Hidup Bersama Covid-19, Warga Singapura Mungkin Bisa ke Luar Negeri Lagi Akhir 2021

Kompas.com - 02/07/2021, 09:52 WIB
Suasana terminal kedatangan Bandara Internasional Changi, Singapura yang diambil pada bulan Maret 2021. Sejak menyebarnya Covid-19 pada awal tahun 2020, penerbangan komersial yang selalu ramai di Bandara Internasional Changi mati suri. AGENCE FRANCE PRESSE VIA GETTY IMAGES/ROSLAN RAHMAN Suasana terminal kedatangan Bandara Internasional Changi, Singapura yang diambil pada bulan Maret 2021. Sejak menyebarnya Covid-19 pada awal tahun 2020, penerbangan komersial yang selalu ramai di Bandara Internasional Changi mati suri.

SINGAPURA, KOMPAS.com – Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung menyampaikan, warga Singapura kemungkinan bisa kembali berlibur ke luar negeri pada akhir 2021.

Sebab, warga yang sudah divaksin tidak perlu menjalani karantina sepanjang hasil tes Covid-19 negatif.

Hal tersebut disampaikan Ong saat Pemerintah Singapura merinci lebih jauh blueprint atau cetak biru untuk hidup berdampingan dengan Covid-19. dalam wawancara eksklusif dengan The Straits Times, Kamis (1/7/2021).

Baca juga: New Normal Singapura: Gejala Ringan Covid-19 Cukup Isoman di Rumah

Sejak menyebarnya Covid-19 pada awal 2020, penerbangan komersial yang selalu ramai di Bandara Internasional Changi mati suri.

Warga Singapura dan Permanent Resident yang terbang ke luar negeri, harus menjalani sejumlah protokol kesehatan yang ketat ketika kembali ke "Negeri Merlion”.

Salah satu peraturan adalah menunjukan hasil PCR Covid-19 negatif yang diambil 72 jam sebelum penerbangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tes Covid-19 akan kembali dilakukan setibanya di Changi. Setelah itu menjalani kewajiban karantina selama 14 hari.

Pintu gerbang Singapura untuk turis-turis asing sendiri sejauh ini masih tertutup. "Negeri Singa” hanya mengizinkan turis dari tiga negara berisiko rendah yaitu China, Selandia Baru, dan Brunei Darussalam untuk plesiran ke Singapura.

Calon-calon negara tujuan

Negara-negara yang dapat menjadi tujuan wisata adalah yang telah terbukti berhasil mengendalikan penyebaran virus corona. Faktor krusial lain adalah angka vaksinasi di negara-negara tersebut.

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.