Mahathir Ungkap Penyesalan Mundur sebagai PM Malaysia pada 2003

Kompas.com - 03/07/2021, 14:46 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad berpose setelah mendapatkan vaksin Covid-19 di Langkawi, Minggu, 7 Maret 2021. FREE MALAYSIA TODAYMantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad berpose setelah mendapatkan vaksin Covid-19 di Langkawi, Minggu, 7 Maret 2021.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyiratkan penyesalan mundur dari jabatannya pada 2003 silam.

Politisi berjuluk Dr M itu menyatakan, saat ini "Negeri Jiran" menjadi negara kleptokrasi karena dipimpin pencuri.

Karena itu, dia mengatakan, dia tentu akan bertahan di posisinya jika saja tahu Malaysia tidak dipimpin dengan benar.

Baca juga: Mahathir Mohamad Desak Raja Malaysia Cabut Darurat Nasional

Takkan mundur jika dia bisa melihat masa depan

Berbicara dalam Asian Leadership Conference pada 30 Juni, Mahathir Mohamad menyampaikan seluruh pemikirannya.

Dikutip The Vibes, Dr M mengaku mundur sebagai PM Malaysia adalah keputusan paling tidak menyenangkan dalam karier politiknya.

Namun, dia merujuk kepada pengunduran dirinya pada 2003, setelah 22 tahun memimpin "Negeri Jiran".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilansir Mothership, Jumat (2/7/2021), dia tidak membahas pengunduran diri pada Februari 2020, yang menyebabkan Malaysia jatuh dalam krisis politik.

Dr M menerangkan, dia mengira penerusnya bakal mengembangkan negara. Namun, ternyata pemikirannya salah.

Baca juga: Kemenlu Benarkan Satu WNI Terlibat Rencana Pembunuhan terhadap Eks PM Malaysia Mahathir Mohamad

"Sayangnya, mereka berubah 180 derajat. Mereka menggunakan kepemimpinan yang mereka dapatkan untuk tujuan tidak baik," kata dia.

Mantan PM berusia 95 tahun tersebut sama sekali tidak menyebutkan nama perdana menteri yang dia anggap ngawur itu.

Meski begitu, penyesalannya saat mengumumkan mundur pada 2003 bukan pertama kali dia ungkapkan kepada publik.

Baca juga: WNI Hendak Bunuh Mahathir, Terlibat ISIS dan Akan Serang Menteri Lain Juga

Dalam wawancara Februari lalu, Mahathir membantah punya masalah pribadi dengan suksesornya, Abdullah Badawi dan Najib Razak.

Dr M menegaskan, dia akan tetap mendukung para penerusnya selama mereka membawa Malaysia ke arah kemajuan.

Namun, dalam pandangannya, Badawi dan Najib malah menimbulkan kegelisahan di antara masyarakat.


Sumber Mothership
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.