Kompas.com - 19/07/2021, 16:51 WIB
Pemerintah Filipina mengatakan Rabu (31/3/2021) bahwa lebih dari 250 kapal China yang diyakini beroperasi oleh milisi telah terlihat di dekat enam pulau dan terumbu karang yang diklaim Manila di Laut Cina Selatan. NATIONAL TASK FORCE- WEST PHILIPPINE SEA via APPemerintah Filipina mengatakan Rabu (31/3/2021) bahwa lebih dari 250 kapal China yang diyakini beroperasi oleh milisi telah terlihat di dekat enam pulau dan terumbu karang yang diklaim Manila di Laut Cina Selatan.

MANILA, KOMPAS.com – Korps Penjaga Pantai Filipina mengeklaim telah mengusir satu unit kapal tempur Beijing di Laut China Selatan.

Laporan tersebut menandai ketegangan terbaru antara Filipina dan China di perairan yang kaya sumber daya tersebut.

Baca juga: Perempuan Berdaya: Ching Shih, Ratu Bajak Laut China Selatan Abad Ke-19

Melansir BNN Bloomberg, Senin (19/7/2021), satu unit kapal tempur China terlihat di Marie Louise Bank, wilayah barat perairan Filipina.

Korps Penjaga Pantai Filipina mulanya memberikan peringatan lisan terhadap kapal tersebut. Setelah diberi peringatan itu, kapal tempur China menjauh dari perairan itu.

Kapal asing itu mengirim pesan radio yang mengidentifikasi dirinya sebagai Kapal Tempur Angkatan Laut China 189.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Memanas, Beijing Usir Kapal Perusak AS di Laut China Selatan

Korps Penjaga Pantai Filipina menambahkan, kapal China tersebut memninta kapal Filipina yang membuntutinya untuk menjaga jarak.

“Negeri Panda” mengeklaim sebagian besar dari Laut China Selatan. Klaim tersebut ditolak oleh dunia internasional.

Sebelumnya, China dan Filipina terkunci dalam kebuntuan mengenai Laut China Selatan selama berbulan-bulan.

Baca juga: AS Ancam Beijing: Jangan Coba-coba Serang Filipina di Laut China Selatan

Ratusan kapal China juga sempat membanjiri perairan yang disengketakan tersebut awal tahun ini.

Filipina telah berulang kali memprotes kehadiran kapal China. Protes tersebut didukung oleh Amerika Serikat (AS).

Sementara Beijing mengatakan tindakannya di Laut China Selatan adalah normal dan sah.

Baca juga: Ketegangan Meningkat, AS Kirim Kapal Induk USS Ronald Reagan ke Laut China Selatan


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.