Kompas.com - 24/07/2021, 16:43 WIB

TOKYO, KOMPAS.com - Akreditasi dari atlet judo Aljazair Fethi Nourine dan pelatihnya Amar Benikhlef pada Sabtu (24/7/2021) ditarik dan mereka dipulangkan dari Olimpiade Tokyo, karena menolak untuk berhadapan dengan Israel.

Nourine menghadapi atlet judo Sudan Mohammed Abdalrasool pada Senin (19/7/2021) dalam pertarungan pertamanya, kemudian pada putaran kedua ia akan menghadapi Tohar Butbul dari Israel.

Baca juga: Kontak dengan Orang Positif Covid-19, Kontingen Italia Olimpiade Tokyo 2020 Dikarantina

Namun di televisi Aljazair pada Kamis (22/7/2021), Nourine mengatakan bahwa ia adalah pendukung Palestina, sehingga tidak mungkin baginya untuk berhadapan dengan Israel.

"Kami bekerja keras untuk mencapai Olimpiade...tetapi, perjuangan Palestina lebih besar dari semua ini," ujar Nourine sambil menegaskan bahwa keputusannya adalan "final", seperti yang dilansir Kompas.com dari AFP pada Sabtu (24/7/2021).

Baca juga: 100 Atlet AS dalam Olimpiade Tokyo Belum Vaksin di Tengah Kekhawatiran Penyebaran Covid-19

Pada Sabtu (24/7/2021), komiter eksekutif Federasi Judo Internasional (IJF) mengumumkan bahwa mereka telah menangguhkan Nourine dan Benikhlef dari pertandingan Judo.

Sebagai tanggapan, Komite Olimpiade Aljazair menarik akreditasi mereka dan mereka akan dipulangkan dengan pesawat, dan kemungkinan akan diberi sanksi lebih lanjut.

IJF mengatakan sikap Nourine "bertentangan dengan filosofi Federasi Judo Internasional".

Baca juga: Pembukaan Olimpiade Tokyo Diwarnai Demo Penolakan

"IJF memiliki kebiijakan non-diskriminasi yang ketat, menjunjung solidaritas sebagai prinsip utama, diperkuat oleh nilai-nilai judo," imbuh pihak IJF.

"Olahraga judo didasarkan kode moral yang kuat, termasuk rasa hormat dan persahabatan, untuk memelihara solidaritas. Kami tidak akan mentoleransi diskriminasi apa pun, karena itu berlawanan dengan nilai inti dan prinsip-prinsip olahraga kami," terangnya.

Baca juga: 10 Momen Unik dalam Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020

Ini bukan pertama kalinya Nourine mundur dari suatu kejuaraan untuk menghindari berhadapan dengan Israel. Sebelumnya, ia melakukan langkah yang sama di kejuaraan dunia 2019 di Tokyo.

Judoka Iran juga mendapatkan kecaman serupa ketika mundur suatu kejuaraan karena harus berhadapan dengan Israel.

Baca juga: Upacara Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 Akhirnya Digelar di Tengah Pro-kontra

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.