Tegang dengan China, Duterte Pulihkan Pakta Pertahanan AS-Filipina

Kompas.com - 30/07/2021, 14:13 WIB
Tentara Filipina saat parade peringatan 121 tahun berdirinya militer Filipina di Manila, 20 Maret 2018. AFP / TED ALJIBETentara Filipina saat parade peringatan 121 tahun berdirinya militer Filipina di Manila, 20 Maret 2018.

MANILA, KOMPAS.com – Presiden Filipina Rodrigo Duterte resmi memulihkan pakta pertahanan negaranya dengan Amerika Serikat (AS).

Pakta pertahanan bernama Philippines–United States Visiting Forces Agreement (VFA) tersebut memperbolehkan kehadiran tentara AS di negara Asia Tenggara itu.

Baca juga: Elektabilitas Duterte Masih Tinggi meski Filipina Dihantam Resesi akibat Covid-19

Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana mengumumkan keputusan Duterte tersebut pada Jumat (29/7/2021) di Manila dalam konferensi pers.

Melansir DW, pengumuman tersebut disampaikan Lorenzana bersama dengan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin

VFA merupakan pakta pertahanan yang juga mempersilakan rotasi ribuan tentara "Negeri Paman Sam" untuk menggelar latihan atau bahkan latihan tempur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kemenkes Malaysia Klaim Ikut Bantu Peraih Medali Emas Olimpiade Pertama Filipina

Laut China Selatan

Sebagaimana diketahui banyak pihak, China semakin meningkatkan kehadirannya di Laut China Selatan dan mengeklaim sebagian besar perairan tersebut.

Klaim “Negeri Panda” tersebut dipermasalahkan oleh negara-negara di kawasan itu, tak terkecuali Filipina.

Beberapa waktu terakhir, ketegangan antara Manila dan Beijing semakin meningkat mengenai perairan yang kaya akan sumber daya tersebut.

Sebelum memulihkan VFA, Duterte sempat berkeras untuk tidak melakukannya setelah AS menolak visa untuk seorang senator Filipina yang merupakan sekutu sang presiden.

Baca juga: Filipina Usir Kapal Tempur Beijing di Laut China Selatan

Namun, ancaman Duterte tersebut tidaklah bertahan lama. Terutama ketika ketegangan antara Filipina dan China mengenai Laut China Selatan belakangan ini.

"Presiden memutuskan untuk menarik atau mencabut surat penghentian VFA. Kami kembali ke jalur," kata Lorenzana.

Austin menyambut baik pemulihan VFA. Dia mengatakan, pakta pertahanan tersebut akan meningkatkan hubungan pertahanan antara Manila dan Washington.

Baca juga: Kepolisian Filipina Hapus Syarat Berat Badan untuk Promosi Jabatan Saat Pembatasan Covid-19


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.