Inggris Tugaskan 2 Kapal Perang di Perairan Asia Secara Permanen

Kompas.com - 21/07/2021, 07:47 WIB
Kapal induk HMS Queen Elizabeth milik Inggris, yang bernilai 3,1 miliar poundsterling atau Rp 56,3 triliun. (The Guardian). Kapal induk HMS Queen Elizabeth milik Inggris, yang bernilai 3,1 miliar poundsterling atau Rp 56,3 triliun. (The Guardian).

TOKYO, KOMPAS.com – Inggris akan secara permanen mengerahkan dua kapal perangnya di perairan Asia.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace dalam pengumuman bersama dengan Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi di Tokyo pada Selasa (20/7/2021).

Rencana pengerahan dua kapal perang Inggris tersebut diumumkan setelah rencana pelayaran perdana kapal induk HMS Queen Elizabeth milik Inggris beserta sejumlah kapal pengawalnya ke Jepang pada September ini.

Baca juga: Filipina Usir Kapal Tempur Beijing di Laut China Selatan

“Menyusul pengerahan perdana gugus tempur (kapal induk), Inggris akan secara permanen menempatkan dua kapal di kawasan itu mulai akhir tahun ini,” kata Wallace.

Melansir CNN, pelayaran gugus tempur kapal induk HMS Queen Elizabeth tersebut bertujuan untuk memperdalam hubungan keamanan antara London dengan Tokyo.

Setelah tiba di Jepang, HMS Queen Elizabeth dan kapal-kapal pengawalnya akan berpisah untuk berlabuh ke pangkalan angkatan laut AS dan di sepanjang kepulauan Jepang.

HMS Queen Elizabeth, yang membawa jet siluman F-35B dalam pelayaran perdananya tersebut, akan berlabuh di Yokosuka.

Baca juga: Putin: Meski Rusia Tenggelamkan Kapal Perang Inggris, Perang Dunia 3 Takkan Terjadi

Yokosuka merupakan markas komando armada Jepang. Di sana terdapat kapal induk USS Ronald Reagan milik AS.

HMS Queen Elizabeth akan dikawal oleh dua kapal perusak, dua fregat, dua kapal pendukung, serta dua kapal masing-masing dari AS dan Belanda.

Gugus tempur kapal induk itu akan berlayar ke Jepang melalui Laut Cina Selatan yang sebelumnya akan transit di India, Singapura, dan Korea Selatan.

Baca juga: Rusia Lancarkan Serangan Palsu ke Kapal Perang Belanda Selama Berjam-jam di Laut Hitam

Jepang merupakan tuan rumah bagi pasukan “Negeri Paman Sam” terbesar di luar AS termasuk kapal, pesawat terbang, dan ribuan Marinir.

Selain mengerahkan dua kapal perangnya secara permanen di perairan Asia, Wallace memberikan tanda bahwa Inggris juga akan menerjunkan unit Littoral Response Group.

Littoral Response Group merupakan salah unit dari marinir Inggris untuk berbagai misi termasuk operasi anti-terorisme.

Baca juga: Rusia Klaim 6 Kali Minta Baik-baik agar Kapal Perang Inggris Pergi sebelum Beri Tembakan Peringatan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.