Kolombia Tawarkan Hadiah Uang bagi Penemu Penembak Helikopter Kepresidenan

Kompas.com - 27/06/2021, 12:42 WIB
Foto yang dirilis Kantor Kepresidenan Kolombia menunjukkan Presiden Kolombia Ivan Duque tengah berbicara, diapit Menteri Dalam Negeri Daniel Palacios (kiri), dan Menteri Pertahanan Diego Molano di Cucuta, pada 25 Juni 2021. Duque menyatakan helikopter yang mengangkutnya dan sejumlah pejabat negara ditembaki orang tak dikenal saat melintasi perbatasan dengan Venezuela. AP PHOTO/ COLOMBIA'S PRESIDENCY/Cesar CarrionFoto yang dirilis Kantor Kepresidenan Kolombia menunjukkan Presiden Kolombia Ivan Duque tengah berbicara, diapit Menteri Dalam Negeri Daniel Palacios (kiri), dan Menteri Pertahanan Diego Molano di Cucuta, pada 25 Juni 2021. Duque menyatakan helikopter yang mengangkutnya dan sejumlah pejabat negara ditembaki orang tak dikenal saat melintasi perbatasan dengan Venezuela.

BOGOTA, KOMPAS.com - Kolombia dilaporkan menawarkan hadiah uang bagi siapa pun yang bisa menemukan penembak helikopter kepresidenan.

Tidak tanggung-tanggung. Dilansir BBC Minggu (27/6/2021), jumlahnya mencapai tiga juta peso (sekitar Rp 11 juta).

Awalnya pada Jumat (25/6/2021), Presiden Ivan Duque tengah menumpang ke Cucuta, dekat perbatasan Venezuela, saat helikopternya ditembaki.

Baca juga: Helikopter Presiden Kolombia Ditembaki Orang Tak Dikenal

Foto yang dirilis biro kepresidenan menunjukkan adanya lubang peluru pada rotor dan ekor helikopter tersebut.

Baik Duque maupun sejumlah pejabatnya tidak terluka. Baik AS, Uni Eropa, hingga PBB melontarkan kecaman.

Menteri Pertahanan Diego Molano, yang ikut dalam rombingan, menawarkan hadiah uang bagi yang bisa menemukan pelakunya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepolisian sendiri menyatakan, mereka menemukan dua pucuk senjata, yakni senapan AK-47 dan senapan serbu kaliber 7.62.

Kepala Polisi Jenderal Jorge Vargas mengatakan, dari senjata kaliber 7.62 terdapat tanda milik militer Venezuela.

"Kami mengejar siapa yang bertanggung jawab. Kami tidak akan berhenti hingga pelakunya tertangkap," tegasnya.

Sebelum helikopternya ditembaki, Presiden Duque menghadiri sebuah acara yang berlokasi di Region Catatumbo.

Daerah tersebut merupakan salah satu penghasil koka, bahan paling penting dalam pembuatan narkoba jenis kokain.

Selain itu, di daerah Catatumbo bercokol Pasukan Pembebasan Nasional (ELN), kelompok pemberontak terbesar Kolombia.

Pada awal Juni, ELN sempat dituding dalang serangan bom di markas militer Cucuta, yang mendapat bantahan.

Baca juga: Tentara Pemberontak Etnis Myanmar Tembak Jatuh Helikopter Militer


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.