Disebut Mirip Bukit Teletubbies, Wisata Baru di London Di-bully Pengunjung

Kompas.com - 30/07/2021, 11:52 WIB
Proyek pembangunan Marble Arch Mound di London tengah yang masih berjalan pada Selasa (13/7/2021). Dari bukit buatan setinggi 25 meter ini pengunjung dapat melihat sekeliling London meliputi Hyde Park, Mayfair, dan Marylebone jika sudah dibuka untuk umum. PA/JONATHAN BRADY via APProyek pembangunan Marble Arch Mound di London tengah yang masih berjalan pada Selasa (13/7/2021). Dari bukit buatan setinggi 25 meter ini pengunjung dapat melihat sekeliling London meliputi Hyde Park, Mayfair, dan Marylebone jika sudah dibuka untuk umum.

LONDON, KOMPAS.com - Obyek wisata baru di London, ibu kota Inggris, di-bully pengunjung karena dinilai mirip bukit Teletubbies dan tidak ada keistimewaannya.

Pengelola obyek wisata Marble Arch Mound itu kemudian menawarkan pengembalian uang (refund) kepada pengunjung yang telah membayar tiket masuk, New York Post pada Rabu (28/7/2021) melaporkan.

Dana pembangunan bukit buatan setinggi 25 meter ini mencapai 2,78 juta dollar AS (Rp 40,2 miliar), tetapi justru dibanjiri luapan kekecewaan dari sejumlah pengunjung.

Baca juga: Wisata Vaksin Jadi Tren Baru, Liburan ke Luar Negeri Gratis Vaksin Covid-19

"(Ke) Marble Arch adalah hal terburuk yang pernah saya lakukan di London," tulis Emma Wright di Twitter.

Kemudian Melissa Fehr mencelanya sebagai bukit yang buruk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Ini sebenarnya hanya scaffolding yang ditutupi terpal plastik dan mulai besok Anda dapat membayar 8 pounds (Rp 161.000) untuk menaiki tangga guna mengagumi persimpangan yang ramai dari ketinggian. Oh Tuhan, ini sangat buruk," lanjutnya.

Kemudian netizen lain menyamakan lanskap kotaknya dengan grafik video game lama seperti "Mario 64" dari pertengahan 1990-an.

Pembelaan pengelola

Marble Arch Mound dirancang oleh firma arsitektur Belanda MVRDV, terbuat dari scaffolding yang dilapisi rumput.

Pejabat setempat berharap obyek wisata ini akan membantu menarik orang kembali ke London setelah lebih dari setahun pembatasan terkait pandemi.

Dewan Westminster yang mengelola Marble Arch Mound mengakui, elemen-elemennya belum siap untuk pengunjung.

Toko, kafe, dan ruang pameran juga belum selesai dibangun.

Mereka mengatakan, wisatawan yang sudah membeli tiket untuk mengunjunginya minggu ini akan ditawari pengembalian uang dan tiket gratis untuk kunjungan lain setelah rumputnya tumbuh."

"Bukit ini adalah bangunan hidup yang didesain," kata dewan dalam pernyataan yang dikutip Associated Press.

Baca juga: Cerita WNI Wisata Vaksin ke AS: Bisa Pilih Vaksin, Tidak Perlu Booking dan Tanpa Antre


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ferdinand Marcos, Diktator Filipina dengan Gelimang Kontroversinya

Ferdinand Marcos, Diktator Filipina dengan Gelimang Kontroversinya

Internasional
28 September 1989: Presiden Filipina Ferdinand Marcos Meninggal

28 September 1989: Presiden Filipina Ferdinand Marcos Meninggal

Internasional
TKI 3 Tahun Kerja Paksa Tak Dibayar di Malaysia, Dianiaya dan Ditendang Wajahnya

TKI 3 Tahun Kerja Paksa Tak Dibayar di Malaysia, Dianiaya dan Ditendang Wajahnya

Global
Tragedi Tewasnya Tim Sepak Bola Chapecoense, Pengatur Lalu Lintas Ini Ditangkap

Tragedi Tewasnya Tim Sepak Bola Chapecoense, Pengatur Lalu Lintas Ini Ditangkap

Internasional
Makin Canggih, China Pamerkan Armada Militer Udara Baru, Ada Jet Pengintai dan Drone

Makin Canggih, China Pamerkan Armada Militer Udara Baru, Ada Jet Pengintai dan Drone

Global
Ingin Menyontek Saat Ujian, 10 Guru India Sembunyikan Bluetooth di Sandal Jepit

Ingin Menyontek Saat Ujian, 10 Guru India Sembunyikan Bluetooth di Sandal Jepit

Global
Viral, Video 'Skill Dewa' Pedagang Warung Hitung Cepat Harga Pesanan, Netizen Terpukau

Viral, Video "Skill Dewa" Pedagang Warung Hitung Cepat Harga Pesanan, Netizen Terpukau

Global
Mantan Pemimpin ISIS-K Dieksekusi oleh Taliban

Mantan Pemimpin ISIS-K Dieksekusi oleh Taliban

Global
Korea Utara di Sidang Umum PBB: Kami Berhak Menguji Senjata, Tak Ada yang Bisa Melarang

Korea Utara di Sidang Umum PBB: Kami Berhak Menguji Senjata, Tak Ada yang Bisa Melarang

Global
Survei PDRM: 9 dari 10 Gadis Remaja di Malaysia Kecanduan Seks

Survei PDRM: 9 dari 10 Gadis Remaja di Malaysia Kecanduan Seks

Global
Demo Besar di Tunisia, 2.000 Orang Protes Kudeta Presiden Kais Saied

Demo Besar di Tunisia, 2.000 Orang Protes Kudeta Presiden Kais Saied

Global
Presiden Perancis Dilempar Telur Sambil Diteriaki 'Vive la Revolution'

Presiden Perancis Dilempar Telur Sambil Diteriaki "Vive la Revolution"

Internasional
Dubes Afghanistan Batal Pidato di Sidang Umum PBB, Ada Apa?

Dubes Afghanistan Batal Pidato di Sidang Umum PBB, Ada Apa?

Global
Korea Utara Tembakkan Proyektil Tak Dikenal ke Laut

Korea Utara Tembakkan Proyektil Tak Dikenal ke Laut

Internasional
POPULER GLOBAL: Wanita Jatuh dari Balkon Saat Berhubungan Seks | 5 Negara Pemberi Utang Terbesar ke AS

POPULER GLOBAL: Wanita Jatuh dari Balkon Saat Berhubungan Seks | 5 Negara Pemberi Utang Terbesar ke AS

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.