Wanita Ini Tewas Tertimpa Layar TV Seberat 199 Kg, Pemilik Karaoke Dapat Hukuman Percobaan

Kompas.com - 12/07/2021, 16:19 WIB
Tatiana Pokhoreno, wanita di Rusia yang tewas tertimpa layar televisi raksasa pada 2018. Dia terbunuh saat bersenang-senang merayakan ulang tahunnya. VK.com via Daily MailTatiana Pokhoreno, wanita di Rusia yang tewas tertimpa layar televisi raksasa pada 2018. Dia terbunuh saat bersenang-senang merayakan ulang tahunnya.

SURGUT, KOMPAS.com - Seorang pemilik karaoke di Rusia dijatuhi hukuman percobaan, setelah seorang wanita tewas tertimpa layar TV seberat 199 kg.

Tatiana Pokhorenko terbunuh seketika ketika struktur besi dengan enam layar televisi jatuh tepat di atasnya.

Pokhorenko tewas di bar kota Siberia bernama Surgut, di tengah perayaan ulang tahunnya yang ke-35 pada 2018.

Baca juga: Saat Rayakan Ulang Tahun, Wanita Ini Tewas Tertimpa Layar Karaoke Seberat 19 Kg

Insiden itu terekam oleh kamera CCTV Gallery Club. Saat itu, Tatiana tengah bersenang-senang bersama temannya.

Tak lama kemudian, enam layar TV karaoke beserta kerangkanya yang terbuat dari besi jatuh dan menghantamnya.

Para tamu yang terkejut bergegas menolongnya dengan mengangkat struktur itu, dan melihat Tatiana berbaring tak bergerak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Paramedis yang dipanggil ke lokasi kejadian menyatakan Tatiana sudah tewas setelah melakukan pemeriksaan.

Pemilik kelab, Semen Kopaigora dijerat dengan dakwaan kecerobohan yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia.

Dilansir Daily Mail Jumat (9/7/2021), Kopaigora mendapatkan hukuman percobaan berdurasi tiga tahun.

David Skvortsov, yang saat itu menjadi DJ mengungkapkan dia mengangkat layar supaya tamu di lantai satu bisa bebas berkaraoke.

"Dalam salah satu titik, tiba-tiba layar raksasa itu jatuh dan menimpa wanita tersebut," ungkap Skvortsov.

Dalam persidangan 6 Juli, jaksa menyatakan Kopaigora memasang layar seberat 199 kg tanpa tahu apakah aman atau tidak.

Pengadilan Surgut menjelaskan mengapa mereka memutuskan untuk tidak memberikan hukuman kurungan kepada Kopaigora.

Selain fakta anak-anaknya masih kecil, Kopaigora disebut mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada keluarga korban.

Baca juga: Wali Kota Blitar Anggap Tewasnya Bocah 11 Tahun yang Tertimpa Tembok sebagai Musibah


Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Sakit di AS Mulai Kewalahan Tangani Lonjakan Kasus Covid-19

Rumah Sakit di AS Mulai Kewalahan Tangani Lonjakan Kasus Covid-19

Global
Cerita Dokter Indonesia Bantu Warga Australia agar Mau Divaksin Covid-19

Cerita Dokter Indonesia Bantu Warga Australia agar Mau Divaksin Covid-19

Global
Ingin Kesehatan Reproduksi Meningkat, China Akan Kurangi Aborsi di Luar Alasan Medis

Ingin Kesehatan Reproduksi Meningkat, China Akan Kurangi Aborsi di Luar Alasan Medis

Global
CEO Pfizer Prediksi Kapan Kehidupan Normal Akan Kembali

CEO Pfizer Prediksi Kapan Kehidupan Normal Akan Kembali

Global
WHO Akan Mulai Penyelidikan Baru soal Asal-usul Covid-19

WHO Akan Mulai Penyelidikan Baru soal Asal-usul Covid-19

Global
Majikan Intip ART Saat Telanjang dan Ganti Baju, Terungkap dari Kamera Tersembunyi

Majikan Intip ART Saat Telanjang dan Ganti Baju, Terungkap dari Kamera Tersembunyi

Global
Rasanya Hidup di Negara Gagal, Cerita dari Warga Lebanon

Rasanya Hidup di Negara Gagal, Cerita dari Warga Lebanon

Global
Kisah Ibu yang Terpisah dari 7 Anaknya Selama 38 Tahun karena G30S/PKI

Kisah Ibu yang Terpisah dari 7 Anaknya Selama 38 Tahun karena G30S/PKI

Global
Inggris Kekurangan BBM akibat Brexit, Warga 'Panic Buying'

Inggris Kekurangan BBM akibat Brexit, Warga "Panic Buying"

Global
Kapal Perang Inggris untuk Kali Pertama Lewati Selat Taiwan

Kapal Perang Inggris untuk Kali Pertama Lewati Selat Taiwan

Global
Berkat “Operation Soccer Balls”, Tim Sepak Bola Putri Afghanistan Dapat Suaka di Portugal

Berkat “Operation Soccer Balls”, Tim Sepak Bola Putri Afghanistan Dapat Suaka di Portugal

Global
Inilah Kamar Brian Laundrie Tunangan Gabby Petito, Ada Barang-barang Mencurigakan

Inilah Kamar Brian Laundrie Tunangan Gabby Petito, Ada Barang-barang Mencurigakan

Global
China Klaim Kekuatan Mereka Bantu Pembebasan Anak Pendiri Huawei Meng Wanzhou

China Klaim Kekuatan Mereka Bantu Pembebasan Anak Pendiri Huawei Meng Wanzhou

Internasional
Aksi Penipuan Pegawai Petronas, Mengaku 14 Kerabat Meninggal karena Covid-19 demi Dapat Sumbangan

Aksi Penipuan Pegawai Petronas, Mengaku 14 Kerabat Meninggal karena Covid-19 demi Dapat Sumbangan

Internasional
Ada Gambar Kim Jong Un di Area Prostitusi Jepang, Bisa Anda Temukan yang Mana?

Ada Gambar Kim Jong Un di Area Prostitusi Jepang, Bisa Anda Temukan yang Mana?

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.