"Eagle Has Landed": 20 Juli 1969, Neil Armstrong Jadi Manusia Pertama yang Menginjakkan Kaki di Bulan

Kompas.com - 20/07/2021, 13:26 WIB
Jejak kaki astronot Neil Armstrong dan tim di Bulan pada misi Apollo 11. Jejak kaki astronot Neil Armstrong dan tim di Bulan pada misi Apollo 11.

KOMPAS.com - Luar angkasa luar biasa jauhnya. Bulan hanya bisa dilihat di langit malam, digapai dalam mimpi.

Tapi itu tak berlaku bagi Presiden AS saat itu, John F. Kennedy. Tak tanggung-tanggung, kisaran tahun 60-an, dirinya ingin mengirimkan manusia pertama yang mendarat di bulan.

Bahkan, hal ini dijadikan salah satu tujuan nasional AS. Bisa dikatakan, lompatan penting dalam sejarah dan ilmu pengetahuan ini tak akan terjadi tanpa peran Kennedy.

Baca juga: Lego Bikin Mainan Astronot untuk Rayakan Misi Apollo 11

Peristiwa bersejerah ini pun terjadi. Diawali dengan proses pesawat Apollo 11, yang ditumpangi Neil Armstrong, Buzz Aldrin, dan Michael Collins.

Mereka lepas landas dari Kennedy Space Center, dengan Armstrong menjadi komandan yang memimpin misi pendaratan.

Setelah menempuh jarak 240.000 mil dalam 76 jam, Apollo 11 memasuki orbit bulan pada 19 Juli 1969.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Juli 1969, astronot Amerika Serikat, Edwin Buzz Aldrin, terekam di permukaan Bulan dekat bendera AS dalam misi Apollo 11. Aldrin merupakan orang kedua yang berjalan di Bulan setelah Neil Armstrong.Hulton Archive/Arsip KOMPAS Juli 1969, astronot Amerika Serikat, Edwin Buzz Aldrin, terekam di permukaan Bulan dekat bendera AS dalam misi Apollo 11. Aldrin merupakan orang kedua yang berjalan di Bulan setelah Neil Armstrong.

Pada pukul 13.46 keesokan harinya, yakni 20 Juli 1969, modul bulan Eagle, yang diawakili Armstrong dan Aldrin, terpisah dari modul perintah, tempat Collins tinggal.

Dua jam kemudian, Eagle mulai turun ke permukaan bulan. Pada pukul 16.17, pesawat mendarat di tepi barat daya Laut Ketenangan.

Sejarah bergerak ke luar angkasa. Sejarah melesat tinggi, tak pernah terbayangkan sebelumnya.

Armstrong segera mengirim pesan singkat radio ke Mission Control di Houston, Texas. Pesan singkat yang mengubah dunia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.