Pembunuhan Presiden Haiti: Warga AS dan Kolombia Diduga Terlibat

Kompas.com - 10/07/2021, 12:03 WIB
Tersangka dalam pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moise duduk di lantai dengan tangan diborgol setelah ditahan, di Direktorat Jenderal polisi di Port-au-Prince, Haiti, Kamis, 8 Juli 2021. AP PHOTO/JEAN MARC HERVE ABELARDTersangka dalam pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moise duduk di lantai dengan tangan diborgol setelah ditahan, di Direktorat Jenderal polisi di Port-au-Prince, Haiti, Kamis, 8 Juli 2021.

PORT-AU-PRINCE, KOMPAS.com - Dampak kekerasan dari pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moise terlihat pada Jumat (9/7/2021) di dekat kediaman pribadinya di ibukota Port-au-Prince.

Mobil-mobil yang terbakar habis, selongsong peluru bekas, noda darah dan dinding yang dipenuhi peluru adalah sisa-sisa baku tembak antara polisi dan beberapa tersangka pembunuh di Route de Kenscoff.

Baca juga: Pembunuhan Presiden Haiti dan Misteri yang Menyelimuti...

Pihak berwenang Haiti mengatakan kepada CNN bahwa tiga mobil yang terbakar adalah milik anggota kelompok bersenjata yang membunuh Moise, pada Rabu pagi (7/7/2021).

Kelompok bersenjata itu adalah "pembunuh profesional". Mereka terdiri dari lebih dari dua lusin orang, termasuk dua warga negara Amerika Serikat (AS) dan pensiunan anggota militer Kolombia, menurut pihak berwenang.

Semakin banyak rincian mulai muncul tentang orang-orang yang diduga membunuh Moise. Namun masih sedikit yang diketahui tentang tersangka dalang dan motivasi serangan itu.

Polisi sejauh ini menangkap 20 tersangka sehubungan dengan penembakan fatal tersebut. Perburuan massal di seluruh negeri sedang berlangsung untuk setidaknya lima tersangka tambahan.

Polisi sebelumnya mengatakan bahwa 28 orang dicurigai dalam pembunuhan itu.

Pada Jumat (8/7/2021), polisi menerbitkan daftar nama 19 tersangka yang telah ditangkap oleh pihak berwenang, yang menurut mereka termasuk 17 orang Kolombia dan dua orang Haiti-Amerika.

Tak lama kemudian, polisi mengumumkan bahwa seorang tersangka Kolombia tambahan telah ditangkap.

Baca juga: Inilah Momen Terduga Pembunuh Presiden Haiti Babak Belur Dihajar Massa

Lewat jalur udara dan darat

Berbicara kepada CNN Kamis malam (8/7/2021), Pierre mengidentifikasi dua orang AS yang ditangkap sebagai James Solages dan Joseph Vincent, keduanya dinaturalisasi menjadi warga negara AS dari Haiti.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Borong 3 Kapal Selam dari Jerman, Harganya Rp 48 Triliun

Israel Borong 3 Kapal Selam dari Jerman, Harganya Rp 48 Triliun

Global
Paha Mengalihkan Perhatian Sopir, Perempuan Uganda Dilarang Naik Truk di Kursi Depan

Paha Mengalihkan Perhatian Sopir, Perempuan Uganda Dilarang Naik Truk di Kursi Depan

Global
Temukan Surat Cinta Misterius di Mobil, Istri Campakkan Suami Saat Ulang Tahun Pernikahan

Temukan Surat Cinta Misterius di Mobil, Istri Campakkan Suami Saat Ulang Tahun Pernikahan

Global
Joe Biden Belum Berencana Cabut Tarif Barang-barang dari China

Joe Biden Belum Berencana Cabut Tarif Barang-barang dari China

Global
Madame Tussauds Pajang Patung Lilin Joe Biden dan Kamala Harris

Madame Tussauds Pajang Patung Lilin Joe Biden dan Kamala Harris

Global
Beijing Peringatkan Kapal Perang AS Pergi dari Laut China Selatan

Beijing Peringatkan Kapal Perang AS Pergi dari Laut China Selatan

Global
Peneliti Temukan Hubungan Genetik Hilangnya Indra Penciuman dan Perasa akibat Covid-19

Peneliti Temukan Hubungan Genetik Hilangnya Indra Penciuman dan Perasa akibat Covid-19

Global
Dilema Vaksinasi Covid-19 Anak di Brasil yang Terhalang Sikap Bolsonaro

Dilema Vaksinasi Covid-19 Anak di Brasil yang Terhalang Sikap Bolsonaro

Global
Badannya Berbulu Lebat, Perempuan Ini Diejek sebagai Chewbacca

Badannya Berbulu Lebat, Perempuan Ini Diejek sebagai Chewbacca

Global
Mantan PM Malaysia Kecewa MIT dan Tsinghua Buka Kampus di Indonesia

Mantan PM Malaysia Kecewa MIT dan Tsinghua Buka Kampus di Indonesia

Global
Tahun Pertama yang Sulit Bagi Presiden AS Joe Biden

Tahun Pertama yang Sulit Bagi Presiden AS Joe Biden

Global
Apakah Rusia Benar-benar Ingin Menginvasi Ukraina? Ini Kemungkinannya...

Apakah Rusia Benar-benar Ingin Menginvasi Ukraina? Ini Kemungkinannya...

Global
Media Australia Tunjuk Lokasi Jakarta di Bali Saat Beritakan Ibu Kota Baru Indonesia

Media Australia Tunjuk Lokasi Jakarta di Bali Saat Beritakan Ibu Kota Baru Indonesia

Global
Pangeran Andrew Hapus Media Sosialnya Setelah Gelarnya Dicopot karena Kasus Pelecehan Seksual

Pangeran Andrew Hapus Media Sosialnya Setelah Gelarnya Dicopot karena Kasus Pelecehan Seksual

Global
Biden Yakin Rusia Akan Serang Ukraina, Begini Prediksinya...

Biden Yakin Rusia Akan Serang Ukraina, Begini Prediksinya...

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.