Milisi Taliban Masuki Ibu Kota Provinsi, Bentrok Hebat dengan Tentara Afghanistan

Kompas.com - 31/07/2021, 17:31 WIB
Seorang tentara Afghanistan dengan latar belakang kendaraan militer anti ranjau yang ditinggalkan oleh tentara AS di Bagram. AP/RAHMAT GUL via ABC INDONESIASeorang tentara Afghanistan dengan latar belakang kendaraan militer anti ranjau yang ditinggalkan oleh tentara AS di Bagram.

KABUL, KOMPAS.com – Tentara Afghanistan terlibat baku tembak dengan milisi Taliban selama dua hari terakhir.

Bentrokan hebat itu terjadi setelah kelompok pemberontak tersebut memasuki ibu kota Helmand, Lashkargah.

Baca juga: Konflik Afghanistan Makin Memanas, Kompleks PBB Ikut Diserang

"Sejak Kamis (29/7/2021) pagi, Taliban telah melancarkan serangan dari beberapa arah ke kota Lashkargah," kata seorang pejabat pemerintah kepada Reuters tanpa menyebut nama.

Pejabat itu menambahkan, pasukan keamanan Afghanistan sejauh ini cukup sukses menahan upaya Taliban untuk merebut kota itu dengan bantuan angkatan udara Afghanistan.

Tetapi operasi militer di sana terhambat oleh kehadiran warga sipil di daerah itu sebagaimana dilansir The New Arab, Jumat (30/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ratusan keluarga telah meninggalkan daerah itu dan pindah ke tempat lain yang lebih aman," kata warga Lashkargah Hafiz Ahmad.

Baca juga: Lari dari Taliban, Warga Afghanistan Ramai-ramai Bikin Paspor untuk Kabur ke Luar Negeri

Dia menambahkan, para warga yang terjebak terpaksa mengunci diri di rumah mereka. Daerah tersebut seperti kota mati ketika tembakan senjata dan artileri bergema.

PBB melaporkan bahwa jumlah korban sipil telah melonjak dalam beberapa pekan terakhir di Afghanistan.

Seorang anggota dewan provinsi Helmand Abdul Majid Akhundzada mengatakan,Taliban telah merebut beberapa daerah di Lashkargah.

Baca juga: Banjir Bandang Melanda Afghanistan 60 Orang Tewas dan Puluhan Orang Hilang

Dia menuturkan, pertempuran sengit terjadi di daerah yang dekat dengan bandara di kota itu. Akhundzada khawatir bila Lashkargah segera jatuh ke tangan Taliban.

Komandan pasukan AS di kawasan itu mengatakan, angkatan udara AS telah meningkatkan serangan udara untuk mendukung pasukan Afghanistan.

Namun, pihaknya tidak memastikan apakah dukungan tersebut akan berlanjut setelah misi militer “Negeri Paman Sam” di Afghanistan berakhir pada 31 Agustus.

Baca juga: China Harap Taliban Berperan Akhiri Konflik di Afghanistan


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah Laki-laki 15 Tahun Masukkan Kabel USB ke Alat Kelaminnya karena Pensaran Seksual

Bocah Laki-laki 15 Tahun Masukkan Kabel USB ke Alat Kelaminnya karena Pensaran Seksual

Global
Astronot China Kembali ke Bumi Setelah Selesaikan Misi 90 Hari di Luar Angkasa

Astronot China Kembali ke Bumi Setelah Selesaikan Misi 90 Hari di Luar Angkasa

Global
Ada Pria Tak Mau Divaksin Covid-19 karena Takut Buah Zakar Membengkak, Ini Penjelasan Dokter...

Ada Pria Tak Mau Divaksin Covid-19 karena Takut Buah Zakar Membengkak, Ini Penjelasan Dokter...

Global
Pakar: China dan Pakistan Tawarkan Dukungan ke Pemimpin Taliban

Pakar: China dan Pakistan Tawarkan Dukungan ke Pemimpin Taliban

Global
WNI Asal Cimahi Kuliah di MIT, Rancang Panel Surya Versi Baru untuk Indonesia

WNI Asal Cimahi Kuliah di MIT, Rancang Panel Surya Versi Baru untuk Indonesia

Global
Di Ethiopia, Sekarang Masih Tahun 2014, Kok Bisa?

Di Ethiopia, Sekarang Masih Tahun 2014, Kok Bisa?

Internasional
Terungkap, Ratu Elizabeth II Ternyata Beri Ucapan Selamat ke Kim Jong Un

Terungkap, Ratu Elizabeth II Ternyata Beri Ucapan Selamat ke Kim Jong Un

Global
Wanita Ini Kisahkan Kunyah Jari Manusia yang Membusuk di Burgernya

Wanita Ini Kisahkan Kunyah Jari Manusia yang Membusuk di Burgernya

Global
Junta Myanmar Adili Aung San Suu Kyi atas Kasus Korupsi Mulai 1 Oktober

Junta Myanmar Adili Aung San Suu Kyi atas Kasus Korupsi Mulai 1 Oktober

Global
IOJI Rilis Laporan Terbaru tentang Ancaman Keamanan Laut Indonesia

IOJI Rilis Laporan Terbaru tentang Ancaman Keamanan Laut Indonesia

Global
Ribuan Pekerja Kesehatan di Perancis Diberhentikan Tanpa Gaji karena Tolak Vaksin Covid-19

Ribuan Pekerja Kesehatan di Perancis Diberhentikan Tanpa Gaji karena Tolak Vaksin Covid-19

Global
Ketika Perjanjian Pertahanan AS, Inggris, dan Australia Membuat Marah Kawan dan Lawan

Ketika Perjanjian Pertahanan AS, Inggris, dan Australia Membuat Marah Kawan dan Lawan

Global
Sejarah Eksekusi Mati Pelepuh Kulit, Direbus Seperti Sup

Sejarah Eksekusi Mati Pelepuh Kulit, Direbus Seperti Sup

Global
Penjelajahan Hutan Tersembunyi Mozambik, Pertama Kali Dijamah Manusia

Penjelajahan Hutan Tersembunyi Mozambik, Pertama Kali Dijamah Manusia

Global
4 Calon Perdana Menteri Jepang, dari Selebtwit hingga 'Anak Metal'

4 Calon Perdana Menteri Jepang, dari Selebtwit hingga "Anak Metal"

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.