Sejumlah Daerah di China Wajibkan Vaksin Covid-19 untuk Anak Kembali ke Sekolah dan Gunakan Fasilitas Hotel serta Lainnya

Kompas.com - 16/07/2021, 16:42 WIB
Ilustrasi sekolah MChe Lee/Unsplash.comIlustrasi sekolah

BEIJING, KOMPAS.com - Pemerintah daerah China tidak mengizinkan anak kembali ke sekolah, kecuali keluarga mereka telah divaksin Covid-19 penuh.

Pihak berwenang di sejumlah kota juga memberlakukan aturan untuk harus sudah vaksin Covid-19 untuk masuk ke tempat umum, seperti rumah sakit dan supermarket.

Aturan tersebut diberlakukan ketika China berharap untuk mencapai target inokulasi nasional 64 persen dari seluruh populasi pada akhir 2021.

Baca juga: Studi Terbaru: Vaksin Covid-19 BioNTech Hasilkan Antibodi 10 Kali Lebih Banyak dari Sinovac

Setelah Perancis dan Yunani, China menjadi salah satu negara yang menerapkan aturan wajib vaksin Covid-19 di sejumlah sektor, seperti yang dilansir dari BBC pada Jumat (16/7//2021).

"Mereka yang belum disuntik (vaksin), harus segera disuntik untuk menghindari pengaruh terhadap anak yang kembali ke sekolah," demikian pemberitahuan di kota Beiliu provinsi Guangxi, yang diunggah awal pekan ini, menambahkan bahwa keputusan ini berlaku untuk siswa dari segala usia.

Baca juga: Malaysia Setujui Penggunaan Darurat untuk Vaksin Sinopharm

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah daerah di provinsi lain, termasuk Jiangxi dan Henan, mengeluarkan arahan serupa, yang mengatakan bahwa hanya siswa yang keluarganya telah divaksinasi yang diizinkan masuk sekolah pada semester baru di musim gugur.

Namun, aturan berbeda di setiap daerah di China.

Di provinsi Pingxiang, Hebei utara, siswa sendiri yang berusia antara 12-17 tidak akan diizinkan kembali ke sekolah, kecuali mereka telah divaksinasi sepenuhnya. Tidak jelas apakah ini berlaku untuk siswa dari usia lain.

Baca juga: Pelaksana Uji Klinis Vaksin Sinovac di Chile Sarankan Dosis Ketiga

Sementara itu, Hancheng di provinsi Shaanxi mengatakan bahwa orang yang tidak divaksinasi Covid-19 tidak akan diizinkan untuk mengunjungi fasilitas seperti, hotel, restoran, dan tempat hiburan.

Masa berlaku aturan itu berbeda-beda di setiap kota, tetapi hampir semua kota itu telah menetapkan batas waktu untuk orang-orang menerima vaksin Covid-19 pada akhir Juli, sebelum aturan ketat diterapkan.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buku Pertama tentang Polandia dalam Bahasa Indonesia Resmi Diterbitkan

Buku Pertama tentang Polandia dalam Bahasa Indonesia Resmi Diterbitkan

Global
Polisi China Berhasil Tangkap Pelarian Korea Utara yang Kabur dari Penjara

Polisi China Berhasil Tangkap Pelarian Korea Utara yang Kabur dari Penjara

Global
Anggota Parlemen Selandia Baru Bersepeda ke RS untuk Melahirkan

Anggota Parlemen Selandia Baru Bersepeda ke RS untuk Melahirkan

Global
Gempa Kuat M 7,5 di Peru, Hampir Separuh Negara Berguncang

Gempa Kuat M 7,5 di Peru, Hampir Separuh Negara Berguncang

Global
Waspada, Covid-19 Varian Omicron Sudah Masuk Australia

Waspada, Covid-19 Varian Omicron Sudah Masuk Australia

Global
PM Kepulauan Solomon Tolak Tekanan untuk Mengundurkan Diri Setelah Kerusuhan

PM Kepulauan Solomon Tolak Tekanan untuk Mengundurkan Diri Setelah Kerusuhan

Global
Dokter Penemu Covid-19 Varian Omicron Sebut Gejalanya Tidak Biasa tapi Ringan

Dokter Penemu Covid-19 Varian Omicron Sebut Gejalanya Tidak Biasa tapi Ringan

Global
Pemimpin Pemerintahan Taliban Muncul dan Berjanji Tidak Ikut Campur Urusan Negara Lain

Pemimpin Pemerintahan Taliban Muncul dan Berjanji Tidak Ikut Campur Urusan Negara Lain

Global
Mengenang Panggung Terakhir John Lennon, Berduet dengan Elton John

Mengenang Panggung Terakhir John Lennon, Berduet dengan Elton John

Global
Mengenal Barbados, Persemakmuran Inggris yang Pisah jadi Republik

Mengenal Barbados, Persemakmuran Inggris yang Pisah jadi Republik

Global
Video Penumpang Gelap Ditemukan Hidup di Ruang Roda Pendaratan, Buat Netizen Terkejut

Video Penumpang Gelap Ditemukan Hidup di Ruang Roda Pendaratan, Buat Netizen Terkejut

Global
Khawatir Omicron, Belanda Mulai Berlakukan Pembatasan Lebih Ketat

Khawatir Omicron, Belanda Mulai Berlakukan Pembatasan Lebih Ketat

Global
Joystick Raksasa 9 Kaki Masuk Rekor Dunia, Bagaimana Cara Memainkannya?

Joystick Raksasa 9 Kaki Masuk Rekor Dunia, Bagaimana Cara Memainkannya?

Global
Cegah Bahaya Tertabrak, UU Baru Dewan Australia Barat Larang Kucing ke Luar Rumah

Cegah Bahaya Tertabrak, UU Baru Dewan Australia Barat Larang Kucing ke Luar Rumah

Global
Boeing 737 Tabrak Kawanan Burung Saat Akan Mendarat, Bangkai dan Darah Berceceran di Bodi Pesawat

Boeing 737 Tabrak Kawanan Burung Saat Akan Mendarat, Bangkai dan Darah Berceceran di Bodi Pesawat

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.