Kompas.com - 04/07/2021, 10:42 WIB
Ilustrasi Kebakaran Hutan. ShutterstockIlustrasi Kebakaran Hutan.

OTTAWA, KOMPAS.com – Gelombang panas di Kanada membuat kebakaran di 170 titik di provinsi British Columbia (BC) menjadis semakin hebat pada Sabtu (3/7/2021).

Militer Kanada diterjunkan untuk membantu memerangi kobaran api dan mengevakuasi warga dari kota-kota yang terkena dampak.

Baca juga: Gelombang Panas Kanada Sebabkan 90 Persen Desa Lytton Kebakaran

Mayoritas dari kebakaran tersebut mulanya disebabkan sambaran petir. Kobaran api semakin besar karena adanya gelombang panas yang berlangsung selama beberapa hari terakhir.

"Kami melihat kira-kira ada 12.000 sambaran petir kemarin," kata pejabat British Columbia Wildfire Service Cliff Chapman kepada CBC pada Sabtu.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berjanji untuk bekerja sama dengan pemerintah British Columbia untuk menanggapi ancaman tersebut sebagaimana dilansir DW.

Baca juga: Gelombang Panas Kanada Tewaskan Hampir 500 Orang dalam 5 Hari

Kota dilalap api

Lytton, sebuah kota kecil di provinsi British Columbia, hampir habis dilalap kobaran api. Kota ini mencatat rekor suhu tinggi 49,6 derajat Celsius awal pekan ini.

"Sekolah-sekolah terbakar, rumah-rumah terbakar, stasiun ambulans, rumah sakit juga," kata seorang reporter lokal Emad Agahi kepada DW.

Baca juga: UPDATE: Korban Tewas Terkait Gelombang Panas Kanada Capai 230 Orang

Dia mengatakan, kota Lytton masih "berbahaya" hingga menyulitkan pihak berwenang untuk datang dan mendata jumlah korban tewas.

Seorang ilmuwan iklim di Breakthrough Institute Zeke Hausfather mengatakan kepada DW bahwa perubahan iklim memperburuk gelombang panas di provinsi tersebut.

"Perubahan iklim membuat gelombang panas jauh lebih parah daripada sebelum terjadi perubahan iklim," kata Hausfather.

Baca juga: Cerita Dokter AS Tangani Korban Gelombang Panas: Kondisinya Mirip Awal Pandemi Covid-19

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.