Kematian akibat Covid-19 di Seluruh Dunia Capai 4 Juta, WHO: Tragis

Kompas.com - 08/07/2021, 05:34 WIB
Petugas dan keluarga saat melakukan pemularasan jenazah pasien Covid-19 di Bogor, Jawa Barat, Rabu (7/7/2021). Pasien meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bekerja sama dengan Polresta Bogor Kota menyediakan nomor hotline (WhatsApp) untuk penanganan jenazah pasien Covid-19 saat isolasi mandiri dengan nomor 0811-1173-165. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas dan keluarga saat melakukan pemularasan jenazah pasien Covid-19 di Bogor, Jawa Barat, Rabu (7/7/2021). Pasien meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bekerja sama dengan Polresta Bogor Kota menyediakan nomor hotline (WhatsApp) untuk penanganan jenazah pasien Covid-19 saat isolasi mandiri dengan nomor 0811-1173-165.

JENEWA, KOMPAS.com – Pada Rabu (7/7/2021), tercatat ada empat juta orang di seluruh dunia yang meninggal dunia akibat Covid-19.

Total jumlah tersebut terhitung sejak virus SARS-CoV-2 pertama kali terdeteksi di Wuhan, China, pada Desember 2019.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, jumlah korban meninggal akibat virus corona tersebut sebagai tonggak tragis.

Baca juga: WHO Umumkan Obat Kedua untuk Perawatan Pasien Covid-19 yang Sakit Parah

WHO menambahkan, jumlah korban meninggal akibat Covid-19 sebenarnya mungkin saja jauh lebih tinggi sebagaimana dilansir AFP.

Pengumuman jumlah kematian akibat Covid-19 tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers di markas WHO di Jenewa, Swiss.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dunia berada pada titik berbahaya dalam pandemi ini. Kita baru saja melewati tonggak tragis dari empat juta kematian Covid-19 yang tercatat," kata Tedros.

Dalam kesempatan itu, Tedros juga menyentil sejumlah negara yang bersantai seolah-olah pandemi sudah berakhir karena sudah banyak memvaksinasi warganya.

Baca juga: WHO Minta Negara Pakai Semua Vaksin Covid-19 yang Sudah Disahkan

Negara-negara tersebut, sambung Tedros, melonggarkan protokol kesehatan yang seharusnya masih diterapkan dengan ketat.

Di sisi lain, dia memperingatkan bahwa ada banyak negara-negara lain yang mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang sangat tajam sehingga rumah sakit kewalahan.

Tedros menuturkan lonjakan kasus tersebut disebabkan karena adanya varian virus corona yang bisa menyebar begitu cepat dan ketidaksetaraan dalam akses ke vaksin.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

16 Distrik di India Matikan Internet Saat Ujian Guru agar Tak Ada yang 'Nyontek'

16 Distrik di India Matikan Internet Saat Ujian Guru agar Tak Ada yang "Nyontek"

Global
Misteri Kota Orang Mati, Tempat 10.000 Mayat Dikubur bersama Barang-barang Mereka

Misteri Kota Orang Mati, Tempat 10.000 Mayat Dikubur bersama Barang-barang Mereka

Global
Najib Razak Makin Aktif, Akankah 'Comeback' ke Politik Malaysia?

Najib Razak Makin Aktif, Akankah "Comeback" ke Politik Malaysia?

Global
Pemilihan PM Jepang: 4 Calon Bertarung, Siapa Pengganti Yoshihide Suga?

Pemilihan PM Jepang: 4 Calon Bertarung, Siapa Pengganti Yoshihide Suga?

Global
Sempat Ramaikan Dunia Maya, Inilah Kisah Asal-usul Meme

Sempat Ramaikan Dunia Maya, Inilah Kisah Asal-usul Meme

Global
Yao Ming, Pebasket China yang Tertawanya Jadi Bahan Meme Ikonik

Yao Ming, Pebasket China yang Tertawanya Jadi Bahan Meme Ikonik

Global
9 Kisah Ramalan Sejarah dari Kerajaan China Kuno hingga Napoleon III

9 Kisah Ramalan Sejarah dari Kerajaan China Kuno hingga Napoleon III

Internasional
Tentara Wanita AS Dapat Serangan dari Sekelompok Pria Afghanistan di Kamp Pengungsi

Tentara Wanita AS Dapat Serangan dari Sekelompok Pria Afghanistan di Kamp Pengungsi

Global
Penyelam Amatir Temukan Harta Karun Peninggalan Kekaisaran Romawi saat Bersihkan Sampah Dasar Laut

Penyelam Amatir Temukan Harta Karun Peninggalan Kekaisaran Romawi saat Bersihkan Sampah Dasar Laut

Global
Serial Ultraman Tiga Dilarang Tayang di China karena 'Terlalu Kasar'

Serial Ultraman Tiga Dilarang Tayang di China karena "Terlalu Kasar"

Global
Gilgamesh, Sosok Dua Per Tiga Dewa dari Mesopotamia Kuno

Gilgamesh, Sosok Dua Per Tiga Dewa dari Mesopotamia Kuno

Global
Black Hole Bermassa 100 Miliar Matahari, Hal Terberat di Semesta?

Black Hole Bermassa 100 Miliar Matahari, Hal Terberat di Semesta?

Global
Siapa Xu Jiayin Pendiri Evergrande, Pengembang Properti yang Berutang Rp 4,2 Kuadriliun

Siapa Xu Jiayin Pendiri Evergrande, Pengembang Properti yang Berutang Rp 4,2 Kuadriliun

Global
Apa Itu Sirine Pertahanan Sipil dan Fungsinya di Masa Kini?

Apa Itu Sirine Pertahanan Sipil dan Fungsinya di Masa Kini?

Global
Bela Barenyi, Penemu Sistem Keselamatan Mobil  yang Berjasa

Bela Barenyi, Penemu Sistem Keselamatan Mobil yang Berjasa

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.