Miliarder Peternak Babi China Dituding Jadi Provokator Dihukum Penjara 18 Tahun

Kompas.com - 29/07/2021, 15:31 WIB
Dalam foto tanggal 2 April 2010 yang disediakan oleh Tim Hukum Grup Dawu, Sun Dawu berdiri di Baoding di Provinsi Hebei, China utara. LEGAL TEAM OF DAWU GROUP via APDalam foto tanggal 2 April 2010 yang disediakan oleh Tim Hukum Grup Dawu, Sun Dawu berdiri di Baoding di Provinsi Hebei, China utara.

BEIJING, KOMPAS.com - Seorang miliarder peternak babi terkemuka di China dijatuhi hukuman 18 tahun penjara dan denda 3,1 juta yuan (Rp 6,9 Miliar) atas berbagai tuduhan, termasuk mengorganisir serangan terhadap pejabat dan “memprovokasi masalah”.

Sun Dawu, pemimpin Dawu Agriculture Group, ditangkap setelah memuji pengacara ketika pemerintahan Presiden China Xi Jinping melakukan penindakan keras terhadap aparat penegak hukum.

Baca juga: Pejabat Tinggi China dan Taliban Bertemu Jelang Penarikan Penuh Pasukan AS dari Afghanistan

Miliarder China ini termasuk di antara 20 terdakwa yang diadili di Pengadilan Rakyat Gaobeidian, barat daya Beijing di provinsi Hebei.

Mereka ditangkap setelah karyawan Dawu pada Agustus 2020 mencoba menghentikan sebuah perusahaan milik negara yang ingin menghancurkan sebuah bangunan perusahaan.

Pengadilan mengatakan Sun dinyatakan bersalah atas kejahatan termasuk “mengumpulkan massa untuk menyerang institusi negara”, “menghalangi administrasi pemerintah” serta “menimbulkan pertengkaran dan memprovokasi masalah”.

Terdakwa lain menerima hukuman mulai dari satu hingga 12 tahun, menurut pernyataan dari Dawu Group.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perusahaan itu juga diperintahkan untuk mengembalikan 1 miliar yuan (Rp 2,2 triliun) terkait investasi yang dijalankan secara tidak benar, melansir Al Jazeera pada Kamis (29/7/2021).

Baca juga: China Tunjuk Prajurit Serigala Jadi Dubes Baru di AS, Lebih Galak dari Pendahulunya

Sun menjadi terkenal secara nasional pada 2003, ketika dia didakwa dengan penggalangan dana ilegal setelah meminta investasi untuk bisnisnya dari teman dan tetangga.

Kasus ini memicu curahan dukungan publik untuk Sun.

Sejak itu, Sun terus memuji pengacara yang membantu masyarakat ketika tokoh hukum terkemuka terpenjara oleh pemerintah Xi.

Halaman:

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Sakit di AS Mulai Kewalahan Tangani Lonjakan Kasus Covid-19

Rumah Sakit di AS Mulai Kewalahan Tangani Lonjakan Kasus Covid-19

Global
Cerita Dokter Indonesia Bantu Warga Australia agar Mau Divaksin Covid-19

Cerita Dokter Indonesia Bantu Warga Australia agar Mau Divaksin Covid-19

Global
Ingin Kesehatan Reproduksi Meningkat, China Akan Kurangi Aborsi di Luar Alasan Medis

Ingin Kesehatan Reproduksi Meningkat, China Akan Kurangi Aborsi di Luar Alasan Medis

Global
CEO Pfizer Prediksi Kapan Kehidupan Normal Akan Kembali

CEO Pfizer Prediksi Kapan Kehidupan Normal Akan Kembali

Global
WHO Akan Mulai Penyelidikan Baru soal Asal-usul Covid-19

WHO Akan Mulai Penyelidikan Baru soal Asal-usul Covid-19

Global
Majikan Intip ART Saat Telanjang dan Ganti Baju, Terungkap dari Kamera Tersembunyi

Majikan Intip ART Saat Telanjang dan Ganti Baju, Terungkap dari Kamera Tersembunyi

Global
Rasanya Hidup di Negara Gagal, Cerita dari Warga Lebanon

Rasanya Hidup di Negara Gagal, Cerita dari Warga Lebanon

Global
Kisah Ibu yang Terpisah dari 7 Anaknya Selama 38 Tahun karena G30S/PKI

Kisah Ibu yang Terpisah dari 7 Anaknya Selama 38 Tahun karena G30S/PKI

Global
Inggris Kekurangan BBM akibat Brexit, Warga 'Panic Buying'

Inggris Kekurangan BBM akibat Brexit, Warga "Panic Buying"

Global
Kapal Perang Inggris untuk Kali Pertama Lewati Selat Taiwan

Kapal Perang Inggris untuk Kali Pertama Lewati Selat Taiwan

Global
Berkat “Operation Soccer Balls”, Tim Sepak Bola Putri Afghanistan Dapat Suaka di Portugal

Berkat “Operation Soccer Balls”, Tim Sepak Bola Putri Afghanistan Dapat Suaka di Portugal

Global
Inilah Kamar Brian Laundrie Tunangan Gabby Petito, Ada Barang-barang Mencurigakan

Inilah Kamar Brian Laundrie Tunangan Gabby Petito, Ada Barang-barang Mencurigakan

Global
China Klaim Kekuatan Mereka Bantu Pembebasan Anak Pendiri Huawei Meng Wanzhou

China Klaim Kekuatan Mereka Bantu Pembebasan Anak Pendiri Huawei Meng Wanzhou

Internasional
Aksi Penipuan Pegawai Petronas, Mengaku 14 Kerabat Meninggal karena Covid-19 demi Dapat Sumbangan

Aksi Penipuan Pegawai Petronas, Mengaku 14 Kerabat Meninggal karena Covid-19 demi Dapat Sumbangan

Internasional
Ada Gambar Kim Jong Un di Area Prostitusi Jepang, Bisa Anda Temukan yang Mana?

Ada Gambar Kim Jong Un di Area Prostitusi Jepang, Bisa Anda Temukan yang Mana?

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.