Remaja di Norwegia Mengaku Payudara Membesar Setelah Disuntik Vaksin Covid-19

Kompas.com - 14/07/2021, 21:18 WIB
Ilustrasi vaksin SHUTTERSTOCK/PalSandIlustrasi vaksin

OSLO, KOMPAS.com - Seorang remaja di Norwegia mengeklaim payudara miliknya membesar setelah mendapat suntikan vaksin Covid-19.

Sputnik News melaporkan, gadis bernama Emma itu mengungkapkan beberapa pekan lalu, dia mendapat suntikan vaksin Pfizer.

Gadis berusia 17 tahun itu menuturkan, setelah divaksin dia merasakan buah dadanya membesar dan ukuran bra-nya bertambah.

Baca juga: WHO: Kacau Pencampuran Vaksin Covid-19 Berbeda Produsen oleh Individu

"Orang-orang mengetahui ada perubahan pada payudara saya melalui video yang saya unggah di TikTok," kata dia.

Melihat ada yang pengalamannya sama sepertinya, dia mencari tahu dan menemukan banyak artikel mengenai apa yang dialaminya di AS.

Tidak ada yang perlu dikhawatirkan

Pakar Norwegia merespons kisah Emma yang viral dengan menjelaskan tidak ada yang perlu dia khawatirkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepada stasiun penyiaran NRK, Heinrich Backmann mengatakan yang dialami Emma kemungkinan pembengkakan kelenjar setelah mendapat vaksin Covid-19.

Kami melihat beberapa kasus perempuan mengalami pembesaran kelenjar getah bening di tempat suntikan," ucap Backmann.

Baca juga: WHO Sebut Vaksin Booster Belum Dibutuhkan, Ini Alasannya

Dilansir World of Buzz Rabu (14/7/2021), Backmann menerangkan Emma tak perlu khawatir dengan perubahan payudaranya.

Namun jika khawatir, dia menyarankan Emma bisa mengambil pemeriksaan mammogram empat pekan setelah divaksin.

Lisa Mullen MD, ahli radiologi yang fokus kepada pencitraan payudara berujar, vaksin bisa menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening sementara.

Baca juga: Vaksin Sputnik V Akan Diproduksi 300 Juta Dosis per Tahun di India

Dilasnir Johns Hopkins, efek samping itu membuat kondisi abnormal pada mammogram, bahkan ketika buah dada penerima vaksin baik-baik saja.

Sementara Steinar Madsen dari Badan Obat-obatan Norwegia berkata, 10 persen dari penerima vaksin mengalami pembengkakan kelenjar getah bening.

Dia berspekulasi karena itulah, penerima vaksin Covid-19 mengaku mersakan dadanya membesar.

Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.