Taliban Bergerak Maju dengan Cepat, Afghanistan Terapkan Jam Malam

Kompas.com - 25/07/2021, 05:59 WIB
Dalam file foto 14 Juli 2021 ini, para pendukung Taliban membawa bendera putih tanda tangan mereka setelah Taliban mengatakan mereka merebut kota perbatasan Afghanistan Spin Boldaka di seberang kota Chaman, Pakistan. AP PHOTO/TARIQ ACHAKZAIDalam file foto 14 Juli 2021 ini, para pendukung Taliban membawa bendera putih tanda tangan mereka setelah Taliban mengatakan mereka merebut kota perbatasan Afghanistan Spin Boldaka di seberang kota Chaman, Pakistan.

KABUL, KOMPAS.com - Pemerintah Afghanistan memberlakukan jam malam di hampir seluruh negara pada Sabtu (24/7/2021) untuk menghentikan Taliban menyerang kota-kota.

Selain ibu kota Kabul dan dua provinsi lainnya, tidak ada pergerakan yang diizinkan antara pukul 22.00 dan 04.00 waktu setempat.

Baca juga: Joe Biden Tegaskan Dukungan ke Afghanistan, Gelontorkan Bantuan Rp 1,4 Triliun

Pertempuran antara Taliban dan pasukan pemerintah Afghanistan telah meningkat selama dua bulan terakhir, seiring penarikan pasukan internasional dari negara itu.

Kelompok militan diperkirakan telah menguasai hingga setengah dari seluruh wilayah. Pergerakan ini bergerak cepat setelah penarikan AS dari negara itu.

Taliban merebut kembali penyeberangan perbatasan dan wilayah lain di daerah pedesaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Taliban, milisi fundamentalis yang didorong keluar dari kekuasaan oleh invasi AS hampir 20 tahun yang lalu, juga telah merebut jalan-jalan utama untuk memotong rute pasokan.

Milisi Taliban kini telah mendekati sejumlah kota besar, tetapi belum dapat mengendalikan satu pun.

"Untuk mengekang kekerasan dan membatasi gerakan Taliban, jam malam telah diberlakukan di 31 provinsi," kata Kementerian Dalam Negeri Afghanistan dalam sebuah pernyataan melansir BBC pada Sabtu (24/7/2021).

Namun, menurut pernyataan itu, Kabul, Panjshir dan Nangarhar dikecualikan dalam .

Baca juga: Taliban: Tidak Ingin Monopoli Afghanistan, Hanya Presiden Ashraf Ghani Harus Dicopot

Ketika Taliban terus maju, bentrokan sengit telah terjadi minggu ini di pinggiran kota Kandahar.

Halaman:

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanam Implan Murah hingga Mirip Popeye, Pria Ini Terancam Kehilangan Tangan hingga Nyawanya

Tanam Implan Murah hingga Mirip Popeye, Pria Ini Terancam Kehilangan Tangan hingga Nyawanya

Global
CIA Ternyata Sempat Peringatkan Militer AS Ada Anak Kecil dalam Serangan Drone di Kabul

CIA Ternyata Sempat Peringatkan Militer AS Ada Anak Kecil dalam Serangan Drone di Kabul

Global
Di Ethiopia, Sekarang Masih Tahun 2014, Kok Bisa?

Di Ethiopia, Sekarang Masih Tahun 2014, Kok Bisa?

Internasional
Pengobatam untuk Ebola Ditemukan, Penemu Nyatakan Kemenangan Terhadap Virus

Pengobatam untuk Ebola Ditemukan, Penemu Nyatakan Kemenangan Terhadap Virus

Global
Unit 731, Eksperimen Senjata Biologis Jepang Selama Perang Dunia II

Unit 731, Eksperimen Senjata Biologis Jepang Selama Perang Dunia II

Internasional
Tradisi Bunuh 1.400 Lumba-lumba Jadi Kontroversi, Ini Janji Kepulauan Faroe

Tradisi Bunuh 1.400 Lumba-lumba Jadi Kontroversi, Ini Janji Kepulauan Faroe

Global
Jasad Manusia Ditemukan di Dalam Perut Buaya Sepanjang 4 Meter

Jasad Manusia Ditemukan di Dalam Perut Buaya Sepanjang 4 Meter

Global
Selama 12 Tahun, Pria Ini Hanya Tidur Selama 30 Menit Setiap Malam

Selama 12 Tahun, Pria Ini Hanya Tidur Selama 30 Menit Setiap Malam

Global
Guinea Nyatakan Wabah Virus Mematikan Marburg Resmi Berakhir

Guinea Nyatakan Wabah Virus Mematikan Marburg Resmi Berakhir

Global
Situasi Makin Serius, Perancis Tuding AS dan Australia Berbohong kepada Mereka

Situasi Makin Serius, Perancis Tuding AS dan Australia Berbohong kepada Mereka

Global
Sekolah di Afghanistan Dibuka Lagi Tanpa Murid Putri, Ini Kata Taliban

Sekolah di Afghanistan Dibuka Lagi Tanpa Murid Putri, Ini Kata Taliban

Global
UNIK GLOBAL: Kabel USB Tersangkut di Alat Kelamin | Kisah Hisashi Ouchi yang Hidup Tersiksa dengan Radiasi Besar

UNIK GLOBAL: Kabel USB Tersangkut di Alat Kelamin | Kisah Hisashi Ouchi yang Hidup Tersiksa dengan Radiasi Besar

Global
Vietnam Pakai Vaksin Covid-19 Buatan Kuba, Abdala

Vietnam Pakai Vaksin Covid-19 Buatan Kuba, Abdala

Global
DK PBB Perpanjang Misi Afghanistan selama 6 Bulan

DK PBB Perpanjang Misi Afghanistan selama 6 Bulan

Global
Video Viral Rambut Keluar dari Kuburan Tua, Perekamnya Panik Ketakutan

Video Viral Rambut Keluar dari Kuburan Tua, Perekamnya Panik Ketakutan

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.