Kompas.com - 10/07/2021, 22:18 WIB
Prahok digunakan dalam pembuatan kari ikan harum yang disebut amok. JACKMALIPAN/GETTY IMAGES via BBC INDONESIAPrahok digunakan dalam pembuatan kari ikan harum yang disebut amok.

KOMPAS.com - Kita mungkin akrab dengan makanan dari negara tetangga Thailand dan Vietnam, tapi bagaimana dengan masakan Kamboja? Masih banyak yang tak mengenalnya. Tapi, apakah "terasi" ala Kamboja bisa mengubah hal itu?

"Ada pepatah di antara para tetua kami, tanpa prahok yang baik, tidak ada teman yang baik'," kata chef Luu Meng sambil tersenyum.

"Prahok di pedesaan adalah bagian dari kehidupan orang Kamboja; telah menjadi bahan penting di dapur selama beberapa generasi."

Baca juga: Langka dan Hampir Punah, Rusa Gonggong Besar Ditemukan di Kamboja

Meng merujuk pada pasta ikan fermentasi khas Kamboja, mirip terasi di Indonesia, yang telah memberi negara itu protein dan rasa khas sejak era Angkorian abad ke-9 hingga ke-15, periode yang sering dicirikan sebagai puncak budaya Kamboja.

"Di beberapa provinsi, ketika orang bertemu calon ibu mertua mereka, mereka harus memasak hidangan prahok ktis (saus babi pedas), yang enak untuk membuatnya tersenyum. Itulah pentingnya prahok bagi kami."

Selama berabad-abad, prahok ada di jantung masakan lokal, mengakar kuat dalam budaya Kamboja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini, bumbu yang baunya menyengat itu membuat banyak turis lari, terus menjadi bahan utama dalam berbagai hidangan sayuran, daging dan nasi, serta sup.

"Anda akan menemukan sebotol prahok di sebagian besar rumah, itu membuat semua orang senang," kata Meng, pendiri restoran Malis yang terkenal di ibukota Kamboja, Phnom Penh, dan serangkaian restoran kelas atas lainnya.

Baca juga: 76 Pekerja Migran Indonesia Berhasil Bebas Setelah Disekap Perusahaan di Kamboja

Rasa rumahan

Warga Kamboja memotong ikan untuk persiapan membuat 'prahok' di desa Chrang Chamres di sepanjang sungai Tonle Sap di Phnom Penh pada 18 Desember 2015.TANG CHHIN SOTHY/AFP via BBC INDONESIA Warga Kamboja memotong ikan untuk persiapan membuat 'prahok' di desa Chrang Chamres di sepanjang sungai Tonle Sap di Phnom Penh pada 18 Desember 2015.

Dia baru saja selesai memimpin tim koki yang mendapat pesanan memasak 410 kotak prahok ktis-yang terdiri dari pasta ikan fermentasi, daging babi cincang, terong kacang polong, santan dan daun jeruk purut, yang biasanya disajikan sebagai saus.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bumi Bisa Punya “Cincin” seperti Planet Saturnus Gara-gara Sampah Luar Angkasa

Bumi Bisa Punya “Cincin” seperti Planet Saturnus Gara-gara Sampah Luar Angkasa

Global
Bagikan Trik Pandangan Mata yang Bisa Buat Orang Jatuh Cinta, Video Wanita Ini Viral

Bagikan Trik Pandangan Mata yang Bisa Buat Orang Jatuh Cinta, Video Wanita Ini Viral

Global
Kisah Unik Dr Robert Liston, Ahli Bedah Tercepat Abad ke-19

Kisah Unik Dr Robert Liston, Ahli Bedah Tercepat Abad ke-19

Global
Presiden Lukashenko Tawarkan Belarus Jadi Tuan Rumah untuk Senjata Nuklir Rusia

Presiden Lukashenko Tawarkan Belarus Jadi Tuan Rumah untuk Senjata Nuklir Rusia

Global
Kepala Dinas Rahasia Inggris MI6: 'Ancaman China jadi Fokus Terbesar Kami'

Kepala Dinas Rahasia Inggris MI6: "Ancaman China jadi Fokus Terbesar Kami"

Global
Orang Kepercayaan Duterte Mundur jadi Calon Presiden Filipina

Orang Kepercayaan Duterte Mundur jadi Calon Presiden Filipina

Global
Saingi China, AS Perbaiki Fasilitas Militer di Australia

Saingi China, AS Perbaiki Fasilitas Militer di Australia

Global
10 Diplomat Paling Berpengaruh dalam Peristiwa Diplomasi Bersejarah

10 Diplomat Paling Berpengaruh dalam Peristiwa Diplomasi Bersejarah

Internasional
Transisi Energi di Eropa Terhambat Minimnya Bahan Baku

Transisi Energi di Eropa Terhambat Minimnya Bahan Baku

Global
Kisah Pemegang Rekor Hidung Terpanjang di Dunia, Punya Kemampuan Membau Khusus

Kisah Pemegang Rekor Hidung Terpanjang di Dunia, Punya Kemampuan Membau Khusus

Global
Aksi Penyelamatan Anak Kucing Baru Lahir yang Terjebak Badai di Utah Viral

Aksi Penyelamatan Anak Kucing Baru Lahir yang Terjebak Badai di Utah Viral

Global
Anggota Taliban Bunuh 100 Mantan Pasukan Keamanan Afghanistan

Anggota Taliban Bunuh 100 Mantan Pasukan Keamanan Afghanistan

Global
Toko Mainan di Lousiana Kehilangan Maskot Beruang Ikonik, Pelanggan Anak-anak Sedih Tak Terkira

Toko Mainan di Lousiana Kehilangan Maskot Beruang Ikonik, Pelanggan Anak-anak Sedih Tak Terkira

Global
Pasien Operasi Jantung Menangkan Lotre 1 Juta Dollar AS, Langsung 'Jantungan'

Pasien Operasi Jantung Menangkan Lotre 1 Juta Dollar AS, Langsung "Jantungan"

Global
Kisah Pria Dipenjara 16 Tahun, Dinyatakan Tak Bersalah Setelah Kasusnya Digarap Netflix

Kisah Pria Dipenjara 16 Tahun, Dinyatakan Tak Bersalah Setelah Kasusnya Digarap Netflix

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.