Kompas.com - 31/07/2021, 19:53 WIB
Tangkapan layar dari video yang merekam sejumalh anak-anak di Filipina yang nekat bermain gim meski banjir menerjang warnet tempat mereka bermain. ODDITY CENTRALTangkapan layar dari video yang merekam sejumalh anak-anak di Filipina yang nekat bermain gim meski banjir menerjang warnet tempat mereka bermain.

CAINTA, KOMPAS.com – Sejumlah anak-anak di Filipina tetap melanjutkan gimnya meski warnet tempat mereka bermain diterjang banjir.

Padahal, ketinggian air bah di dalam warnet tersebut melampaui ketinggian kursi yang mereka duduki.

Baca juga: Gadis Ini Dibunuh Gamer Rival, Jenazahnya Diunggah di Media Sosial

Aksi para gamer Filipina yang nekat melanjutkan permainannya meski warnet tempat mereka bermain diterjang banjir bahkan menjadi perhatian internasional.

Melansir Oddity Central, banjir menerjang kota Cainta di Rizal, Filipina, hingga masuk ke warnet tempat para gamer itu bermain pada Kamis (29/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oddity Central melaporkan, banjir tersebut dipicu oleh topan Ying-fa.

Meski terendam air dan berisiko tersengat listrik, anak-anak itu masih asyik terpaku di depan layar monitor.

Baca juga: Banjir Bandang Melanda Afghanistan 60 Orang Tewas dan Puluhan Orang Hilang

Menyadari bahanya yang mengintai, pemilik warnet Sio Samson akhirnya mematikan komputernya satu persatu hingga akhirnya anak-anak tersebut bubar.

Sio menuturkan, dia tidak tahu banjir pada hari itu bakal setinggi itu.

“Saya langsung mengambil tindakan dan memberi tahu mereka bahwa saya harus memindahkan alat-alat itu ke tempat yang lebih tinggi,” kata Sio.

“Setelah video selesai direkam, anak-anak itu berhenti dan pergi, tidak ada dari kami yang terluka,” imbuh Sio.

Baca juga: Banjir Jerman: Sirine Peringatan Modern Mati, Biarawan Bunyikan “Lonceng Badai” Abad Pertengahan

Untungnya, semua kabel listrik di warnet tersebut berada di atas permukaan air, dan soket listriknya terletak di tempat yang tinggi.

“Anda dapat mendengar di video, anak-anak tidak ingin pergi, bukan? Tapi saya benar-benar mematikan komputer untuk menghindari tragedi,” ujar Sio.

Video tersebut tersebar di dunia maya. Beberapa netizen mengkhawatirkan bahaya sengatan listrik yang mengintai dalam situasi itu.

“Sebagai seorang insinyur komputer, saya tahu bahaya yang ditimbulkan air di dekat sumber listrik. Jadi setelah saya mengambil video, saya langsung melepas semua peralatan listrik,” ujar Sio.

Baca juga: Banjir di London Membuat Layanan Gawat Darurat Rumah Sakit Ditutup


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Misteri Pandemi 1916, Penyakit Tidur yang Buat Banyak Orang Mati dalam Lelap

Kisah Misteri Pandemi 1916, Penyakit Tidur yang Buat Banyak Orang Mati dalam Lelap

Global
Seorang Wanita Potong Penis Suami Gara-gara Alami Kekerasan Rumah Tangga

Seorang Wanita Potong Penis Suami Gara-gara Alami Kekerasan Rumah Tangga

Global
Maut di Bandara Tenerife 1977, Tabrakan Pesawat Korbankan Ratusan Nyawa

Maut di Bandara Tenerife 1977, Tabrakan Pesawat Korbankan Ratusan Nyawa

Global
Hanyut di Laut Setelah Kapal Karam, Ibu Selamatkan Anak-anaknya dengan Menyusui hingga Meninggal

Hanyut di Laut Setelah Kapal Karam, Ibu Selamatkan Anak-anaknya dengan Menyusui hingga Meninggal

Global
Petaka di Udara: 4 Kecelakan Pesawat Terbesar Sepanjang Masa

Petaka di Udara: 4 Kecelakan Pesawat Terbesar Sepanjang Masa

Global
Profil James Marape, Perdana Menteri Papua Nugini

Profil James Marape, Perdana Menteri Papua Nugini

Global
Mansa Musa I dari Kekaisaran Mali, Kaisar Terkaya dalam Sejarah Peradaban Manusia

Mansa Musa I dari Kekaisaran Mali, Kaisar Terkaya dalam Sejarah Peradaban Manusia

Internasional
Tim Sepak Bola Putri Afghanistan Melarikan Diri dengan Burka Lintasi Perbatasan ke Pakistan

Tim Sepak Bola Putri Afghanistan Melarikan Diri dengan Burka Lintasi Perbatasan ke Pakistan

Global
Judas Cradle, Metode Penyiksaan dengan Kursi Piramid, Seperti Apa Itu?

Judas Cradle, Metode Penyiksaan dengan Kursi Piramid, Seperti Apa Itu?

Global
Kisah Tentara AS yang Berduka Jelang Eksekusi Saddam Hussein pada 2006

Kisah Tentara AS yang Berduka Jelang Eksekusi Saddam Hussein pada 2006

Global
Merampok Bank, Diunggah ke YouTube: Kisah Sensasional Hannah Sabata

Merampok Bank, Diunggah ke YouTube: Kisah Sensasional Hannah Sabata

Global
Fakta Tak Terduga Hitler, Bercita-cita jadi Imam hingga Nominasi Nobel

Fakta Tak Terduga Hitler, Bercita-cita jadi Imam hingga Nominasi Nobel

Global
Gliese 1214 b, Planet Kaya Air tapi Tak Bisa Ditinggali, Mengapa?

Gliese 1214 b, Planet Kaya Air tapi Tak Bisa Ditinggali, Mengapa?

Global
Taliban Sita Rp 176 Miliar Uang dan Emas dari Mantan Pejabat Afghanistan

Taliban Sita Rp 176 Miliar Uang dan Emas dari Mantan Pejabat Afghanistan

Global
Kisah David Purnomo, Masih 14 Tahun Sudah Diterima Kuliah di AS

Kisah David Purnomo, Masih 14 Tahun Sudah Diterima Kuliah di AS

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.