WHO Umumkan Obat Kedua untuk Perawatan Pasien Covid-19 yang Sakit Parah

Kompas.com - 07/07/2021, 20:35 WIB
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, berbicara dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Dalam Negeri dan Kesehatan Swiss, Alain Berset (tidak ada di foto), sebelum menandatangani BioHub Initiative di laboratorium Spiez, jelang pembukaan Majelis Kesehatan Dunia ke-74 di markas besar WHO, Jenewa, Swiss, pada Senin (24/5/2021). KEYSTONE/LAURENT GILLIERON via AP PHOTODirektur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, berbicara dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Dalam Negeri dan Kesehatan Swiss, Alain Berset (tidak ada di foto), sebelum menandatangani BioHub Initiative di laboratorium Spiez, jelang pembukaan Majelis Kesehatan Dunia ke-74 di markas besar WHO, Jenewa, Swiss, pada Senin (24/5/2021).

JENEWA, KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menambahkan obat penghambat reseptor interleukin-6, ke dalam daftar obat perawatan yang diharapkan dapat menyelamatkan pasien Covid-19.

Itu merupakan obat kedua yang direkomendasikan WHO efektif melawan penyakit ini, saat pandemi terus meningkat di seluruh dunia.

Baca juga: WHO Minta Negara Pakai Semua Vaksin Covid-19 yang Sudah Disahkan

WHO mengatakan obat-obatan bekerja sangat baik bila digunakan bersama corticosteroids, yang direkomendasikan oleh WHO pada September 2020.

"Obat-obatan ini menawarkan harapan bagi pasien dan keluarga yang menderita dampak buruk dari Covid-19 yang parah dan kritis," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah pernyataan melansir Al Jazeera pada Rabu (7/7/2021).

Pasien dengan kasus Covid-19 yang parah sering menderita reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh, dan obat interleukin-6 (tocilizumab dan sarilumab) bertindak untuk menekan reaksi berlebihan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

WHO mengatakan uji coba menunjukkan bahwa pemberian obat ini mengurangi kemungkinan kematian sebesar 13 persen, dibandingkan dengan perawatan standar.

Artinya, dengan penggunaan interleukin-6 diharap akan ada 15 kematian lebih sedikit per seribu pasien, atau sekitar 28 kematian lebih sedikit untuk setiap seribu pasien sakit kritis.

Dengan obat ini, kemungkinan pasien yang sakit parah dan kritis yang memakai ventilator berkurang 28 persen, dibandingkan dengan perawatan standar.

Rekomendasi itu muncul ketika negara-negara di seluruh dunia termasuk Afrika Selatan, Indonesia, dan Bangladesh memerangi gelombang baru virus yang menghancurkan, dipicu oleh varian Delta yang pertama kali muncul di India.

Baca juga: WHO Peringatkan Pemantauan Lebih Ketat Euro 2020 Saat Ada Lonjakan Kasus Covid-19

WHO masih berupaya untuk menghapus perlindungan paten pada vaksin Covid-19 untuk meningkatkan akses bagi negara-negara miskin.

Halaman:
Baca tentang

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siapa David Amess, Anggota Parlemen Inggris yang Tewas Ditusuk?

Siapa David Amess, Anggota Parlemen Inggris yang Tewas Ditusuk?

Global
Para Guru di Inggris Khawatir Bocah-bocah SD Peragakan Adegan Kekerasan Film Squid Game

Para Guru di Inggris Khawatir Bocah-bocah SD Peragakan Adegan Kekerasan Film Squid Game

Global
POPULER GLOBAL: China Tak Perlu Perang Rebut Taiwan | David Amess Tewas Ditusuk

POPULER GLOBAL: China Tak Perlu Perang Rebut Taiwan | David Amess Tewas Ditusuk

Global
Seorang Polisi Inggris Dipecat karena Tidak Jujur Bayar Camilan di Kantin Amal

Seorang Polisi Inggris Dipecat karena Tidak Jujur Bayar Camilan di Kantin Amal

Global
Penelitian: Iklim di Amazon pada 2500 Diramalkan Berubah Jadi Tandus

Penelitian: Iklim di Amazon pada 2500 Diramalkan Berubah Jadi Tandus

Global
Anggota Parlemen Inggris David Amess Tewas Ditusuk Saat Acara

Anggota Parlemen Inggris David Amess Tewas Ditusuk Saat Acara

Global
Dapat 6.000 Tanda Tangan, Petisi Orang Belum Divaksin Boleh Masuk Mal Singapura Hilang

Dapat 6.000 Tanda Tangan, Petisi Orang Belum Divaksin Boleh Masuk Mal Singapura Hilang

Global
Putin: 2.000 Anggota ISIS Berkumpul di Afghanistan Utara, Akan Menyamar Jadi Pengungsi

Putin: 2.000 Anggota ISIS Berkumpul di Afghanistan Utara, Akan Menyamar Jadi Pengungsi

Global
Payudara dan Pantatnya Disebut Kebesaran, Atlet Ini Gugat Nike dan Mantan Pelatihnya Rp 281 Miliar

Payudara dan Pantatnya Disebut Kebesaran, Atlet Ini Gugat Nike dan Mantan Pelatihnya Rp 281 Miliar

Global
Bom Masjid Meledak di Kandahar Afghanistan, 16 Orang Tewas

Bom Masjid Meledak di Kandahar Afghanistan, 16 Orang Tewas

Global
Profil Kassym-Jomart Tokayev, Presiden Kazakhstan

Profil Kassym-Jomart Tokayev, Presiden Kazakhstan

Internasional
Mengenal Pitch Drop, Eksperimen Laboratorium Terlama di Dunia

Mengenal Pitch Drop, Eksperimen Laboratorium Terlama di Dunia

Internasional
Mengenal Tamahagane, Logam Khusus Pembuat Samurai Jepang

Mengenal Tamahagane, Logam Khusus Pembuat Samurai Jepang

Internasional
Kisah This Man: Wajah Pria yang Muncul di Mimpi 2.000 Orang

Kisah This Man: Wajah Pria yang Muncul di Mimpi 2.000 Orang

Internasional
Bigfoot, Sejarah dan Mitosnya

Bigfoot, Sejarah dan Mitosnya

Internasional

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.