Naik Lagi, India Laporkan Kasus Covid-19 Tertinggi dalam Tiga Minggu

Kompas.com - 01/08/2021, 10:12 WIB
Seorang petugas kesehatan bersiap untuk memberikan dosis Covaxin ketika ratusan orang berbaris untuk menerima dosis kedua vaksin melawan virus corona di stadion kota di Hyderabad, India, Kamis, 29 Juli 2021. AP PHOTO/MAHESH KUMAR ASeorang petugas kesehatan bersiap untuk memberikan dosis Covaxin ketika ratusan orang berbaris untuk menerima dosis kedua vaksin melawan virus corona di stadion kota di Hyderabad, India, Kamis, 29 Juli 2021.

NEW DELHI, KOMPAS.com - India telah melaporkan 44.230 kasus baru Covid-19 pada Jumat (30/7/2021), tertinggi dalam tiga minggu.

Al Jazeera melaporkan, bukti terbaru tren peningkatan kasus Covid-19 India yang mengkhawatirkan, memaksa satu negara bagian untuk kembali menerapkan lockdown di tengah kekhawatiran gelombang infeksi lain.

Baca juga: Pria di India Tewas Diinjak Gajah, Videonya Ditonton sampai 180.000 Kali

India dihantam oleh varian virus Delta pada April dan Mei, setelah itu tingkat penyebaran infeksi kemudian mereda.

Namun, Covid-19 India kembali meningkat dengan angka yang lebih tinggi dalam tujuh dari delapan hari terakhir.

Penghitungan infeksi nasional telah mencapai 31,57 juta, menurut data kementerian kesehatan India pada Jumat (30/7/2021). Jumlah kematian meningkat 555 dalam semalam, menjadikan jumlah korban meninggal akibat Covid-19 keseluruhan menjadi 423.217.

Kepada Reuters, pakar medis pada akhir Juni mengatakan gelombang ketiga infeksi virus corona kemungkinan akan melanda India pada Oktober. Namun menurutnya itu akan dapat lebih dikendalikan daripada wabah April-Mei yang menghancurkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pakar kesehatan telah menyerukan vaksinasi yang lebih cepat untuk mencegah lonjakan besar lainnya.

Pemerintah memperkirakan bahwa 67,6 persen dari 1,35 miliar penduduk sudah memiliki antibodi terhadap virus corona. Hampir 38 persen dari populasi orang dewasa sekitar 944 juta telah menerima setidaknya satu dosis vaksin.

Baca juga: Kunjungan Xi Jinping ke Tibet Ancaman bagi India

Perkiraan tingkat reproduksi penyakit, atau nilai R, juga meningkat dalam seminggu terakhir.

Nilai R India mencapai 1 pada 24 Juli, pertama kalinya sejak Mei ketika infeksi harian mendekati puncak 400.000. Artinya, rata-rata setiap 10 orang yang terinfeksi akan menginfeksi 10 lainnya.

Negara bagian selatan Kerala mengumumkan lockdown baru pada Kamis (29/7/2021). Sementara pembatasan pergerakan diberlakukan di beberapa negara bagian timur laut yang melaporkan peningkatan tingkat infeksi.

Tempat-tempat lain, termasuk ibu kota New Delhi, baru-baru ini membuka kembali sebagian besar kegiatan ekonomi.


Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.