Sepekan Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Kondominium Runtuh di AS Capai 18 Orang

Kompas.com - 02/07/2021, 14:44 WIB
Tim SAR bersama pemadam kebakaran Miami Dade melakukan operasi pencarian di apartemen yang ambruk sebagian di Surfside, Miami, Florida, Amerika Serikat, pada Kamis (24/6/2021). Hingga Jumat pagi (25/6/2021) dilaporkan satu orang tewas dan 99 korban hilang. AFP PHOTO/CHANDAN KHANNATim SAR bersama pemadam kebakaran Miami Dade melakukan operasi pencarian di apartemen yang ambruk sebagian di Surfside, Miami, Florida, Amerika Serikat, pada Kamis (24/6/2021). Hingga Jumat pagi (25/6/2021) dilaporkan satu orang tewas dan 99 korban hilang.

SURFSIDE, KOMPAS.com – Sebanyak 18 orang dinyatakan tewas pasca-runtuhnya sebuah kondominium di Amerika Serikat (AS) yang terjadi pekan lalu.

Kondominium di Surfside, Miami-Dade County, Florida, AS tersebut runtuh pada 24 Juni. Pada Rabu (1/7/2021), tim penyelamat menemukan enam jenazah baru.

Pihak berwenang menyebutkan, seratusan orang dikhawatirkan masih terperangkap di bawah puing-puing kondominium Champlain Towers South tersebut sebagaimana dilansir Reuters.

Baca juga: Kondominium AS yang Runtuh Sebagian Dapat Peringatan “Kerusakan Struktur Kolam Renang” sejak 2018

Wali Kota Miami-Dade County Daniella Levine Cava mengatakan, dua dari 18 korban tewas adalah anak-anak, masing-masing berusia 10 dan 4 tahun.

“Komunitas kita, bangsa kita, dan dunia, semuanya menyampaikan dukacita kepada keluarga-keluarga yang kehilangan orang-orang terkasihnya,” kata Levine Cava.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tim penyelamat masih berupaya menyelamatkan para korban yang terjebak di bawah reruntuhan. Para pejabat masih berharap bisa menemukan korban selamat.

Dalam sebuah wawancara, Wali Kota Surfside Charles Burkett berjanji kepada keluarga bahwa tim penyelamat tidak akan meninggalkan siapa pun.

Baca juga: Kondominium di AS Runtuh, 156 Orang Masih Hilang dan 5 Tewas

"Kami belum sampai bawah. Kami tidak tahu apa yang ada di bawah sana," kata Burkett.

"Kami tidak akan membuat keputusan yang sewenang-wenang untuk menghentikan pencarian orang yang mungkin masih hidup di reruntuhan itu," tutur Burkett.

Dia menambahkan, upaya penncarian yang hampir berlangsung selama sepekan telah menunjukkan kemajuan.

Halaman:

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.