Tentara Afghanistan Pukul Mundur Milisi Taliban di 3 Kota Besar

Kompas.com - 01/08/2021, 11:28 WIB
Pasukan keamanan Afghanstan bersantai di sela menjaga Pangkalan Bagram di Provinsi Parwan, Afghanistan, pada 5 Juli 2021, setelah ditinggalkan oleh militer Amerika Serikat dan sekutunya di malam hari, tanpa memberi tahu komandan yang baru. AP PHOTO/Rahmat GulPasukan keamanan Afghanstan bersantai di sela menjaga Pangkalan Bagram di Provinsi Parwan, Afghanistan, pada 5 Juli 2021, setelah ditinggalkan oleh militer Amerika Serikat dan sekutunya di malam hari, tanpa memberi tahu komandan yang baru.

KABUL, KOMPAS.com – Pemerintah Afghanistan mengeklaim tentaranya berhasil memukul mundur serangan Taliban di tiga kota besar.

Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan Mirwais Stanekzai pada Sabtu (31/7/2021) sebagaimana dilansir Anadolu Agency.

Stanekzai mengatakan, para milisi Taliban meningkatkan serangannya di Lashkargah, Kandahar, dan Herat dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Taliban Akui Anggotanya Bunuh Komedian Ternama Afghanistan

Ketiga kota tersebut adalah ibu kota dari setiap provinsinya masing-masing.

Stanekzai menuturkan, pada Jumat (30/7/2021) malam waktu setempat, tentara Afghanistan berhasil memukul mundur Taliban setelah jumlah korban tewas dari pihak musuh cukup banyak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Sabtu, Kementerian Pertahanan Afghanistan melaporkan bahwa 131 milisi Taliban tewas, 62 terluka, dan lima lainnya ditangkap dalam operasi keamanan dalam 24 jam terakhir.

Operasi tersebut digelar di provinsi Ghazni, Paktika, Kandahar, Zabul, Herat, Jowzjan, Takhar, dan Kapisa.

Baca juga: Milisi Taliban Masuki Ibu Kota Provinsi, Bentrok Hebat dengan Tentara Afghanistan

Kementerian tersebut menambahkan, sembilan alat peledak rakitan juga ditemukan dan dijinakkan.

Pada Jumat malam waktu setempat, Taliban dilaporkan berada di gerbang kota terbesar ketiga di Afghanistan, Herat, yang berpenduduk sekitar 2 juta jiwa.

Sebuah kantor regional PBB juga diserang di kota itu, yang mengundang kecaman luas.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah Laki-laki 15 Tahun Masukkan Kabel USB ke Alat Kelaminnya karena Pensaran Seksual

Bocah Laki-laki 15 Tahun Masukkan Kabel USB ke Alat Kelaminnya karena Pensaran Seksual

Global
Astronot China Kembali ke Bumi Setelah Selesaikan Misi 90 Hari di Luar Angkasa

Astronot China Kembali ke Bumi Setelah Selesaikan Misi 90 Hari di Luar Angkasa

Global
Ada Pria Tak Mau Divaksin Covid-19 karena Takut Buah Zakar Membengkak, Ini Penjelasan Dokter...

Ada Pria Tak Mau Divaksin Covid-19 karena Takut Buah Zakar Membengkak, Ini Penjelasan Dokter...

Global
Pakar: China dan Pakistan Tawarkan Dukungan ke Pemimpin Taliban

Pakar: China dan Pakistan Tawarkan Dukungan ke Pemimpin Taliban

Global
WNI Asal Cimahi Kuliah di MIT, Rancang Panel Surya Versi Baru untuk Indonesia

WNI Asal Cimahi Kuliah di MIT, Rancang Panel Surya Versi Baru untuk Indonesia

Global
Di Ethiopia, Sekarang Masih Tahun 2014, Kok Bisa?

Di Ethiopia, Sekarang Masih Tahun 2014, Kok Bisa?

Internasional
Terungkap, Ratu Elizabeth II Ternyata Beri Ucapan Selamat ke Kim Jong Un

Terungkap, Ratu Elizabeth II Ternyata Beri Ucapan Selamat ke Kim Jong Un

Global
Wanita Ini Kisahkan Kunyah Jari Manusia yang Membusuk di Burgernya

Wanita Ini Kisahkan Kunyah Jari Manusia yang Membusuk di Burgernya

Global
Junta Myanmar Adili Aung San Suu Kyi atas Kasus Korupsi Mulai 1 Oktober

Junta Myanmar Adili Aung San Suu Kyi atas Kasus Korupsi Mulai 1 Oktober

Global
IOJI Rilis Laporan Terbaru tentang Ancaman Keamanan Laut Indonesia

IOJI Rilis Laporan Terbaru tentang Ancaman Keamanan Laut Indonesia

Global
Ribuan Pekerja Kesehatan di Perancis Diberhentikan Tanpa Gaji karena Tolak Vaksin Covid-19

Ribuan Pekerja Kesehatan di Perancis Diberhentikan Tanpa Gaji karena Tolak Vaksin Covid-19

Global
Ketika Perjanjian Pertahanan AS, Inggris, dan Australia Membuat Marah Kawan dan Lawan

Ketika Perjanjian Pertahanan AS, Inggris, dan Australia Membuat Marah Kawan dan Lawan

Global
Sejarah Eksekusi Mati Pelepuh Kulit, Direbus Seperti Sup

Sejarah Eksekusi Mati Pelepuh Kulit, Direbus Seperti Sup

Global
Penjelajahan Hutan Tersembunyi Mozambik, Pertama Kali Dijamah Manusia

Penjelajahan Hutan Tersembunyi Mozambik, Pertama Kali Dijamah Manusia

Global
4 Calon Perdana Menteri Jepang, dari Selebtwit hingga 'Anak Metal'

4 Calon Perdana Menteri Jepang, dari Selebtwit hingga "Anak Metal"

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.