Kompas.com - 24/06/2021, 10:53 WIB
Pasien Covid-19 beristirahat di rumah sakit lapangan yang dibangun di dalam stadion olahraga di Santo Andre, di pinggiran Sao Paulo, Brasil pada Selasa (4/8/2021). AP PHOTO/ANDRE PENNERPasien Covid-19 beristirahat di rumah sakit lapangan yang dibangun di dalam stadion olahraga di Santo Andre, di pinggiran Sao Paulo, Brasil pada Selasa (4/8/2021).

RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com - Covid-19 Brasil mencatat temuan kasus baru virus corona tertinggi satu hari 115.228 telah dikonfirmasi dalam 24 jam terakhir, menurut Kementerian Kesehatan negara itu pada Rabu (23/4/2021).

Wabah Covid-19 Brasil dilaporkan menunjukkan tanda-tanda baru percepatan infeksi, meskipun upaya vaksinasi yang lama tertunda akhirnya mendapatkan tenaga.

Baca juga: Korban Meninggal Covid-19 Capai 500.000 Orang, Presiden Brasil Dituntut Mundur

Brasil telah mencatat angka kematian Covid-19 tertinggi di dunia di luar Amerika Serikat, dengan lebih dari setengah juta nyawa hilang, menurut penghitungan resmi kementerian.

Tetapi sementara situasi di Amerika Serikat (AS) dan negara-negara paling kaya membaik berkat tingkat vaksinasi yang lebih tinggi, Brasil dan banyak tetangga di Amerika Selatan bulan ini telah melihat wabah terbesar mereka.

Rata-rata tujuh hari Brasil untuk kasus dan kematian virus corona baru sekarang menjadi yang tertinggi di dunia, setelah melampaui India minggu lalu, menurut data yang dikumpulkan oleh Reuters.

Masyarakat menandai puncak korban 500.000 kematian Covid-19 Brasil selama akhir pekan lalu, dengan protes nasional terhadap penanganan pandemi oleh pemerintah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Negara Samba” terbilang lambat dalam meluncurkan vaksin dengan hanya 12 persen orang Brasil yang diimunisasi penuh, menurut data Kementerian Kesehatan.

Upaya inokulasi telah dipercepat baru-baru ini. Negara bagian tertentu seperti Sao Paulo memprediksi bisa menginokulasi semua orang dewasa pada September.

Baca juga: Korban Meninggal Covid-19 di Brasil Capai 500.000 Orang, Presiden Tetap Tolak Pembatasan Sosial

Pemerintah Presiden Brasil Jair Bolsonaro berada di bawah pengawasan atas keterlambatan dan dugaan pelanggaran dalam mendapatkan vaksin, setelah gagal menanggapi tawaran awal dari Pfizer tahun lalu.

Pemerintah malah membuat kesepakatan untuk vaksin yang lebih mahal yang dibuat oleh Bharat Biotech India.

Halaman:
Baca tentang

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X