Kompas.com - 15/07/2021, 07:47 WIB
Pasukan dari Unit Perlindungan Nuklir, Kimia, dan Biologi Rusia ketika berlatih di Distrik Militer Barat pada 24 Mei 2018. Distrik itu berbatasan dengan negara anggota NATO seperti Estonia dan Lithuania. Kementerian Pertahanan Rusia via NewsweekPasukan dari Unit Perlindungan Nuklir, Kimia, dan Biologi Rusia ketika berlatih di Distrik Militer Barat pada 24 Mei 2018. Distrik itu berbatasan dengan negara anggota NATO seperti Estonia dan Lithuania.

DUSHANBE, KOMPAS.com – Rusia pada Rabu (14/7/2021) menggelar latihan militer di Tajikistan saat Taliban melanjutkan serangan mereka di Afghanistan.

Beberapa pekan terakhir, Taliban makin kuat dan mengeklaim telah menguasai sebagian besar wilayah pasca-penarikan pasukan asing di Afghanistan.

Melansir AFP, Taliban juga mengeklaim telah mengontrol Shir Khan Bandar, wilayah perbatasan utama antara Afghanistan dan Tajikistan.

Baca juga: Lagi, Taliban Rebut Wilayah Perbatasan Penting di Afghanistan

Di sisi lain, Moskwa menyatakan, pihaknya tengah mengamati dengan saksama situasi di Afghanistan.

Pada Rabu, sekitar 1.000 tentara di pangkalan militer ke-201 Rusia di ibu kota Tajikistan, Dushanbe, ikut latihan militer sebagaimana dilaporkan kantor berita Rusia Interfax.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengutip pernyataan Distrik Militer Pusat Rusia, Interfax melaporkan bahwa latihan militer tersebut digelar guna menyiapkan pasukan untuk operasi tempur jika situasi berubah secara dramatis.

Interfax melaporkan bahwa latihan akan berlangsung hingga akhir pekan ini.

Baca juga: Para Ayah di Afghanistan Takut Putri Mereka Akan Dipaksa Jadi Budak Taliban Setelah Berkuasa

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, para prajurit yang ditempatkan di pangkalan militer tersebut berhasil menangkis simulasi serangan rudal besar-besaran dari musuh.

Pangkalan militer ke-201 adalah salah satu pangkalan asing terpenting Rusia dan bertujuan membantu menjaga stabilitas di Asia Tengah sekaligus memberikan dukungan bagi pasukan Tajikistan.

Didirikan pada 2005 dan terdiri atas tiga instalasi terpisah, pangkalan tersebut menampung sekitar 5.500 tentara.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.