Kompas.com - 23/07/2021, 15:51 WIB
Sejumlah relawan Olimpiade Tokyo 2020 berfoto bersama di kawasan Stadion Nasional, Tokyo, Jepang, Kamis (22/7/2021). Olimpiade Tokyo 2020 bakal dibuka pada Jumat 23 Juli 2021 pukul 20.00 waktu setempat. Para pemimpin dari sekitar 15 negara dan organisasi internasional dijadwalkan hadir dalam pesta olahraga dunia yang digelar saat pandemi COVID-19 tersebut. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANSejumlah relawan Olimpiade Tokyo 2020 berfoto bersama di kawasan Stadion Nasional, Tokyo, Jepang, Kamis (22/7/2021). Olimpiade Tokyo 2020 bakal dibuka pada Jumat 23 Juli 2021 pukul 20.00 waktu setempat. Para pemimpin dari sekitar 15 negara dan organisasi internasional dijadwalkan hadir dalam pesta olahraga dunia yang digelar saat pandemi COVID-19 tersebut. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp.

TOKYO, KOMPAS.com - Setelah penundaan selama setahun, Olimpiade Tokyo akhirnya berlangsung.

Dilansir Al Jazeera, ada sekitar 85.000 delegasi dari seluruh dunia, termasuk atlet, ofisial, dan reporter, yang berkumpul di sana.

Sampai saat ini, dunia masih dalam cengkraman pandemi coronavirus, dan kota tuan rumah Olimpiade dalam keadaan darurat keempat terkait virus.

Baca juga: Atlet Belanda Mundur, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Olimpiade Tembus 100

Sebagian besar publik Jepang yang tidak divaksinasi, khawatir Olimpiade Musim Panas dapat berubah menjadi acara penyebar super dan membanjiri negara yang sudah tegang.

Menambah kekhawatiran itu, kasus harian di Tokyo saat ini berada pada level tertinggi dalam enam bulan terakhir.

Setidaknya, 91 orang yang terakreditasi untuk Olimpiade kini dinyatakan positif Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penentangan publik terhadap Olimpiade begitu sengit, sehingga sponsor utama perusahaan yakni Toyota, telah menarik iklan bertema Olimpiade dari televisi Jepang.

Sementara semakin banyak politisi dan pemimpin bisnis yang menghindari upacara pembukaan Olimpiade Musim Panas.

Bahkan Kaisar Naruhito dikatakan mempertimbangkan untuk menghilangkan kata "merayakan", ketika dia secara resmi menyatakan turnamen olahraga dibuka pada Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Para Atlet Pengungsi Ikuti Upacara Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020

Sementara itu, Komite Olimpiade Internasional (IOC) menegaskan bahwa Olimpiade, di mana hampir semua penonton, lokal dan asing, akan "aman dan terjamin".

Halaman:

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.