Kompas.com - 02/07/2021, 21:16 WIB
MRT Singapura melintas di distrik komersial Tanjong Pagar, Kamis malam (1/7/2021). Singapura saat ini sedang berada dalam transisi memasuki new normal hidup berdampingan dengan Covid-19 KOMPAS.com/ERICSSENMRT Singapura melintas di distrik komersial Tanjong Pagar, Kamis malam (1/7/2021). Singapura saat ini sedang berada dalam transisi memasuki new normal hidup berdampingan dengan Covid-19

SINGAPURA, KOMPAS.com - Singapura sedang menyiapkan rencana hidup berdampingan dengan Covid-19, karena menilai penyakit itu tidak akan lenyap.

"Negeri Singa" pun merancang blueprint atau cetak biru tentang tata cara bagaimana warganya dapat hidup bersama Covid-19.

Namun yang perlu dipahami, Singapura memiliki dasar-dasar tertentu mengapa berani menerapkan kebijakan tersebut, dan tidak semua negara bisa menirunya sekarang.

Baca juga: Singapura Persiapkan Rencana Hidup Bersama Covid-19

Berikut adalah tujuh faktor dan perbandingannya dengan negara-negara lain.

1. Vaksinasi gencar

Singapura sedang aktif menggencarkan vaksinasi dengan target dua pertiga warga menerima dosis pertama sampai 9 Agustus 2021.

Data hingga 27 Juni 2021 menunjukkan, 80,000 warga Singapura divaksinasi tiap hari, dan terbukti dapat mengurangi angka infeksi serta penyebaran Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mayoritas penerima vaksin Covid-19 di Singapura juga tidak menunjukan gejala atau hanya mengalami gejala ringan.

Warga Singapura rencananya akan divaksinasi rutin dari tahun ke tahun, dengan demikian penerbangan internasional ditargetkan dapat beroperasi kembali.

Warga yang sudah divaksin tidak perlu lagi menjalani karantina sepanjang hasil tes Covid-19 negatif, juga bisa kembali berkumpul dalam jumlah besar tanpa harus menjaga jarak.

Petugas medis memakai APD memeriksa pasien Covid-19 di ICU rumah sakit Machakos County Level-5 di Kenya, Kamis (17/6/2021).AP PHOTO/BRIAN INGANGA Petugas medis memakai APD memeriksa pasien Covid-19 di ICU rumah sakit Machakos County Level-5 di Kenya, Kamis (17/6/2021).
Situasi sebaliknya terjadi di Afrika.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.