Produsen Es Krim Ini Hadapi Risiko Sanksi Pasca-Langkah Boikot Israel

Kompas.com - 28/07/2021, 13:21 WIB
Es krim Ben & Jerry's. AFP/Ahmad GharabliEs krim Ben & Jerry's.

FLORIDA, KOMPAS.com - Gubernur Florida Ron DeSantis menentang keputusan produsen es krim Ben & Jerry's, yang mengakhiri penjualan es krimnya di Tepi Barat dan Yerusalem timur.

Sebelumnya, produsen es krim dengan induk Unilever ini menyatakan bahwa berjualan di wilayah yang diduduki Israel, melanggar nilai perusahaannya.

Dilansir The Hill, dalam surat kepada Dewan Administrasi Negara Bagian Florida, DeSantis mendesak badan tersebut untuk menempatkan Ben & Jerry's dalam daftar "Pemeriksaan Lanjutan untuk Perusahaan yang Memboikot Israel".

Baca juga: Tak Sesuai Nilai, Produsen Es Krim Ini Setop Berjualan di Wilayah Pendudukan Israel

DeSantis juga menyerukan agar hal yang sama dilakukan pada Unilever, yang dicatat sebagai "perusahaan publik di mana Florida memiliki banyak investasi," sekaligus pemilik Ben & Jerry's.

Dia juga meminta badan tersebut untuk memulai proses dan menyarankan keduanya agar segera diberi pembaruan tentang statusnya.

Perusahaan es krim Ben & Jerry's memang sempat menarik perhatian pada pekan lalu, ketika mengumumkan akan menghentikan penjualan es krimnya di daerah yang diduduki Israel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada saat itu, perusahaan yang didirikan dua pria Yahudi, Ben Cohen dan Jerry Greenfield ini, mengatakan bahwa berjualan di daerah pendudukan tidak konsisten dengan nilai produknya, karena dijual di Wilayah Pendudukan Palestina (OPT).

Meski begitu, produk akan tetap dijual di Israel.

Baca juga: Bawa Sebatang Besi, Warga Palestina Dibunuh Tentara Israel

Perusahaan tersebut mengutip kekhawatiran yang mereka dengar dari penggemar dan mitra tepercaya saat mengumumkan keputusannya, yang muncul di tengah meningkatnya ketegangan Israel dan Palestina.

DeSantis mengatakan tindakan yang diambil perusahaan melenceng dari apa yang digariskan undang-undang Florida.

Halaman:

Sumber The Hill
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.