Sejumlah Fakta tentang Pembunuhan Massal Orang Armenia di Turki 1915

Kompas.com - 23/07/2021, 15:33 WIB
Foto yang diambil pada 24 April 2019, Presiden Armenia Armen Sarkisian, Perdana Menteri Nikol Pashinyan, Pemimpin Gereja Apostolik Garegin II, dan pejabat lain menghadiri upacara 104 tahun peringatan pembantaian 1,5 juta rakyat Armenia oleh Ottoman Turki pada 1915-1917 di Tsitsernakaberd, Yerevan. Pada Selasa (29/10/2019), AS mengumumkan keputusan bersejarah dengan mengakui genosida Armenia. Langkah yang membuat Turki marah. AFP/KAREN MINASYANFoto yang diambil pada 24 April 2019, Presiden Armenia Armen Sarkisian, Perdana Menteri Nikol Pashinyan, Pemimpin Gereja Apostolik Garegin II, dan pejabat lain menghadiri upacara 104 tahun peringatan pembantaian 1,5 juta rakyat Armenia oleh Ottoman Turki pada 1915-1917 di Tsitsernakaberd, Yerevan. Pada Selasa (29/10/2019), AS mengumumkan keputusan bersejarah dengan mengakui genosida Armenia. Langkah yang membuat Turki marah.

KOMPAS.com - Pembunuhan massal orang-orang Armenia di Kekaisaran Ottoman, yang dimulai lebih dari seabad yang lalu, sering disebut sebagai genosida pertama abad ke-20, meskipun kata "genosida" belum ada waktu itu.

Dilansir CNN, masalah penyebutan pembunuhan itu sebagai genosida adalah hal yang emosional, baik bagi orang Armenia, yang merupakan keturunan dari mereka yang terbunuh, maupun bagi orang Turki, pewaris Utsmaniyah.

Bagi kedua kelompok, pertanyaan ini menyentuh identitas nasional maupun fakta sejarah.

Beberapa orang Armenia merasa kebangsaan mereka tidak dapat terjadi sepenuhnya, kecuali kebenaran tentang apa yang terjadi pada leluhur mereka diakui.

Baca juga: Joe Biden Nyatakan Peristiwa Pembunuhan Armenia pada 1915 di Akhir Massa Kerajaan Ottoman Adalah Genosida

Sementara beberapa orang Turki masih memandang orang-orang Armenia sebagai ancaman bagi Kekaisaran Ottoman di masa perang, dan mengatakan banyak orang dari berbagai etnis, termasuk orang Turki, tewas dalam kekacauan perang.

Selain itu, beberapa pemimpin Turki khawatir bahwa pengakuan genosida dapat menyebabkan tuntutan perbaikan yang besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masih dilansir CNN, berikut beberapa fakta tentang "genosida" Armenia ini.

Baca juga: Erdogan Marah ke Biden yang Sebut Turki Ottoman Lakukan Genosida pada 1,5 Juta Orang Armenia

Pemicu Pembantaian

Turki Utsmani, yang memasuki Perang Dunia I di pihak Jerman dan Kekaisaran Austro-Hungaria, khawatir orang-orang Armenia yang tinggal di Kekaisaran Ottoman akan menawarkan bantuan massa perang ke Rusia.

Rusia telah lama mendambakan kontrol Konstantinopel (sekarang Istanbul), yang mengontrol akses ke Laut Hitam, yang akses ke satu-satunya pelabuhan Rusia sepanjang tahun.

Halaman:

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.