Perusahaannya Ditekan Jaksa karena Kasus Keuangan, Trump Menggerutu

Kompas.com - 30/06/2021, 09:49 WIB
Mantan Presiden AS Donald Trump. AP PHOTO/ANDREW HARNIKMantan Presiden AS Donald Trump.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Mantan Presiden AS Donald Trump menuduh jaksa New York punya "dendam politik" terhadap dirinya.

Ini diungkapkannya setelah mereka memberi pengacara Trump tenggat waktu untuk membuat argumen terakhir.

Pengacaranya harus menjawab dengan telak mengapa perusahaan Trump tidak harus menghadapi tuntutan pidana terkait masalah transaksi keuangan.

Baca juga: Masalah Pajak, Mantan Pengawal Trump Diselidiki Jaksa New York

"Setelah ratusan panggilan pengadilan, lebih dari 3 juta halaman dokumen, 4 tahun pencarian, puluhan dan puluhan lagi wawancara, dan jutaan dollar dana pembayar pajak terbuang, mereka terus mencari kejahatan dan akan melakukan apa saja untuk menakut-nakuti," ujar Trump, dilansir dari The Hill.

"Orang-orang mengarang cerita atau kebohongan yang mereka inginkan, tetapi sama sekali tidak akan bisa mendapatkannya," tambahnya.

Dia melanjutkan dengan menyebut penyelidikan terhadap perusahaannya sebagai "kelanjutan dari perburuan penyihir terbesar sepanjang masa."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Para jaksa akan melakukan apa saja untuk menghentikan gerakan saya, bahkan jika itu melibatkan pelanggaran penuntutan dan pelecehan terhadap lawan politik," tambah Trump.

"Mereka membocorkan, mereka berbohong, dan mereka berkampanye berdasarkan informasi yang telah melalui banyak penyelidikan lain yang saya lakukan," tambahnya.

Baca juga: Pidato Terbaru Trump: Tetap Kritik Biden, Tak Bosan Bahas Pemilu 2020

Dalam pernyataannya, Trump tampaknya mengonfirmasi bahwa timnya diberi waktu hingga Senin depan untuk mengajukan kasusnya ke jaksa, dengan kemungkinan tuntutan pidana.

Suami Melania Trump ini lantas berpendapat bahwa kasus terhadap bisnisnya sangat lemah.

"Kami diselidiki untuk hal-hal yang merupakan praktik standar di seluruh komunitas bisnis AS, dan itu sama sekali bukan kejahatan," tambahnya.

Baca juga: Jaksa New York Turun Tangan, Trump Organization Diselidiki dalam “Kapasitas Kriminal”

Sebelumnya, Kantor Kejaksaan Distrik Manhattan dilaporkan memang telah menyelidiki serangkaian potensi pelanggaran keuangan, termasuk penipuan kriminal, yang melibatkan Trump Organization.

Namun, Trump bersikeras bahwa dugaan itu mengada-ada, dan sengaja diciptakan untuk menjatuhkannya.


Sumber The Hill
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Human Rights Watch Desak Thailand Tidak Pulangkan Nur Sajat ke Malaysia

Human Rights Watch Desak Thailand Tidak Pulangkan Nur Sajat ke Malaysia

Global
Pemimpin Militer Sudan Tuduh Politisi Sipil Pancing Kudeta

Pemimpin Militer Sudan Tuduh Politisi Sipil Pancing Kudeta

Global
Konten Penyiksaan Hewan di Indonesia Terbanyak Sedunia, Bisakah Kasus Kucing Tayo Mengakhirinya?

Konten Penyiksaan Hewan di Indonesia Terbanyak Sedunia, Bisakah Kasus Kucing Tayo Mengakhirinya?

Global
Bendungan Raksasa Ethiopia, Seluk Beluk dan Kontroversinya

Bendungan Raksasa Ethiopia, Seluk Beluk dan Kontroversinya

Global
Sosok Misterius Brian Laundrie, Tunangan Gabby Petito yang Ikut Menghilang

Sosok Misterius Brian Laundrie, Tunangan Gabby Petito yang Ikut Menghilang

Global
Lahar Terus Mengalir Deras, Letusan Gunung La Palma Bisa Berlangsung Tiga Bulan

Lahar Terus Mengalir Deras, Letusan Gunung La Palma Bisa Berlangsung Tiga Bulan

Global
Sorot Bokong Atlet Putri Saat Tanding, Federasi Panjat Tebing Dunia Dikecam

Sorot Bokong Atlet Putri Saat Tanding, Federasi Panjat Tebing Dunia Dikecam

Global
Kementerian Pertahanan Inggris Lagi-lagi Bocorkan Data Warga Afghanistan yang Membantunya

Kementerian Pertahanan Inggris Lagi-lagi Bocorkan Data Warga Afghanistan yang Membantunya

Global
Rekaman Video Tunjukkan Migran Haiti Marah Lempar Sepatu ke Pesawat AS di Bandara Port-au-Prince

Rekaman Video Tunjukkan Migran Haiti Marah Lempar Sepatu ke Pesawat AS di Bandara Port-au-Prince

Global
SD di AS Bikin Aturan Aneh, Murid Wajib Pakai Masker Saat Makan

SD di AS Bikin Aturan Aneh, Murid Wajib Pakai Masker Saat Makan

Global
Polusi Udara Bunuh 7 Juta Orang Per Tahun

Polusi Udara Bunuh 7 Juta Orang Per Tahun

Global
Ditolak Induknya, Keledai yang Baru Lahir Ini Kini Dirawat “Ibu” Manusia

Ditolak Induknya, Keledai yang Baru Lahir Ini Kini Dirawat “Ibu” Manusia

Global
Dituduh Lituania Pasang Sensor di Ponsel, Ini Jawaban Xiaomi

Dituduh Lituania Pasang Sensor di Ponsel, Ini Jawaban Xiaomi

Global
Mengenal Pakta Pertahanan AUKUS: Pertaruhan Besar Australia yang Bikin ASEAN Kecewa

Mengenal Pakta Pertahanan AUKUS: Pertaruhan Besar Australia yang Bikin ASEAN Kecewa

Global
Militer Myanmar Bertempur Sengit dengan Pemberontak, Warga Satu Kota Melarikan Diri

Militer Myanmar Bertempur Sengit dengan Pemberontak, Warga Satu Kota Melarikan Diri

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.