Kompas.com - 30/06/2021, 16:39 WIB

KOMPAS.com - Hong Kong dikenal sebagai "daerah istimewa" dari Republik Rakyat China.

Berbeda dengan sistem yang diterapkan di China, Hong Kong tidak berhaluan komunis, melainkan nasionalis-kapitalis.

Uang, pemerintahan, sampai paspor pun berbeda dengan China. Begitu pula kewarganegaraannya.

Tapi, Hong Kong bukanlah "negara dalam negara". Kota kecil ini merupakan hasil dari kebijakan China, yakni "One Country, Two System".

Baca juga: 30 Juni dalam Sejarah: Inggris Resmi Serahkan Hong Kong ke China

Inilah yang menyebabkan Hong Kong dan China berbeda. Meski begitu, keduanya bukanlah manifestasi dari "berbeda tapi tetap satu".

Justru sebaliknya, dengan banyak alasan, Hong Kong sebenarnya ingin menjadi negara sepenuhnya, lepas dari genggaman China.

Sebelumnya, Hong Kong memang masuk dalam wilayah kekuasaan Inggris, sebelum China mulai meributkannya.

Hal ini membuat Inggris akhirnya memutuskan menyerahkan Hong Kong pada China--meskipun masyarakat Hong Kong menolak keras, terbukti dengan meletuskan kerusuhan di Tianamen pada 1989.

Sebenarnya, PBB sudah mengatur mengenai wilayah Non-Self Governing. Implikasinya menyebut bahwa masyarakat Hong Kong berhak menentukan masa depannya sendiri.

Tapi hak veto China menghapus aturan ini pada 1972. Membuat Hong Kong semakin tertekan.

Baca juga: KISAH MISTERI: Teka-teki Tank Man, Penghadang Pasukan China di Lapangan Tiananmen

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Milisi Al-Shabaab Serang Hotel di Somalia, Para Pejabat Dikeluarkan lewat Jendela

Milisi Al-Shabaab Serang Hotel di Somalia, Para Pejabat Dikeluarkan lewat Jendela

Global
Piala Dunia: Federasi Sepak Bola AS Sempat Hilangkan Lambang Bendera Iran di Media Sosial

Piala Dunia: Federasi Sepak Bola AS Sempat Hilangkan Lambang Bendera Iran di Media Sosial

Global
Kritik Keras Rezim Iran, Keponakan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei Ditangkap

Kritik Keras Rezim Iran, Keponakan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei Ditangkap

Global
Rangkuman Hari Ke-277 Serangan Rusia ke Ukraina: Dnipropetrovsk Digempur 5 Serangan Moskwa, Salju Turun di Kyiv

Rangkuman Hari Ke-277 Serangan Rusia ke Ukraina: Dnipropetrovsk Digempur 5 Serangan Moskwa, Salju Turun di Kyiv

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Anwar Ibrahim Jadi PM Baru Malaysia| Misteri Sekawanan Domba di China Berjalan Melingkar

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Anwar Ibrahim Jadi PM Baru Malaysia| Misteri Sekawanan Domba di China Berjalan Melingkar

Global
Seorang Pria Bertahan 32 Jam Terombang-ambing di Laut Setelah Jatuh dari Kapal Pesiar

Seorang Pria Bertahan 32 Jam Terombang-ambing di Laut Setelah Jatuh dari Kapal Pesiar

Global
TV China Sensor Siaran Piala Dunia Qatar, Adegan Penonton Tanpa Masker Hilang

TV China Sensor Siaran Piala Dunia Qatar, Adegan Penonton Tanpa Masker Hilang

Global
Kisah Pilu Remaja dengan “Sindrom Manusia Serigala', Kerap Dirundung hingga Dilempari Batu

Kisah Pilu Remaja dengan “Sindrom Manusia Serigala", Kerap Dirundung hingga Dilempari Batu

Global
Putri Kim Jong Un Kembali Muncul, Sedang Disiapkan untuk Jadi Penerus?

Putri Kim Jong Un Kembali Muncul, Sedang Disiapkan untuk Jadi Penerus?

Global
Protes Anti-lockdown China Meluas, Massa Turun ke Jalan Serukan Partai Komunis Mundur

Protes Anti-lockdown China Meluas, Massa Turun ke Jalan Serukan Partai Komunis Mundur

Global
Viral Aksi 'Metro Man' Piala Dunia Qatar, Sederhana tapi Sukses Curi Perhatian Pengunjung

Viral Aksi "Metro Man" Piala Dunia Qatar, Sederhana tapi Sukses Curi Perhatian Pengunjung

Global
Presiden Uganda Perpanjang Masa Karantina 2 Distrik Episentrum Ebola

Presiden Uganda Perpanjang Masa Karantina 2 Distrik Episentrum Ebola

Global
Anwar Ibrahim Perintahkan Tinjau Subsidi, Ganti BLT untuk Berpenghasilan Rendah

Anwar Ibrahim Perintahkan Tinjau Subsidi, Ganti BLT untuk Berpenghasilan Rendah

Global
Oposisi Mendominasi Pemilu Taiwan, Presiden Taiwan Mengundurkan Diri sebagai Ketua Partai

Oposisi Mendominasi Pemilu Taiwan, Presiden Taiwan Mengundurkan Diri sebagai Ketua Partai

Global
Halte di Singapura Dilengkapi Alat Olahraga untuk Isi Daya Ponsel

Halte di Singapura Dilengkapi Alat Olahraga untuk Isi Daya Ponsel

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.