusia 27 tahun tersebut juga menggondol emas di final kano slalom C1, mengakhiri penantian 10 tahun untuk meraih gelar juara Olimpiade.

Melansir NDTV, Jumat (30/7/2021), video reparasi kayak dengan kondom ini menjadi viral di TikTok.

Tidak sulit bagi atlet kayak tersebut untuk mendapat kondom di kampung atlet Olimpiade Tokyo.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pasalnya, penyelenggara Olimpiade Tokyo berencana membagikan 60.000 kondom kepada para atlet yang mengikuti ajang multi-cabor terakbar di dunia tersebut.

Namun, panitia melarang atlet menggunakannya untuk berhubungan seks di kampung Olimpiade Tokyo, demi menegakkan protokol kesehatan Covid-19.

Baca juga: Olimpiade dan Tradisi Bagi Kondom

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lupa Buka Kado Natal Berupa Lotre, Wanita Ini Menangkan Jackpot Rp 2,2 Miliar saat Menukarnya

Lupa Buka Kado Natal Berupa Lotre, Wanita Ini Menangkan Jackpot Rp 2,2 Miliar saat Menukarnya

Global
Boris Johnson Bertemu Partai Republik AS, Bahas Bantuan Ukraina

Boris Johnson Bertemu Partai Republik AS, Bahas Bantuan Ukraina

Global
Pasca-ledakan Masjid Pakistan, Keluarga Korban Padati Rumah Sakit

Pasca-ledakan Masjid Pakistan, Keluarga Korban Padati Rumah Sakit

Global
Ikan Cupang Dilatih Main Game Streaming, Malah Tak Sengaja Siarkan Info Kartu Kredit Pemilik

Ikan Cupang Dilatih Main Game Streaming, Malah Tak Sengaja Siarkan Info Kartu Kredit Pemilik

Global
Hilang di Pedalaman, Kapsul Radioaktif Kecil Dicari Badan Nuklir Australia

Hilang di Pedalaman, Kapsul Radioaktif Kecil Dicari Badan Nuklir Australia

Global
Sejarah Pertempuran Stalingrad: Latar Belakang dan Berakhirnya

Sejarah Pertempuran Stalingrad: Latar Belakang dan Berakhirnya

Internasional
Saat Pakar Kerapian Marie Kondo Menyerah Rapikan Rumahnya Sendiri...

Saat Pakar Kerapian Marie Kondo Menyerah Rapikan Rumahnya Sendiri...

Global
Kisah Pasien di Inggris Tunggu Ambulans 11 Jam karena Krisis NHS, Akhirnya Meninggal

Kisah Pasien di Inggris Tunggu Ambulans 11 Jam karena Krisis NHS, Akhirnya Meninggal

Global
Pelayan Sajikan Deterjen Cair yang Dikira Jus Buah, Pelanggan Dilarikan ke RS

Pelayan Sajikan Deterjen Cair yang Dikira Jus Buah, Pelanggan Dilarikan ke RS

Global
Provinsi di China Akhiri Larangan Orang yang Belum Menikah Punya Anak

Provinsi di China Akhiri Larangan Orang yang Belum Menikah Punya Anak

Global
Finlandia Masih Berharap Bisa Gabung NATO bersama Swedia

Finlandia Masih Berharap Bisa Gabung NATO bersama Swedia

Global
Kasus Tyre Nichols Tewas: 7 Polisi Diskors, 3 Petugas Damkar Diberhentikan

Kasus Tyre Nichols Tewas: 7 Polisi Diskors, 3 Petugas Damkar Diberhentikan

Global
Viral Video Suami Pukul Istri dengan Helm di Pinggir Jalan, Polisi Tangkap Pelaku

Viral Video Suami Pukul Istri dengan Helm di Pinggir Jalan, Polisi Tangkap Pelaku

Global
PNS Ukraina dan Para Pejabat Dilarang ke Luar Negeri Selama Perang Lawan Rusia

PNS Ukraina dan Para Pejabat Dilarang ke Luar Negeri Selama Perang Lawan Rusia

Global
India Jadi Negara Berpenduduk Terpadat di Dunia Tahun Ini, Untung atau Buntung?

India Jadi Negara Berpenduduk Terpadat di Dunia Tahun Ini, Untung atau Buntung?

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+