Kebakaran Hebat Melanda Turki, Para Penduduk Berlarian Menyelamatkan diri

Kompas.com - 29/07/2021, 06:04 WIB
Petugas dan orang-orang menyaksikan kebakaran hutan yang dipicu oleh angin kencang mengamuk di dekat kota Manavgat, Antalya, Turki, pada Rabu (28/7/2021). Pihak berwenang mengevakuasi para warga di Manavgat saat kebakaran hutan mengamuk Rabu melalui hutan. Pasukan Gendarmerie membantu mengevakuasi penduduk dari empat lingkungan di kota keluar dari jalur kebakaran ketika petugas pemadam kebakaran bekerja untuk mengendalikan api. ARIF KAPLAN/IHA via AP PHOTOPetugas dan orang-orang menyaksikan kebakaran hutan yang dipicu oleh angin kencang mengamuk di dekat kota Manavgat, Antalya, Turki, pada Rabu (28/7/2021). Pihak berwenang mengevakuasi para warga di Manavgat saat kebakaran hutan mengamuk Rabu melalui hutan. Pasukan Gendarmerie membantu mengevakuasi penduduk dari empat lingkungan di kota keluar dari jalur kebakaran ketika petugas pemadam kebakaran bekerja untuk mengendalikan api.

ANKARA, KOMPAS.com – Kebakaran hutan yang hebat melanda Turki wilayah selatan hingga merembet ke kota Manavgat.

Melansir Reuters, Rabu (28/7/2021), para penduduk terpaksa melarikan diri ketika jalanan dipenuhi oleh asap tebal.

Asap hitam membumbung dari hitan di dekat Manavgat, 75 kilometer sebelah timur kota resor Antalya.

Baca juga: Kebakaran Besar di Oregon Hancurkan Lebih dari 400 Bangunan dan 340 Kendaraan

Wali Kota Manavgat Sukru Sozen mengatakan, api telah menyebar hingga ke pusat kota.

"Api telah menyebar ke pusat kota. Api itu semakin membesar karena angin. Masih belum mungkin kami menilai kerusakan, ada kerusakan di desa-desa juga,” kata Sozen kepada Haberturk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kami belum pernah melihat yang seperti ini," sambung Sozen.

Sementara itu, Wali Kota Antalya Muhittin Bocek berujar, api mulai berkobar di empat titik berbeda.

Baca juga: Kanada Nyatakan Darurat Kebakaran Hutan dan Perintahkan Warga untuk Evakuasi

Dia menuturkan kepada Haberturk bahwa para warga dari empat lingkungan telah dievakuasi tetapi belum ada laporan mengenai korban jiwa.

Pihak berwenang belum dapat segera mengabarkan apa yang menyebabkan kebakaran hebat tersebut.

Menteri Pertanian Turki Bekir Pakdemirli mengatakan, pihak berwenang masih memerangi kebakaran.

Mereka menerjunkan pesawat pemadam kebakaran, 19 helikopter, 108 kendaraan, dan sekitar 400 personel.

Baca juga: Kebakaran Hutan 290.000 Hektar di Oregon AS, 2.000 Warga Mengungsi

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Biografi Igor Sikorsky, Bapak Helikopter Perancang Pesawat Terbang Penakluk Laut

Biografi Igor Sikorsky, Bapak Helikopter Perancang Pesawat Terbang Penakluk Laut

Internasional
10 Tokoh Presiden AS Terburuk Sepanjang Sejarah

10 Tokoh Presiden AS Terburuk Sepanjang Sejarah

Internasional
Presiden Perancis Dilempar Telur Saat Sapa Kerumunan Warga

Presiden Perancis Dilempar Telur Saat Sapa Kerumunan Warga

Global
Taliban Desak Maskapai Internasional Lanjutkan Operasi di Afghanistan

Taliban Desak Maskapai Internasional Lanjutkan Operasi di Afghanistan

Global
Kepemilikan Asing Brisbane Roar Bermasalah, Nama Joko Driyono dan Bakrie Dicatut

Kepemilikan Asing Brisbane Roar Bermasalah, Nama Joko Driyono dan Bakrie Dicatut

Global
Anak Satu Tahun Idap Penyakit Langka yang Akan Ubah Tubuhnya Jadi 'Batu', Orangtua Mati-matian Cari Dana Penelitian

Anak Satu Tahun Idap Penyakit Langka yang Akan Ubah Tubuhnya Jadi "Batu", Orangtua Mati-matian Cari Dana Penelitian

Global
Rumah Sakit di AS Mulai Kewalahan Tangani Lonjakan Kasus Covid-19

Rumah Sakit di AS Mulai Kewalahan Tangani Lonjakan Kasus Covid-19

Global
Cerita Dokter Indonesia Bantu Warga Australia agar Mau Divaksin Covid-19

Cerita Dokter Indonesia Bantu Warga Australia agar Mau Divaksin Covid-19

Global
Ingin Kesehatan Reproduksi Meningkat, China Akan Kurangi Aborsi di Luar Alasan Medis

Ingin Kesehatan Reproduksi Meningkat, China Akan Kurangi Aborsi di Luar Alasan Medis

Global
CEO Pfizer Prediksi Kapan Kehidupan Normal Akan Kembali

CEO Pfizer Prediksi Kapan Kehidupan Normal Akan Kembali

Global
WHO Akan Mulai Penyelidikan Baru soal Asal-usul Covid-19

WHO Akan Mulai Penyelidikan Baru soal Asal-usul Covid-19

Global
Majikan Intip ART Saat Telanjang dan Ganti Baju, Terungkap dari Kamera Tersembunyi

Majikan Intip ART Saat Telanjang dan Ganti Baju, Terungkap dari Kamera Tersembunyi

Global
Rasanya Hidup di Negara Gagal, Cerita dari Warga Lebanon

Rasanya Hidup di Negara Gagal, Cerita dari Warga Lebanon

Global
Kisah Ibu yang Terpisah dari 7 Anaknya Selama 38 Tahun karena G30S/PKI

Kisah Ibu yang Terpisah dari 7 Anaknya Selama 38 Tahun karena G30S/PKI

Global
Inggris Kekurangan BBM akibat Brexit, Warga 'Panic Buying'

Inggris Kekurangan BBM akibat Brexit, Warga "Panic Buying"

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.