Kasus Terus Naik, Singapura Desak Orang yang Belum Divaksin Covid-19 di Rumah Saja

Kompas.com - 19/07/2021, 13:14 WIB
Pengendara sepeda berjalan di depan gedung distrik bisnis keuangan di Singapura pada 28 Juni 2021. AFP PHOTO/ROSLAN RAHMANPengendara sepeda berjalan di depan gedung distrik bisnis keuangan di Singapura pada 28 Juni 2021.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Kementerian kesehatan Singapura pada Minggu (18/7/2021) "sangat" menyarankan individu yang belum menerima vaksin Covid-19, untuk tinggal di rumah sebanyak mungkin selama beberapa minggu ke depan.

Permohonan pemerintah itu disampaikan terutama bagi orang tua, mengingat meningkatnya kekhawatiran tentang risiko penyebaran komunitas Covid-19.

Baca juga: KABAR DUNIA SEPEKAN: Klaster Karaoke Plus-plus Singapura | Indonesia Episentrum Covid-19 Asia

Pada Minggu (18/7/2021), laporan Covid-19 Singapura mencatat tambahan 88 kasus baru yang ditularkan secara lokal. Jumlah itu merupakan korban harian tertinggi sejak Agustus tahun lalu.

Lonjakan kasus didorong oleh meningkatnya kelompok infeksi yang terkait dengan bar karaoke dan pelabuhan perikanan.

Meskipun kasus harian Singapura hanya sebagian kecil dari jumlah yang dilaporkan di antara tetangganya di Asia Tenggara, lonjakan infeksi saat ini merupakan kemunduran bagi pusat bisnis Asia, yang telah berhasil menahan wabah sebelumnya.

Pada 10 Juli, “Negeri Singa” sempat melaporkan tidak ada temuan kasus baru sama sekali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai tindakan pencegahan, pihak berwenang pada Minggu (18/7/2021) menutup kios ikan segar dan makanan laut di pasar-pasar di seluruh negara kota itu, untuk menguji penjual ikan untuk Covid-19.

“Kami khawatir masih ada rantai transmisi samar yang mungkin terus menyebar di dalam komunitas kami. Rapuhnya pasar basah (pengawasan) membuat pelacakan kontak dan isolasi menjadi tidak mudah,” kata Kementerian Kesehatan Singapura pada Minggu (18/7/2021) malam melansir Reuters.

Baca juga: Singapura Kembali Umumkan Aturan Covid-19 Terpisah Menurut Status Vaksinasi Seseorang

Sekitar 73 persen dari 5,7 juta penduduk Singapura telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19.

Namun pemerintah mendorong agar lebih banyak lansia divaksinasi, karena mereka yang berusia di atas 70 tahun memiliki tingkat inokulasi terendah sekitar 71 persen.

Kasus yang meningkat mendorong negara kota ini memperketat beberapa pembatasan pertemuan sosial mulai Senin (19/7/2021), hanya seminggu setelah memberlakukan pelonggaran.

Namun, ada aturan yang lebih lunak bagi mereka yang telah divaksinasi.

Ketika tingkat vaksinasi Singapura meningkat dan bersiap untuk hidup dengan virus, pemerintah mengatakan tidak akan melihat jumlah kasus, tapi lebih jauh melihat tingkat keparahan penyakit, untuk memutuskan tindakan penanganan virus lebih lanjut.

Dari 243 orang dengan Covid-19 yang saat ini dirawat di rumah sakit, lima memiliki penyakit serius yang membutuhkan suplementasi oksigen, dan satu dalam kondisi kritis di unit perawatan intensif.

Baca juga: POPULER GLOBAL: Cara India Redakan Tsunami Covid-19 | Klaster Karaoke Plus-plus Singapura

Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Sumber Reuters
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pemilu Jerman, Turki Sangat Kehilangan Angela Merkel Sang Pelindung

Jelang Pemilu Jerman, Turki Sangat Kehilangan Angela Merkel Sang Pelindung

Global
Tunangan Gabby Petito Terus Diburu, Imbalan Rp 427 Juta bagi yang Memiliki Informasi

Tunangan Gabby Petito Terus Diburu, Imbalan Rp 427 Juta bagi yang Memiliki Informasi

Global
16 Distrik di India Matikan Internet Saat Ujian Guru agar Tak Ada yang 'Nyontek'

16 Distrik di India Matikan Internet Saat Ujian Guru agar Tak Ada yang "Nyontek"

Global
Misteri Kota Orang Mati, Tempat 10.000 Mayat Dikubur bersama Barang-barang Mereka

Misteri Kota Orang Mati, Tempat 10.000 Mayat Dikubur bersama Barang-barang Mereka

Global
Najib Razak Makin Aktif, Akankah 'Comeback' ke Politik Malaysia?

Najib Razak Makin Aktif, Akankah "Comeback" ke Politik Malaysia?

Global
Pemilihan PM Jepang: 4 Calon Bertarung, Siapa Pengganti Yoshihide Suga?

Pemilihan PM Jepang: 4 Calon Bertarung, Siapa Pengganti Yoshihide Suga?

Global
Sempat Ramaikan Dunia Maya, Inilah Kisah Asal-usul Meme

Sempat Ramaikan Dunia Maya, Inilah Kisah Asal-usul Meme

Global
Yao Ming, Pebasket China yang Tertawanya Jadi Bahan Meme Ikonik

Yao Ming, Pebasket China yang Tertawanya Jadi Bahan Meme Ikonik

Global
9 Kisah Ramalan Sejarah dari Kerajaan China Kuno hingga Napoleon III

9 Kisah Ramalan Sejarah dari Kerajaan China Kuno hingga Napoleon III

Internasional
Tentara Wanita AS Dapat Serangan dari Sekelompok Pria Afghanistan di Kamp Pengungsi

Tentara Wanita AS Dapat Serangan dari Sekelompok Pria Afghanistan di Kamp Pengungsi

Global
Penyelam Amatir Temukan Harta Karun Peninggalan Kekaisaran Romawi saat Bersihkan Sampah Dasar Laut

Penyelam Amatir Temukan Harta Karun Peninggalan Kekaisaran Romawi saat Bersihkan Sampah Dasar Laut

Global
Serial Ultraman Tiga Dilarang Tayang di China karena 'Terlalu Kasar'

Serial Ultraman Tiga Dilarang Tayang di China karena "Terlalu Kasar"

Global
Gilgamesh, Sosok Dua Per Tiga Dewa dari Mesopotamia Kuno

Gilgamesh, Sosok Dua Per Tiga Dewa dari Mesopotamia Kuno

Global
Black Hole Bermassa 100 Miliar Matahari, Hal Terberat di Semesta?

Black Hole Bermassa 100 Miliar Matahari, Hal Terberat di Semesta?

Global
Siapa Xu Jiayin Pendiri Evergrande, Pengembang Properti yang Berutang Rp 4,2 Kuadriliun

Siapa Xu Jiayin Pendiri Evergrande, Pengembang Properti yang Berutang Rp 4,2 Kuadriliun

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.