Selain Tragedi Srebrenica, Ini 4 Genosida Terbesar Sepanjang Sejarah

Kompas.com - 11/07/2021, 11:45 WIB
Seorang perempuan Muslim Bosnia yang selamat dari pembantaian Srebrenica 1995, meratapi peti mati yang berisi sisa jasad kerabatnya yang tewas dalam tragedi kemanusiaan terburuk di Eropa pasca-Perang Dunia II. ELVIS BARUKCIC / AFPSeorang perempuan Muslim Bosnia yang selamat dari pembantaian Srebrenica 1995, meratapi peti mati yang berisi sisa jasad kerabatnya yang tewas dalam tragedi kemanusiaan terburuk di Eropa pasca-Perang Dunia II.

KOMPAS.com - Memperingati tragedi berdarah 11 Juli 1995, di mana terjadi pembantaian kaum muslim Bosniaks di Kota Srebrenica, Bosnia dan Herzegovina, dunia seolah berhenti.

Genosida atau pembantaian massal adalah bagian dari sejarah, yang walaupun kelam, tak bisa dipungkiri pernah benar-benar terjadi.

Ratapan, darah, dan nyawa. Genosida selalu menyasar banyak manusia tak berdosa. Ada lima hal yang bisa didefinisikan sebagai genosida, yaitu bermaksud menghancurkan, secara keseluruhan atau sebagian, kelompok nasional, etnis, ras atau agama.

Tak hanya tragedi di Srebrenica, berikut 4 pembantaian massal atau genosida yang menggores tinta hitam dalam sejarah.

Baca juga: Jenazah Anak Korban Genosida Ditemukan, Hari Kanada 2021 Dibatalkan

Genosida Armenia

Sejak 1915, etnis Armenia yang tinggal di Kesultanan Ottoman, Turki, dikumpulkan, dideportasi, dan dieksekusi atas perintah legal pemerintah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembantaian, pemulangan, deportasi paksa, dan kematian karena penyakit di kamp-kamp konsentrasi, diperkirakan menewaskan lebih dari 1 juta etnis Armenia, Asyur, dan Yunani antara tahun 1915 dan 1923.

Ketidakstabilan pemerintahan yang terjadi pasca-runtuhnya Kekaisaran Ottoman jadi pemicunya.

Baca juga: Sebut Azerbaijan Dibantu Turki, PM Armenia Paparkan Buktinya

Holocaust Nazi Jerman

Diktator Jerman Adolf Hitler menyebut pembantaian Yahudi sebagai solusi untuk memurnikan etnis.

Tak heran selama berkuasa mulai tahun 1933, Partai Nazi menerapkan strategi penganiayaan, pembunuhan, dan genosida yang terorganisir.

Enam juta orang Yahudi dan lima juta Slavia, ditambah banyak lagi lainnya, tewas dengan keji.

Hitler seolah memurnikan etnisnya dengan tumpahan darah manusia tak berdosa--yang malah mengotori pemerintahan kejamnya.

Baca juga: Serba-Serbi Tempat Kelahiran Adolf Hitler di Austria

Aksi Khmer Merah Kamboja

Kelompok Khmer Merah yang mengambil alih pemerintahan Kamboja pada 1975, langsung memburu para musuh politik yang dianggap bisa membahayakan pemerintahannya.

Para dokter, guru, dan siswa yang dicurigai, langsung disiksa di penjara Tuol Sleng. Antara 1,7 sampai 2 juta warga Kamboja tewas.

Dikenal sebagai "Killing Fields" atau ladang pembantaian Khmer Merah, tentu saja hal ini jadi sejarah paling hitam selama Kamboja berdiri.

Baca juga: Kamerad Duch, Penjahat Kemanusiaan Khmer Merah Meninggal di Usia 77 Tahun

Pembantaian Rohingya di Myanmar

Pada 2017, pemerintah Myanmar menyerang Rakhine sebagai serangan balik atas serangan kelompok Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA).

Serangan brutal ini terjadi di 30 pos polisi Myanmar dan pangkalan militernya.

Sekitar 700.000 orang Rohingya melarikan diri dari serangan brutal militer Myanmar. Saat ini, sebagian besar tinggal di kamp-kamp pengungsi di Bangladesh.

Sebenarnya masih ada beberapa genosida berdarah yang menewaskan banyak sekali nyawa.

Hal ini menunjukkan bahwa dunia pernah menjadi tempat yang tidak baik-baik saja--bahkan definisi "baik-baik saja" saat ini pun masih terus dipertanyakan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beruang Sirkus Serang Wanita Hamil di Tengah Pertunjukkan yang Ditonton Anak-anak

Beruang Sirkus Serang Wanita Hamil di Tengah Pertunjukkan yang Ditonton Anak-anak

Global
Collin Powell, Menteri Luar Negeri Kulit Hitam Pertama AS Meninggal karena Komplikasi Covid-19

Collin Powell, Menteri Luar Negeri Kulit Hitam Pertama AS Meninggal karena Komplikasi Covid-19

Global
Penembakan di Suriah Tandai Babak Baru Perang Israel

Penembakan di Suriah Tandai Babak Baru Perang Israel

Global
Malala Kirim Surat ke Taliban, Desak Perempuan Boleh Sekolah Lagi

Malala Kirim Surat ke Taliban, Desak Perempuan Boleh Sekolah Lagi

Global
Ketika Perang Lawan Kartel Malah Buat Geng Kriminal Makin Subur di Meksiko

Ketika Perang Lawan Kartel Malah Buat Geng Kriminal Makin Subur di Meksiko

Global
Apple Hapus Aplikasi Al Quran Populer di China Setelah Diduga Berisi Teks Agama Ilegal

Apple Hapus Aplikasi Al Quran Populer di China Setelah Diduga Berisi Teks Agama Ilegal

Global
Min Aung Hlaing Salahkan Oposisi Setelah Dikeluarkan dari KTT ASEAN

Min Aung Hlaing Salahkan Oposisi Setelah Dikeluarkan dari KTT ASEAN

Global
Australia Keluarkan Sertifikat Vaksin Covid-19 untuk Perjalanan Internasional

Australia Keluarkan Sertifikat Vaksin Covid-19 untuk Perjalanan Internasional

Global
Dukung Pencegahan dan Respons Covid-19 Indonesia, AS dan UNICEF Tanda Tangani Kesepakatan Baru

Dukung Pencegahan dan Respons Covid-19 Indonesia, AS dan UNICEF Tanda Tangani Kesepakatan Baru

Global
Israel Siap Hadapi 2.000 Roket Sehari jika Perang Lawan Hezbollah

Israel Siap Hadapi 2.000 Roket Sehari jika Perang Lawan Hezbollah

Global
Cari Petugas Kebersihan untuk Istana, Ratu Elizabeth Tawarkan Gaji Puluhan Juta Rupiah Per Bulan

Cari Petugas Kebersihan untuk Istana, Ratu Elizabeth Tawarkan Gaji Puluhan Juta Rupiah Per Bulan

Global
Taliban Beri Sinyal Anak Perempuan Afghanistan Dapat Kembali ke Sekolah

Taliban Beri Sinyal Anak Perempuan Afghanistan Dapat Kembali ke Sekolah

Global
Ratusan Model Telanjang Dicat Putih di Laut Mati untuk Foto Wisata

Ratusan Model Telanjang Dicat Putih di Laut Mati untuk Foto Wisata

Global
Junta Myanmar Akan Bebaskan Lebih dari 5.000 Orang yang Dipenjara akibat Demo Kudeta

Junta Myanmar Akan Bebaskan Lebih dari 5.000 Orang yang Dipenjara akibat Demo Kudeta

Global
Mengenal Legenda Kitsune, Rubah dari Mitologi Jepang Kuno

Mengenal Legenda Kitsune, Rubah dari Mitologi Jepang Kuno

Internasional

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.