Kompas.com - 29/07/2021, 05:41 WIB
Anggota pasukan Israel membidikkan senjatanya ke arah pendemo Palestina saat aksi protes menentang rencana Israel menganeksasi bagian wilayah pendudukan Tepi Barat, di Kafr Qaddum dekat Nablus, Jumat (3/7/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Mohamad Torokman/pras/djo ANTARA FOTO/REUTERS/MOHAMAD TOROKMANAnggota pasukan Israel membidikkan senjatanya ke arah pendemo Palestina saat aksi protes menentang rencana Israel menganeksasi bagian wilayah pendudukan Tepi Barat, di Kafr Qaddum dekat Nablus, Jumat (3/7/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Mohamad Torokman/pras/djo

RAMALLAH, KOMPAS.com – Tentara Israel menembak mati seorang bocah Palestina berusia 12 tahun di Tepi Barat yang diduduki pada Rabu (28/7/2021).

Melansir Reuters, bocah tersebut ditembak mati tentara Palestina ketika menumpang mobil yang dikendarai ayahnya di Beit Ummar, Tepi Barat.

Militer Israel mengakui salah satu tentaranya melepaskan tembakan ke arah roda mobil karena menganggap kendaraan itu terlibat dalam aktivitas mencurigakan sehari sebelumnya.

Baca juga: HRW Sebut Israel dan Hamas Lakukan Kejahatan Perang

"Kami sedang menyelidiki klaim bahwa seorang anak Palestina di bawah umur tewas akibat tembakan itu,” kata militer Israel.

“Insiden itu sedang ditinjau oleh perwira komandan senior," sambung militer Israel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, bocah tersebut tertembak di dada. Dia meninggal beberapa jam setelah dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Militer Israel menuturkan, pasukan di tempat kejadian menyaksikan dua pria mendekati daerah itu dengan mobil tersebut pada hari sebelumnya.

Baca juga: Produsen Es Krim Ini Hadapi Risiko Sanksi Pasca-Langkah Boikot Israel

Kedua pria lalu itu lantas keluar dari mobil dan kemudian menggali tanah sebelum meninggalkan tempat kejadian.

Tentara Israel lantas mendekati tempat kejadian setelah memeriksanya, mereka menemukan dua tas, salah satunya berisi mayat bayi yang baru lahir.

Wali Kota Beit Ummar Nasri Sabarneh mengatakan bahwa sebuah keluarga desa menguburkan anak perempuan mereka yang baru lahir di daerah itu.

Halaman:

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.