Kompas.com - 26/07/2021, 06:31 WIB
Dr Anthony Fauci Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Amerika Serikat, saat berbicara di konferensi pers gugus tugas virus corona Gedung Putih, pada Kamis (19/11/2020). AP PHOTO/SUSAN WALSHDr Anthony Fauci Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Amerika Serikat, saat berbicara di konferensi pers gugus tugas virus corona Gedung Putih, pada Kamis (19/11/2020).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Pakar penyakit menular asal Amerika Serikat (AS) Anthony Fauci memperingatkan bahwa AS menuju arah yang salah dalam pandemi ini.

Pasalnya, kasus Covid-19 di antara orang-orang yang tidak divaksinasi di “Negeri Paman Sam” melonjak tajam di seluruh penjuru negeri sebagaimana dilansir New York Post, Minggu (25/7/2021).

Saat ditanya mengani prediksi bahwa AS dapat mengalami 4.000 kematian dalam sehari jika tingkat vaksinasi tidak membaik, Fauci menjawab bahwa kemungkinan terburuk itu mungkin saja tidak terjadi.

Baca juga: AstraZeneca Akan Produksi Lebih Banyak Vaksin Covid-19 untuk Asia Tenggara

“Saya tidak begitu yakin itu akan menjadi skenario terburuk, tetapi itu tidak akan baik. Kita menuju ke arah yang salah," kata Fauci di "State of Union" CNN.

Fauci mengatakan, AS sebenarnya memilik kuasa untuk mencegah skenario terburuk dalam prediksi itu terjadi, terutama dengan menggalakkan upaya vaksinasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“50 persen (populasi) negara belum sepenuhnya divaksinasi. Itu jadi masalah, apalagi kalau ada varian seperti Delta yang punya karakteristik luar biasa bisa menyebar dengan sangat efisien dan sangat mudah dari orang ke orang,” ujar Fauci.

Baca juga: Ejek Vaksin Covid-19, Pria Ini Meninggal karena Virus Corona

“Jika kita tidak memvaksinasi orang-orang, model akan memprediksi bahwa kita akan berada dalam masalah karena kita terus mendapatkan lebih banyak kasus,” lanjutnya.

Pakar penyakit menular top AS itu juga ditanya apakah pejabat kesehatan akan merevisi pedoman masker untuk rakyat AS yang sudah divaksinasi.

“Ini sedang menjadi pertimbangan,” jawab Fauci. Dia menambahkan bahwa kewajiban pemakaian masker juga tergantung pada otoritas lokal.

Baca juga: Ahli: Jarak 8 Minggu Antar-dosis Vaksin Pfizer Beri Kekebalan Terbaik Lawan Covid-19

“Jika Anda melihat apa yang terjadi secara lokal seperti LA County, pejabat lokal memiliki kebijaksanaan dan CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS) setuju dengan kebijaksanaan itu,” ujar Fauci.

Rata-rata kasus Covid-19 tujuh harian di AS naik 53 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Saat ini, sekitar 99,5 persen kematian akibat Covid-19 dan 97 persen pasien rawat inap adalah mereka yang tidak divaksinasi.

Baca juga: Perusahaan Israel Akan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Oral Pertama di Dunia

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.