Kompas.com - 10/07/2021, 19:13 WIB
Pasukan keamanan dan warga sipil berdiri di dekat puing-piung setelah serangan bom mobil bunuh diri yang menargetkan komisaris polisi kota di Mogadishu, Somalia, meledak pada Sabtu (10/7/2021). Sedikitnya sembilan orang tewas dan lainnya terluka setelah ledakan besar itu. AP PHOTO/FARAH ABDI WARSAMEHPasukan keamanan dan warga sipil berdiri di dekat puing-piung setelah serangan bom mobil bunuh diri yang menargetkan komisaris polisi kota di Mogadishu, Somalia, meledak pada Sabtu (10/7/2021). Sedikitnya sembilan orang tewas dan lainnya terluka setelah ledakan besar itu.

MOGADISHU, KOMPAS.com – Sebuah bom mobil bunuh diri yang menargetkan iring-iringan kendaraan pemerintah meledak di ibu kota Somalia, Mogadishu, pada Sabtu (10/7/2021).

Ledakan bom bunuh diri tersebut menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai delapan lainnya sebagaimana dilansir The Guardian.

Dalam iring-iringan kendaraan pemerintah itu, terdapat seorang perwira tinggi Kepolisian Somalia, Farhan Mohamud. Dia adalah salah satu korban selamat.

Baca juga: Kelompok Teroris Serang 2 Pangkalan Militer Somalia

Kelompok teror Al-Shabaab mengaku sebagai dalang di balik ledakan bom mobil bunuh diri tersebut.

Seorang dokter di rumah sakit Medina, Mohamed Nur, mengatakan bahwa kemungkinan jumlah korban meninggal atau terluka jauh lebih besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Saya yakin jumlahnya lebih besar karena beberapa korban dilarikan ke rumah sakit lain, seperti milik swasta,” kata Nur.

Juru Bicara Kepolisian Somalia Sadiiq Dudishe mengatakan bahwa pelaku pengeboman menggunakan kendaraan bermuatan bahan peledak.

Baca juga: Angkatan Laut AS Sita Senjata Api Selundupan di Lepas Pantai Somalia

Dia menambahkan, pelaku sengaja menargetkan iring-iringan kendaraan pemerintah di sebuah persimpangan yang ramai di Mogadishu.

“Serangan itu menyebabkan kehancuran besar, korban dari polisi maupun warga sipil,” kata seorang saksi mata, Mire Adan, yang berada beberapa meter dari tempat kejadian.

“Seluruh area ini dipenuhi asap karena ledakan itu menyebabkan kebakaran dan saya melihat beberapa mayat, kebanyakan dari mereka adalah warga sipil,” kata saksi lain, Osman Adan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.