“Kartu Kesehatan Covid-19” Jadi Syarat Wajib untuk Masuk Mall hingga Transportasi Umum di Perancis

Kompas.com - 13/07/2021, 20:29 WIB
Seorang anggota staf keamanan memeriksa kartu kesehatan Covid-19, di pintu masuk kelab malam di Saint-Jean-de-Monts, Perancis barat, pada 10 Juli 2021. AFP PHOTO/SEBASTIEN SALOM-GOMISSeorang anggota staf keamanan memeriksa kartu kesehatan Covid-19, di pintu masuk kelab malam di Saint-Jean-de-Monts, Perancis barat, pada 10 Juli 2021.

PARIS, KOMPAS.com - Perancis mewajibkan semua orang menunjukkan kartu kesehatan Covid-19 mulai Agustus, jika ingin memasuki restoran, kafe, pusat perbelanjaan (mall), rumah sakit, atau naik kereta jarak jauh di negaranya.

Aturan itu diumumkan Presiden Perancis Emmanuel Macron, ketika negara itu memperketat pembatasan untuk menahan lonjakan kasus akibat varian Delta.

Baca juga: Badan Kesehatan AS Peringatkan Muncul Kasus Gangguan Neurologis Langka dari Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson

Kartu kesehatan Covid-19 (digital) tersebut, menunjukkan bahwa seseorang telah divaksinasi atau memiliki tes Covid negatif terbaru.

Syarat itu akan sama-sama diperlukan bagi siapa pun yang berusia di atas 12 tahun untuk memasuki bioskop, teater, museum, taman hiburan, atau pusat budaya setidaknya mulai 21 Juli, kata presiden, dalam upaya untuk menekan lebih banyak orang Perancis mengambil vaksin Covid-19.

“Anda sudah mengerti – vaksinasi tidak serta merta wajib bagi semua orang, tetapi kami akan memperluas izin kesehatan secara maksimal, untuk mendorong maksimal Anda untuk pergi dan divaksinasi,” kata Macron melansir Guardian pada Senin (12/7/2021) .

Macron juga mengumumkan vaksinasi Covid-19 wajib untuk pekerja di layanan kesehatan dan di panti jompo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemeriksaan vaksin terhadap para pekerja tersebut akan dimulai pada September, dengan risiko sanksi atau denda bagi yang tidak mematuhinya.

Vaksin wajib juga berlaku untuk semua sukarelawan atau staf yang berhubungan dengan orang lanjut usia atau orang yang rentan di rumah mereka, termasuk bantuan di rumah.

“Negara kami menghadapi lonjakan epidemi di seluruh wilayah kami, di daratan Perancis serta di luar negeri,” kata Macron di awal pidato yang disiarkan televisi.

“Situasinya terkendali, tetapi jika kita tidak bertindak sekarang, jumlah kasus akan meningkat secara signifikan dan akan menyebabkan peningkatan rawat inap,” katanya.

Baca juga: Presiden Perancis Perintahkan Semua Nakes Dapat Vaksin Covid-19

Halaman:
Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Sumber Guardian
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Junta Myanmar Akan Bebaskan Lebih dari 5.000 Orang yang Dipenjara akibat Demo Kudeta

Junta Myanmar Akan Bebaskan Lebih dari 5.000 Orang yang Dipenjara akibat Demo Kudeta

Global
Mengenal Legenda Kitsune, Rubah dari Mitologi Jepang Kuno

Mengenal Legenda Kitsune, Rubah dari Mitologi Jepang Kuno

Internasional
Menakutkannya Rudal Hipersonik China Mampu Putari Dunia Sebelum Jatuh di Mana Saja

Menakutkannya Rudal Hipersonik China Mampu Putari Dunia Sebelum Jatuh di Mana Saja

Global
Berutang demi Makan Sehari-hari, Keluarga Miskin Afghanistan Dipaksa Korbankan Anak-anak

Berutang demi Makan Sehari-hari, Keluarga Miskin Afghanistan Dipaksa Korbankan Anak-anak

Global
Putus Asa Hilangkan Perut Buncit, Wanita Ini Kaget Ternyata Simpan Tumor 7 Kg Lebih

Putus Asa Hilangkan Perut Buncit, Wanita Ini Kaget Ternyata Simpan Tumor 7 Kg Lebih

Global
Pria di Pakistan Bunuh Istri dan Kedua Putrinya karena Diduga Mencuri

Pria di Pakistan Bunuh Istri dan Kedua Putrinya karena Diduga Mencuri

Global
Dituntut Pergi, Dubes Perancis Tinggalkan Belarus

Dituntut Pergi, Dubes Perancis Tinggalkan Belarus

Global
Junta Militer Myanmar Ungkap Kekecewaan Setelah Pemimpinnya Didepak dari KTT ASEAN

Junta Militer Myanmar Ungkap Kekecewaan Setelah Pemimpinnya Didepak dari KTT ASEAN

Global
Ambisi Capai Netralitas Karbon, Inggris Berencana Danai PLTN

Ambisi Capai Netralitas Karbon, Inggris Berencana Danai PLTN

Global
Bill Clinton Keluar dari Rumah Sakit, Begini Kondisi Kesehatannya

Bill Clinton Keluar dari Rumah Sakit, Begini Kondisi Kesehatannya

Global
Media Asing Ramai Beritakan Indonesia Juara Piala Thomas 2020

Media Asing Ramai Beritakan Indonesia Juara Piala Thomas 2020

Global
Alami 100 Gempa Bumi, Gunung Berapi di La Palma Muntahkan “Tsunami Lava”

Alami 100 Gempa Bumi, Gunung Berapi di La Palma Muntahkan “Tsunami Lava”

Global
Polisi Australia Sita Paket Heroin Terbesar, Nilainya Rp 1,4 Triliun

Polisi Australia Sita Paket Heroin Terbesar, Nilainya Rp 1,4 Triliun

Global
17 Misionaris AS dan Kanada Jadi Korban Penculikan di Haiti

17 Misionaris AS dan Kanada Jadi Korban Penculikan di Haiti

Global
Banjir Bandang Terjang India Selatan, 20 Orang Dipastikan Tewas

Banjir Bandang Terjang India Selatan, 20 Orang Dipastikan Tewas

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.