Kompas.com - 09/07/2021, 17:35 WIB
Ilustrasi chat WhatsApp. Phone ArenaIlustrasi chat WhatsApp.

KOMPAS.com - WhatsApp adalah aplikasi perpesanan paling populer di dunia. Segalanya adalah WhatsApp.

Pekerjaan, hubungan, grup pertemanan, reuni, mantan, dan semuanya, memakai WhatsApp sebagai sarana penghubung.

Tapi ini sepertinya tak berlaku di Amerika Serikat.

Baca juga: Tak Perlu Blokir Kontak, Begini Cara Menyembunyikan Chat di WhatsApp

Menurut survei tahun 2019, hanya 16 persen orang AS yang aktif sebagai pengguna Whatsapp.

Tak heran, di film-film Holywood, jarang sekali dijumpai adegan yang memamerkan chat memakai WhatsApp.

Kebanyakan hanya memakai perpesanan biasa yang disediakan oleh ponsel pintar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengapa bisa seperti itu? Dilansir My Line, inilah penyebab orang AS jarang yang memakai WhatsApp.

Baca juga: Awas, Aplikasi ini Bisa Bikin Akun WhatsApp Anda Diblokir Permanen

Privasi

Privasi sangatlah penting bagi setiap orang. Tapi warga AS menganggap privasi sebagai prioritas utama.

Warga AS sangat memperhatikan privasi mereka, sekecil apapun. Mereka juga amat menjaga privasi orang lain.

Karena itu, fitur WhatsApp yang bisa membagikan lokasi atau menunjukkan bahwa pengguna sedang online, sepertinya tak cocok bagi mereka.

Meksipun WhatsApp selalu memperbarui layanan privasi mereka, tapi toh sama saja. Warga AS punya cara sendiri untuk chatting dan melakukan aktivitas perpesanan.

Baca juga: Cara Pakai Fitur Terbaru WhatsApp, Foto Hilang Sendiri Setelah Dilihat

Panggilan dan SMS Tanpa Batas

Satu hal yang jarang diketahui, kebanyakan ponsel orang AS memiliki kontrak dengan perusahaan seluler masing-masing.

Perusahaan ini biasanya menawarkan tarif datar untuk teks dan gratis untuk panggilan.

Di WhatsApp, hal ini juga bisa diperoleh secara gratis. Tapi, semua orang tahu bahwa untuk mengaksesnya, internet harus tersedia.

Nah, warga AS tak suka keribetan semacam ini. WiFi tentu tak tersedia di semua lokasi. Membeli paket data internet juga butuh biaya.

Karena itu mereka lebih memilih aplikasi pesan biasa. Lebih murah, mudah, dan privasi sangat terjaga.

Baca juga: Cara Kirim Foto di WhatsApp Tanpa Mengurangi Kualitas Aslinya

Sudah Ada Aplikasi Pesan Bawaan

Ponsel kebanyakan orang AS sudah punya aplikasi perpesanan bawaan, baik di iOS atau Android.

Pengguna iPhone di AS yang terbilang banyak, sudah mengunduh iMessage. Jadi mereka tak butuh aplikasi perpesanan lain.

Kebanyakan orang AS juga cenderung menyukai Facebook Messenger atau Skype, yang terhubung dengan akun mereka.

Itulah alasan mengapa orang AS jarang memakai WhatsApp. Jadi jangan heran mengapa di film-film, yang sering ditampilkan adalah aplikasi perpesanan biasa bawaan ponsel.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber my line
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.