China Tolak Rencana WHO untuk Penyelidikan Asal-usul Covid-19 Tahap Kedua

Kompas.com - 23/07/2021, 09:36 WIB
Petugas keamanan berjaga di luar Institut Virologi Wuhan di Wuhan, ketika anggota tim WHO yang menyelidiki asal-usul Covid-19 melakukan kunjungan ke institut di Wuhan di provinsi Hubei tengah China pada 3 Februari 2021. AFP PHOTO/HECTOR RETAMALPetugas keamanan berjaga di luar Institut Virologi Wuhan di Wuhan, ketika anggota tim WHO yang menyelidiki asal-usul Covid-19 melakukan kunjungan ke institut di Wuhan di provinsi Hubei tengah China pada 3 Februari 2021.

BEIJING, KOMPAS.com - Pemerintah China telah menyatakan pada Kamis (22/7/2021), tidak akan berpartisipasi dalam tahap kedua penyelidikan asal-usul Covid-19 oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Kepala deputi Komisi Kesehatan Nasional Zeng Yixin mengatakan dalam konferensi pers di Beijing bahwa dia "terkejut" melihat kebocoran laboratorium terdaftar sebagai tujuan penelitian di tahap kedua penyelidikan.

"Dalam beberapa aspek, rencana WHO untuk tahap selanjutnya dari penyelidikan asal-usul Covid-19 tidak masuk akal, dan bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Itu tidak mungkin untuk kami menerima rencana semacam itu," ujar Zeng seperti yang dilansir dari CNN pada Kamis (22/7/2021).

Baca juga: 2 Juta Lebih Netizen China Ajukan Petisi Desak WHO Selidiki Lab AS Terkait Asal-usul Covid-19

Zeng juga merespons klaim dari Kementerian Luar Negeri AS bahwa sejumlah pekerja di Institut Virologi Wuhan (WIV) jatuh sakit tidak lama sebelum kasus pertama Covid-19 didokumentasikan.

Ia mengatakan "tidak ada pekerja atau peneliti di WIV yang terinfeksi oleh virus corona".

WHO telah merilis laporan pertama dari penyelidikan asal-usul Covid-19 pada Maret, yang menetapkan bahwa virus itu kemungkinan berasal dari hewan sebelum menyebar ke manusia sekitar Desember 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: China Bantah Tuduhan WHO Halangi Penyelidikan Asal-usul Covid-19

Namun, sejumlah negara Barat termasuk para pemimpin G7 telah mempertanyakan tentang ketepatan laporan asli.

Presiden AS Joe Biden kemudian meminta badan inteligensi untuk penyelidikan bagaimana pandemi Covid-19 dimulai, dengan mencatat bahwa para pengamat belum diberikan akses ke laboratorium utama untuk menentukan "apakah itu eksperimen yang salah".

Sedikit bukti baru telah muncul untuk mendukung teori bahwa virus itu adalah hasil dari kebocoran yang tidak disengaja dari Institut Virologi Wuhan.

Baca juga: WHO Minta China Lebih Bekerja Sama Selidiki Asal-usul Covid-19

Institut Virologi Wuhan diyakini oleh sebagian pihak sebagai tempat penelitian virus corona pada kelelawar, sedangkan banyak ilmuwan yang mengatakan kebocoran seperti itu tidak mungkin terjadi.

Halaman:

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.