Tak Sengaja Tanam Mangga Termahal di Dunia, Petani Ini Kini Harus Sewa Petugas Keamanan

Kompas.com - 24/06/2021, 19:48 WIB
Seorang petani India kini harus menyewa tim keamanan untuk melindungi hasil panen dari pohon mangga termahal di dunia, yang tidak sengaja dia tanam. 
NAVEEDIRS via TWITTERSeorang petani India kini harus menyewa tim keamanan untuk melindungi hasil panen dari pohon mangga termahal di dunia, yang tidak sengaja dia tanam.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Seorang petani India kini harus menyewa tim keamanan untuk melindungi hasil panen dari pohon mangga termahal di dunia, yang tidak sengaja dia tanam.

Sankalp Singh Parihar mengaku awalnya tidak tahu keistimewaan dari tanaman, yang dibelinya dari seorang pria dalam perjalanan menggunakan kereta empat tahun lalu.

Kini di lahannya, Parihar dan rekannya menanam varietas mangga termahal di dunia, yang diketahui merupakan varietas mangga Miyazaki.

Baca juga: Mengenal Miyazaki Mangga Termahal di Dunia, 1 Buah Harganya Rp 700.000-an

Newsweek pada Rabu (23/6/2021) melaporkan, Parihar sebenarnya sedang mencari benih kelapa hibrida ketika itu.

Tapi dalam perjalanan, dia membeli pohon mangga dari teman seperjalanan seharga 33 dollar AS (Rp 476.683).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya tidak tahu jenis mangga itu apa, tapi saya menamakannya Damini, (sesuai) dengan nama ibu saya, dan menanamnya," katanya kepada Vice.

"Saya menanamnya (pohon anakan) seperti tanaman mangga biasa, tetapi beberapa bulan kemudian, saya melihat bahwa itu mengembangkan (buah berwarna) merah yang indah."

Kabar soal Parihar yang menanam mangga merah yang unik ini tersiar ke seluruh negeri dan menggemparkan kalangan pengusaha India.

Segera, dia mengetahui bahwa dia tampaknya (dan tanpa disadari) memiliki mangga Miyazaki yang didambakan.

Varietas mangga ini terutama ditanam di Jepang, dan dikenal juga sebagai "telur matahari." Setiap buah mangga Miyazaki dilaporkan berharga sekitar 50 dollar AS (Rp 722.422), sehingga menjadikannya barang mewah.

Sejak itu, Parihar dilaporkan telah menerima penawaran setinggi 283 dollar (Rp 4 juta) untuk satu buah mangga Miyazaki yang dia tanam.

Baca juga: Petani Kecil Lebanon Ramai-ramai Beralih Tanam Ganja di Tengah Krisis Ekonomi


Di Jepang pertumbuhan mangga Miyazaki sangat diatur di setiap tahapnya.

Seperti dilansir Miyazaki Local Products and Trade Promotion Center, setiap buah harus memiliki berat minimal 350 gram, dan mengandung kadar gula minimal 15 persen agar dapat sampai ke tangan konsumen.

Tidak seperti kebanyakan buah-buahan, mangga jenis ini dipanen hanya ketika mereka benar-benar matang.

Panennya menggunakan metode "pemanenan bersih" yang memungkinkan buah jatuh secara alami dari pohon pada puncak kematangannya.

Oleh petani Jepang, buah ini tidak dibiarkan jatuh begitu saja ke tanah. Buah yang matang akan ditangkap dengan lembut oleh selubung jaringnya.

Akan tetapi, di India, Parihar dilaporkan mampu menanam mangga seperti yang ia lakukan pada varietas lain.

Varietas mangga satu ini tampaknya juga berkembang pesat di iklim negara itu.

Menurut Vice, Parihar telah menanam sekitar 52 mangga sejauh ini. Tetapi dia belum menjual satu pun.

“Ini adalah bayi kami dan fokus kami saat ini adalah terus mengasuh mereka dan menggunakan biji buah untuk menanam yang baru,” jelas Parihar.

Baca juga: Musik dan Pijat, Rahasia Petani Malaysia Berhasil Budidayakan Melon Jepang

Menurut The Times of India, ia telah menanam 150 pohon mangga Miyazaki di kebunnya. Tetapi hanya empat yang saat ini menghasilkan buah.

Namun, keberhasilan menumbuhkan varietas baru ini memiliki tantangan tersendiri.

"Tahun lalu ada insiden pencurian dan kami memutuskan untuk meningkatkan keamanan di sini," jelas Parihar kepada The Times of India.

"Kami memiliki satu anjing tahun lalu, sekarang kami memiliki sembilan ekor. Ada enam jenis anjing gembala Jerman, dan tiga adalah ras lokal. Dan kami telah mengerahkan tiga penjaga keamanan juga."

Ke depan, Parihar mengatakan kepada Vice bahwa dia berharap tidak hanya memenuhi seluruh kebunnya dengan mangga Miyazaki, tetapi juga ingin berbagi kekayaan dengan petani India di seluruh negeri.

“Visi saya adalah setiap rumah tangga India harus mampu membeli mangga ini,” kata Parihar.

"Di Jepang, itu mahal karena ditanam di lingkungan yang mahal. Di India, kita bisa menanamnya secara alami dan mengurangi pengeluaran."

Baca juga: Toyotomi Hideyoshi: Anak Petani yang Menyatukan Jepang pada Abad ke-16

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Newsweek
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dari China hingga AS Alami Kekurangan Bahan-bahan Pokok, Apa Penyebabnya?

Dari China hingga AS Alami Kekurangan Bahan-bahan Pokok, Apa Penyebabnya?

Global
Wanita Ini Jadikan Anjingnya Vegetarian Demi Kurangi Emisi Karbon

Wanita Ini Jadikan Anjingnya Vegetarian Demi Kurangi Emisi Karbon

Global
Dinyatakan Tidak Bisa Punya Anak oleh Dokter, Wanita Ini Jadi Ibu di Usia 70 Tahun

Dinyatakan Tidak Bisa Punya Anak oleh Dokter, Wanita Ini Jadi Ibu di Usia 70 Tahun

Global
Dua Menteri Afghanistan Sempat Keliling London dengan Mobil Mahal Sebelum Negaranya Jatuh ke Taliban

Dua Menteri Afghanistan Sempat Keliling London dengan Mobil Mahal Sebelum Negaranya Jatuh ke Taliban

Global
Taliban Izinkan Vaksinasi Polio di Afghanistan Setelah Bertahun-tahun Melarang

Taliban Izinkan Vaksinasi Polio di Afghanistan Setelah Bertahun-tahun Melarang

Global
Bom Perang Dunia I Meledak di Pesta Setelah Pernikahannya, Pengantin Ini Kehilangan Saudaranya

Bom Perang Dunia I Meledak di Pesta Setelah Pernikahannya, Pengantin Ini Kehilangan Saudaranya

Global
Media Hong Kong: China Tercengang Indonesia Juara Piala Thomas

Media Hong Kong: China Tercengang Indonesia Juara Piala Thomas

Global
Telepon Darurat Lapor Ada Kebocoran Gas, Dicari Satu Jam Ternyata ...

Telepon Darurat Lapor Ada Kebocoran Gas, Dicari Satu Jam Ternyata ...

Global
Israel Setujui 4.000 Warga Palestina Jadi Penduduk di Tepi Barat, Kali Pertama Sejak 2009

Israel Setujui 4.000 Warga Palestina Jadi Penduduk di Tepi Barat, Kali Pertama Sejak 2009

Global
Presiden Ceko Dinyatakan Tidak Dapat Melakukan Tugas karena Alasan Kesehatan

Presiden Ceko Dinyatakan Tidak Dapat Melakukan Tugas karena Alasan Kesehatan

Global
China Rancang Undang-Undang Baru, Akan Hukum Orang Tua atas Perilaku Buruk Anaknya

China Rancang Undang-Undang Baru, Akan Hukum Orang Tua atas Perilaku Buruk Anaknya

Global
Nur Sajat Jual Semua Bisnisnya di Malaysia dan Pindah ke Australia

Nur Sajat Jual Semua Bisnisnya di Malaysia dan Pindah ke Australia

Global
Manhattan Project: Sejarah, Perkembangan, dan Korban Nuklirnya

Manhattan Project: Sejarah, Perkembangan, dan Korban Nuklirnya

Internasional
Indonesia dan Malaysia Mengaku Khawatir Soal Rencana Kapal Selam Nuklir Australia

Indonesia dan Malaysia Mengaku Khawatir Soal Rencana Kapal Selam Nuklir Australia

Global
Bencana Nuklir Chernobyl: Sejarah, Dampak, dan Korbannya

Bencana Nuklir Chernobyl: Sejarah, Dampak, dan Korbannya

Internasional

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.