Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ternyata, Pelopor Kpop Dulunya Anak Metal

Kompas.com - 26/06/2021, 19:27 WIB
Tito Hilmawan Reditya

Penulis

Sumber wikipedia

KOMPAS.com - Seo Taiji and Boys dianggap begitu berjasa dalam membidani lahirnya musik Kpop modern.

Beberapa fakta unik pun menyeruak saat membahas boyband ini. Stigma negatif banyak orang tentang musik k-pop pun bisa runtuh.

Kreativitas selalu jadi hal nomor satu, disusul eksplorasi akan musik yang seolah tak pernah habis.

Berikut tiga fakta menarik tentang kelompok beranggotakan Seo Taiji, Yang Hyun-suk, dan Lee Juno ini.

Baca juga: Mengenal Seo Taiji and Boys, Boyband Pertama yang Membesarkan KPop

Anak Metal Banting Setir

Seo Taiji yang jadi leader grup, justru awalnya dikenal sebagai anak metal.

Taiji bahkan sempat bergabung di band heavy metal bernama Sinawe, namun bubar pada 1991.

Dia pun langsung banting setir, membentuk boyband yang benar-benar bertolak dengan ciri khas metal bersama Yang Hyun-suk serta Lee Juno.

Tak bisa dibayangkan seperti apa Kpop sekarang kalau Taiji tetap menekuni heavy metal sebagai musiknya.

Baca juga: 2 Pria Uzur Kabur dari Panti Jompo demi Nonton Konser Heavy Metal

Penari Handal Merambah Tarik Suara

Awalnya, Taiji mendatangi Yang Hyun-suk untuk belajar tari. Tapi justri Yang Hyun-suk yang malah terpukau dengan musikalitas Taiji.

Mereka pun lantas membentuk boyband, lalu mengajak Lee Juno, yang dikenal sebagai salah satu penari top di Korea Selatan.

Debut pertama mereka "Nan Arayo", sukses mengantarkan si anak metal dan penari handal menjadi bintang baru--yang mengubah arah musik Korea Selatan dan dunia.

Baca juga: 10 Video Musik Kpop yang Paling Banyak Ditonton 2021 Sejauh Ini

Tinggalkan Jejak Pasca-Bubar

Pada 1996, saat sedang berada di puncak karier, boyband pelopor ini malah memutuskan bubar.

Goodbye Best Album pun dirilis sebagai tanda penghormatan untuk penggemar sekaligus album terakhir mereka.

Tapi pasca-bubar, Seo Taiji tetap berkarier sebagai penyanyi solo sukses. Bahkan namanya disebut sebagai "Presiden Kebudayaan" Korea Selatan.

Sementara Yang Hyun-suk, mendirikan label rekaman YG Entertainment--salah satu dari tiga perusahaan rekaman Kpop terbesar yang membawahi talenta-talenta banyak bintang Korea Selatan, hingga saat ini,

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Rangkuman Hari Ke-818 Serangan Rusia ke Ukraina: 3.000 Napi Ukraina Ingin Gabung Militer | 14.000 Orang Mengungsi dari Kharkiv 

Rangkuman Hari Ke-818 Serangan Rusia ke Ukraina: 3.000 Napi Ukraina Ingin Gabung Militer | 14.000 Orang Mengungsi dari Kharkiv 

Global
Belum Cukup Umur, Remaja 17 Tahun di India Pilih Partai PM Modi 8 Kali di Pemilu

Belum Cukup Umur, Remaja 17 Tahun di India Pilih Partai PM Modi 8 Kali di Pemilu

Global
Menlu AS Tuding ICC Hambat Gencatan Senjata Perang Israel-Hamas

Menlu AS Tuding ICC Hambat Gencatan Senjata Perang Israel-Hamas

Global
Menteri Keamanan To Lam Resmi Terpilih Jadi Presiden Vietnam

Menteri Keamanan To Lam Resmi Terpilih Jadi Presiden Vietnam

Global
Anggota Kabinet Perang Israel Ron Dermer Sebut Tak Ada Kelaparan di Gaza, Kok Bisa? 

Anggota Kabinet Perang Israel Ron Dermer Sebut Tak Ada Kelaparan di Gaza, Kok Bisa? 

Global
Amelia Earhart, Perempuan Pertama yang Melintasi Atlantik

Amelia Earhart, Perempuan Pertama yang Melintasi Atlantik

Internasional
6 Fakta soal Helikopter Presiden Iran, Termasuk Buatan AS dan Sudah Usang

6 Fakta soal Helikopter Presiden Iran, Termasuk Buatan AS dan Sudah Usang

Global
Rusia Umumkan Mulai Latihan Peluncuran Senjata Nuklir Taktis

Rusia Umumkan Mulai Latihan Peluncuran Senjata Nuklir Taktis

Global
Penumpang yang Tewas dalam Singapore Airlines Berencana Berlibur ke Indonesia

Penumpang yang Tewas dalam Singapore Airlines Berencana Berlibur ke Indonesia

Global
[POPULER GLOBAL] Singapore Airlines Turbulensi Parah | Hasil Penyelidikan Awal Kecelakaan Helikopter Presiden Iran

[POPULER GLOBAL] Singapore Airlines Turbulensi Parah | Hasil Penyelidikan Awal Kecelakaan Helikopter Presiden Iran

Global
Presiden Iran Meninggal, Turkiye Adakan Hari Berkabung

Presiden Iran Meninggal, Turkiye Adakan Hari Berkabung

Global
Saat Pesawat Singapore Airlines Menukik 6.000 Kaki dalam 3 Menit...

Saat Pesawat Singapore Airlines Menukik 6.000 Kaki dalam 3 Menit...

Global
Menlu Jerman: Ukraina Butuh Segera Tingkatkan Pertahanan Udara untuk Lawan Rusia

Menlu Jerman: Ukraina Butuh Segera Tingkatkan Pertahanan Udara untuk Lawan Rusia

Global
Singapore Airlines Turbulensi Parah, Penumpang Terlempar ke Kabin Bagasi

Singapore Airlines Turbulensi Parah, Penumpang Terlempar ke Kabin Bagasi

Global
Presiden Raisi Meninggal, Kedubes Iran Sampaikan Terima Kasih atas Belasungkawa Indonesia

Presiden Raisi Meninggal, Kedubes Iran Sampaikan Terima Kasih atas Belasungkawa Indonesia

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com