Kompas.com - 04/07/2021, 11:07 WIB
Anggota pasukan Israel membidikkan senjatanya ke arah pendemo Palestina saat aksi protes menentang rencana Israel menganeksasi bagian wilayah pendudukan Tepi Barat, di Kafr Qaddum dekat Nablus, Jumat (3/7/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Mohamad Torokman/pras/djo ANTARA FOTO/REUTERS/MOHAMAD TOROKMANAnggota pasukan Israel membidikkan senjatanya ke arah pendemo Palestina saat aksi protes menentang rencana Israel menganeksasi bagian wilayah pendudukan Tepi Barat, di Kafr Qaddum dekat Nablus, Jumat (3/7/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Mohamad Torokman/pras/djo

RAMALLAH, KOMPAS.com – Seorang pria Palestina berusia 20 tahun dibunuh oleh pasukan Israel di Tepi Barat pada Sabtu (3/7/2021).

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, pemuda itu berasal dari desa Qusra yang terletak di dekat kota besar Nablus.

Militer Israel mengatakan, pria Palestina itu awalnya melemparkan alat peledak ke arah mereka dari atap.

Baca juga: Kapal Kargo Israel Dihantam Senjata Tak Dikenal di Samudera Hindia

Sebagai tanggapannya, militer Israel membalas pria tersebut dengan menembaknya sebagaimana dilansir DW.

Kantor berita Palestina, WAFA, melaporkan bahwa pria Palestina itu tewas setelah ditembak di bagian dada.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Militer Israel menambahkan, terjadi konfrontasi disertai kekerasan antara pemukim Israel dan warga Palestina di sebelah Qusra pada Jumat (2/7/2021).

Kedua belah pihak dilaporkan saling melempar batu.

Baca juga: Israel Kebakaran akibat Serangan Balon Pembakar dari Gaza

Warga Palestina kerap berdemonstrasi menentang perluasan pemukiman Israel di Tepi Barat, yang dianggap ilegal menurut hukum internasional.

Bentrokan pada Jumat terjadi setelah kabinet Israel di bawah Perdana Menteri Naftali Bennett memaksa pemukim Yahudi meninggalkan pemukiman Eviatar di dekat Nablus.

Bennett mengatakan, bangunan dan infrastruktur pemukiman di wilayah tersebut akan diubah menjadi pangkalan militer Israel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kematian di AS karena Covid-19 telah Melampaui Pandemi Flu Spanyol 1918

Kematian di AS karena Covid-19 telah Melampaui Pandemi Flu Spanyol 1918

Global
PM Australia Hubungi Presiden Jokowi, Berusaha Tenangkan Indonesia soal Kapal Selam Nuklir

PM Australia Hubungi Presiden Jokowi, Berusaha Tenangkan Indonesia soal Kapal Selam Nuklir

Global
Akademisi Terkemuka China: Australia Akan Jadi Target Perang Nuklir

Akademisi Terkemuka China: Australia Akan Jadi Target Perang Nuklir

Global
Trump Klaim Mendengar Kabar Ada Kantong Mayat di Lab Wuhan sebelum China Umumkan Kasus Covid-19

Trump Klaim Mendengar Kabar Ada Kantong Mayat di Lab Wuhan sebelum China Umumkan Kasus Covid-19

Global
Taliban Umumkan Pejabat Pemerintahannya, Lagi-lagi Tak Ada Perempuan

Taliban Umumkan Pejabat Pemerintahannya, Lagi-lagi Tak Ada Perempuan

Global
Tiga Ton Heroin dari Afghanistan Disita India setelah Taliban Berkuasa, Nilainya Puluhan Triliun

Tiga Ton Heroin dari Afghanistan Disita India setelah Taliban Berkuasa, Nilainya Puluhan Triliun

Global
Duduki Punggung Orang Saat Menunggu Kereta, Gadis Ini Dihujani Kritik Netizen

Duduki Punggung Orang Saat Menunggu Kereta, Gadis Ini Dihujani Kritik Netizen

Global
Seorang Pria Mengaku Unggah Foto Istrinya Berhubungan Seks dengan Atasannya di Facebook

Seorang Pria Mengaku Unggah Foto Istrinya Berhubungan Seks dengan Atasannya di Facebook

Global
PBB Peringatkan Korea Utara Memulai Kembali Program Nuklir dengan Kecepatan Penuh

PBB Peringatkan Korea Utara Memulai Kembali Program Nuklir dengan Kecepatan Penuh

Global
Beli Sperma dari Aplikasi, Ibu Ini Lahirkan 'Bayi Online'

Beli Sperma dari Aplikasi, Ibu Ini Lahirkan "Bayi Online"

Global
Pegawai Afghanistan Berbulan-bulan Tak Gajian, Ini Janji Taliban

Pegawai Afghanistan Berbulan-bulan Tak Gajian, Ini Janji Taliban

Global
Isian di Dagangannya Sedikit, Penjual Kue Tradisional Jepang Ini Minta Maaf

Isian di Dagangannya Sedikit, Penjual Kue Tradisional Jepang Ini Minta Maaf

Global
Dilarang Masuk Restoran karena Belum Vaksin, Presiden Brasil Kepergok Makan Berdiri di Pinggir Jalan AS

Dilarang Masuk Restoran karena Belum Vaksin, Presiden Brasil Kepergok Makan Berdiri di Pinggir Jalan AS

Global
Dikira Dicakar Kucing, Pria Ini Ternyata Ditembak saat Tidur

Dikira Dicakar Kucing, Pria Ini Ternyata Ditembak saat Tidur

Global
Taliban Berjanji Perempuan Bakal Kembali ke Sekolah Secepatnya

Taliban Berjanji Perempuan Bakal Kembali ke Sekolah Secepatnya

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.