Korban Tewas Banjir Bandang di Eropa Capai 153, Tim Penyelamat Terus Bekerja

Kompas.com - 17/07/2021, 14:53 WIB
Warga menggunakan rakit karet di tengah banjir setelah Sungai Meuse jebol saat banjir besar di Liege, Belgia, Kamis, 15 Juli 2021. AP PHOTO/VALENTIN BIANCHIWarga menggunakan rakit karet di tengah banjir setelah Sungai Meuse jebol saat banjir besar di Liege, Belgia, Kamis, 15 Juli 2021.

BERLIN, KOMPAS.com – Korban tewas akibat banjir bandang di Eropa pada Sabtu (17/7/2021) mencapai 153 orang.

Sementara itu di Jerman, korban tewas akibat banjir bandang mencapai 133 orang sebagaimana dilansir AFP.

Baca juga: UPDATE Banjir Eropa: Sedikitnya 120 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya Belum Ditemukan

Dalam sebuah pernyataan, polisi di kota Koblenz, Jerman, mengatakan bahwa di negara bagian Rhineland-Palatinate saja korban tewas mencapai 90 orang.

Lebih lanjut, 43 orang meninggal di negara bagian North Rhine-Westphalia dan 20 orang meninggal di Belgia akibat banjir.

Pada Sabtu, tim penyelamat masih berupaya mengevakuasi korban selamat di bagian barat Jerman yang dilanda banjir sebagaimana dilansir Reuters.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: UPDATE Banjir Bandang Eropa: 60 Orang Tewas, Puluhan Masih Hilang

Air bah masih mengalir di sejumlah kota dan rumah-rumah banyak yang runtuh akibat diterjang bencana alam terburuk di Jerman dalam setengah abad tersebut.

Sekitar 700 warga dievakuasi pada Jumat (16/7/2021) malam waktu setempat setelah sebuah bendungan jebol di kota Wassenberg, Jerman.

Selama beberapa hari terakhir, banjir menyebabkan aliran listrik dan komunikasi terputus di sejumlah wilayah yang paling terdampak.

Baca juga: Jumlah Korban Tewas Banjir Bandang di Eropa Akan Lampaui 100 Orang

Banjir juga melanda sebagian Belgia dan Belanda.

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Menteri Utama Negara Bagian North Rhine-Westphalia Armin Laschet dijadwalkan mengunjungi Erftstadt pada Sabtu.

Kehancuran akibat banjir dapat meningkatkan perdebatan tentang perubahan iklim menjelang pemungutan suara.

Sudah jauh-jauh hari sebelumnya, para ilmuwan memperingatkan bahwa perubahan iklim dapat memicu menyebabkan hujan lebat.

Baca juga: Bencana Banjir Bandang Jerman, Sedikitnya 11 Orang Tewas, 70 Lainnya Hilang


Sumber Reuters,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tentara AS yang Berduka Jelang Eksekusi Saddam Hussein pada 2006

Kisah Tentara AS yang Berduka Jelang Eksekusi Saddam Hussein pada 2006

Global
Merampok Bank, Diunggah ke YouTube: Kisah Sensasional Hannah Sabata

Merampok Bank, Diunggah ke YouTube: Kisah Sensasional Hannah Sabata

Global
Fakta Tak Terduga Hitler, Bercita-cita jadi Imam hingga Nominasi Nobel

Fakta Tak Terduga Hitler, Bercita-cita jadi Imam hingga Nominasi Nobel

Global
Gliese 1214 b, Planet Kaya Air tapi Tak Bisa Ditinggali, Mengapa?

Gliese 1214 b, Planet Kaya Air tapi Tak Bisa Ditinggali, Mengapa?

Global
Taliban Sita Rp 176 Miliar Uang dan Emas dari Mantan Pejabat Afghanistan

Taliban Sita Rp 176 Miliar Uang dan Emas dari Mantan Pejabat Afghanistan

Global
Kisah David Purnomo, Masih 14 Tahun Sudah Diterima Kuliah di AS

Kisah David Purnomo, Masih 14 Tahun Sudah Diterima Kuliah di AS

Global
Lonjakan Baru Covid-19 China, Tiga Kota Kembali Lakukan Uji Massal dan Penguncian

Lonjakan Baru Covid-19 China, Tiga Kota Kembali Lakukan Uji Massal dan Penguncian

Global
Gadis Ini Tak Bilang Punya Kontrakan, padahal Ditempati dan Dibayar Pacarnya Sendiri

Gadis Ini Tak Bilang Punya Kontrakan, padahal Ditempati dan Dibayar Pacarnya Sendiri

Global
10 Dewa dan Dewi Terpenting dari Peradaban Bangsa Mesir Kuno

10 Dewa dan Dewi Terpenting dari Peradaban Bangsa Mesir Kuno

Internasional
Melihat Kehidupan Warga Afghanistan Sebulan Setelah Taliban Berkuasa

Melihat Kehidupan Warga Afghanistan Sebulan Setelah Taliban Berkuasa

Global
Korsel Minta Bantuan China Bawa Korut Bernegosiasi

Korsel Minta Bantuan China Bawa Korut Bernegosiasi

Global
Taliban Usir Ribuan Warga dari Rumahnya Tanpa Alasan, Hanya Beri Waktu Tiga Hari untuk Pergi

Taliban Usir Ribuan Warga dari Rumahnya Tanpa Alasan, Hanya Beri Waktu Tiga Hari untuk Pergi

Global
Diplomat Afghanistan Serukan Dunia Jangan Akui Pemerintah Bentukan Taliban

Diplomat Afghanistan Serukan Dunia Jangan Akui Pemerintah Bentukan Taliban

Global
Petinggi Taliban Abdul Ghani Baradar Masuk 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia

Petinggi Taliban Abdul Ghani Baradar Masuk 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia

Global
Fakta Menarik Papua Nugini, Budaya Beragam, Kaya Sumber Daya Alam

Fakta Menarik Papua Nugini, Budaya Beragam, Kaya Sumber Daya Alam

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.