Kompas.com - 08/07/2021, 06:34 WIB
Foto tanggal 7 Juli 2020 memperlihatkan Donald Trump ketika masih menjabat Presiden Amerika Serikat, menyimak acara National Dialogue on Safely Reopening America's Schools di East Room, Gedung Putih, Washington DC. AP PHOTO/ALEX BRANDONFoto tanggal 7 Juli 2020 memperlihatkan Donald Trump ketika masih menjabat Presiden Amerika Serikat, menyimak acara National Dialogue on Safely Reopening America's Schools di East Room, Gedung Putih, Washington DC.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Donald Trump mengatakan "Hitler melakukan banyak hal yang baik" kepada stafnya saat dia mengunjungi Eropa sebagai presiden AS pada 2018 silam.

Surat kabar The Guardian melaporkan pada Rabu (7/7/2021), yang mengutip sebuah buku menceritakan bahawa kepala staf Trump, John Kelly, terkejut oleh pernyataannya saat itu.

Baca juga: Nyanyikan Lagu Ulang Tahun Hitler, Tentara Jerman Dipecat

Percakapan itu diungkap dalam sebuah buku "Frankly, We Did Win This Election", karya Michael Bender dari surat kabar Inggris, The Wall Street Journal.

The Guardian mengatakan telah mendapatkan salinan buku itu sebelum diterbitkan pada pekan depan.

Trump dilaporkan membuat komentar saat Kelly memberinya impromptu tentang pelajaran sejarah selama kunjungan ke Eropa pada 2018, untuk memperingati berakhirnya Perang Dunia I.

Baca juga: Buku Hitler dan Senjata Ditemukan di Rumah Pelaku Penamparan Presiden Perancis

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut buku itu, Kelly "mengingatkan presiden negara mana yang berada di pihak mana selama konflik" dan "menghubungkan pokok-pokok dari Perang Dunia I ke Perang Dunia II serta semua kekejaman Hitler".

"Ya, Hitler melakukan banyak hal baik," kata Trump saat itu seeprti yang dilansir dari AFP pada Rabu (7/7/2021).

Kelly dilaporkan "mengatakan kepada presiden bahwa dia salah, tetapi Trump tidak terpengaruh", menekankan pemulihan ekonomi Jerman di bawah Hitler selama 1930-an.

Baca juga: Pemburu Harta Karun Incar 48 Peti Emas Peninggalan Hitler dan Antek Nazi

"Kelly mengingatkannya lagi," tulis Bender seperti yang dikutip The Guardian, "dan berpendapat bahwa rakyat Jerman akan lebih baik miskin dari pada menjadi sasaran genosida Nazi."

Kelly mengatakan kepada Trump, bahkan jika klaimnya tentang ekonomi Jerman di bawah Nazi benar, "Anda tidak akan pernah bisa mengatakan apa pun yang mendukung Adolf Hitler. Anda tidak bisa."

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Adolf Hitler Meninggal Bunuh Diri Usai 36 Jam Menikah

The Guardian mengatakan Bender telah mewawancarai Trump sejak dia kalah dalam pemilihan ppresiden pada November 2020 dan mantan presiden itu membantah membuat pernyataan tentang Hitler.

Kelly, mantan jenderal Korps Marinir yang meninggalkan Gedung Putih pada awal 2019, telah membuat sejumlah komentar kritis tentang Trump setelah serangan 6 Januari di US Capitol oleh para pendukung mantan presiden.

Baca juga: [Cerita Dunia] 25 Tahun Hari Korban Kejahatan Nazi Hitler


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pemilu Jerman, Turki Sangat Kehilangan Angela Merkel Sang Pelindung

Jelang Pemilu Jerman, Turki Sangat Kehilangan Angela Merkel Sang Pelindung

Global
Tunangan Gabby Petito Terus Diburu, Imbalan Rp 427 Juta bagi yang Memiliki Informasi

Tunangan Gabby Petito Terus Diburu, Imbalan Rp 427 Juta bagi yang Memiliki Informasi

Global
16 Distrik di India Matikan Internet Saat Ujian Guru agar Tak Ada yang 'Nyontek'

16 Distrik di India Matikan Internet Saat Ujian Guru agar Tak Ada yang "Nyontek"

Global
Misteri Kota Orang Mati, Tempat 10.000 Mayat Dikubur bersama Barang-barang Mereka

Misteri Kota Orang Mati, Tempat 10.000 Mayat Dikubur bersama Barang-barang Mereka

Global
Najib Razak Makin Aktif, Akankah 'Comeback' ke Politik Malaysia?

Najib Razak Makin Aktif, Akankah "Comeback" ke Politik Malaysia?

Global
Pemilihan PM Jepang: 4 Calon Bertarung, Siapa Pengganti Yoshihide Suga?

Pemilihan PM Jepang: 4 Calon Bertarung, Siapa Pengganti Yoshihide Suga?

Global
Sempat Ramaikan Dunia Maya, Inilah Kisah Asal-usul Meme

Sempat Ramaikan Dunia Maya, Inilah Kisah Asal-usul Meme

Global
Yao Ming, Pebasket China yang Tertawanya Jadi Bahan Meme Ikonik

Yao Ming, Pebasket China yang Tertawanya Jadi Bahan Meme Ikonik

Global
9 Kisah Ramalan Sejarah dari Kerajaan China Kuno hingga Napoleon III

9 Kisah Ramalan Sejarah dari Kerajaan China Kuno hingga Napoleon III

Internasional
Tentara Wanita AS Dapat Serangan dari Sekelompok Pria Afghanistan di Kamp Pengungsi

Tentara Wanita AS Dapat Serangan dari Sekelompok Pria Afghanistan di Kamp Pengungsi

Global
Penyelam Amatir Temukan Harta Karun Peninggalan Kekaisaran Romawi saat Bersihkan Sampah Dasar Laut

Penyelam Amatir Temukan Harta Karun Peninggalan Kekaisaran Romawi saat Bersihkan Sampah Dasar Laut

Global
Serial Ultraman Tiga Dilarang Tayang di China karena 'Terlalu Kasar'

Serial Ultraman Tiga Dilarang Tayang di China karena "Terlalu Kasar"

Global
Gilgamesh, Sosok Dua Per Tiga Dewa dari Mesopotamia Kuno

Gilgamesh, Sosok Dua Per Tiga Dewa dari Mesopotamia Kuno

Global
Black Hole Bermassa 100 Miliar Matahari, Hal Terberat di Semesta?

Black Hole Bermassa 100 Miliar Matahari, Hal Terberat di Semesta?

Global
Siapa Xu Jiayin Pendiri Evergrande, Pengembang Properti yang Berutang Rp 4,2 Kuadriliun

Siapa Xu Jiayin Pendiri Evergrande, Pengembang Properti yang Berutang Rp 4,2 Kuadriliun

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.