Kompas.com - 23/06/2021, 17:37 WIB
Valerie Bacot (tengah/bersyal kuning) ditemani keluarganya tiba di Pengadilan Chalon-sur-Saone, tengah Perancis, pada 21 Juni 2021. Dia disidang atas pembunuhan ayah tiri yang menjadi suaminya, di mana Bacot mengeklaim dia diperkosa sejak berusia 12 tahun. AFP PHOTO/JEFF PACHOUDValerie Bacot (tengah/bersyal kuning) ditemani keluarganya tiba di Pengadilan Chalon-sur-Saone, tengah Perancis, pada 21 Juni 2021. Dia disidang atas pembunuhan ayah tiri yang menjadi suaminya, di mana Bacot mengeklaim dia diperkosa sejak berusia 12 tahun.

CHALON-SUR-SAONE, KOMPAS.com - Seorang wanita di Perancis menjalani persidangan, setelah membunuh ayah tiri yang sekarang menjadi suami karena dia diperkosa.

Cerita Valerie Bacot memunculkan petisi yang ditandatangani ratusan ribu orang, menuntut supaya dia dibebaskan.

"Saya harus mengakhirinya," kata Bacot dalam buku berjudul Everybody Knew. "Selama ini, saya sangat takut."

Baca juga: Bunuh dan Masak Dokter yang Memaksanya Berhubungan Seks, Perawat Ini Dihukum Mati

Sidang yang digelar di Chalon-sur-Saone , Perancis tengah, bakal digelar hingga Jumat waktu setempat (25/6/2021).

Bacot berusia 12 tahun ketika si ayah tiri, Daniel Polette yang lebih tua 25 tahun, memperkosanya.

Polette sempat dijebloskan ke penjara. Namun begitu dibebaskan, dia kembali melakukan pemerkosaan terhadap Bacot.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dia sudah memberi tahu ibu saya bahwa dia takkan melakukannya. Namun, kenyataannya dia berbohong," kata wanita berusia 40 tahun itu.

Di usia 17 tahun, Bacot hamil. Dia kemudian diusir oleh ibunya yang seorang pemabuk, dan hidup bersama Polette.

Di kesaksiannya, Bacot mengungkapkan dia terpaksa hidup dengan Polette karena tak punya lagi tempat yang dituju.

Baca juga: Berusaha Perkosa Keponakan, Alat Kelamin Pria Ini Dipotong dan Diberikan ke Babi

Tetapi, ayah tirinya itu melakukan penyiksaan, di mana Bacot mengaku dipukul menggunakan palu dalam sebuah kesempatan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kudeta Tunisia Terburuk dalam 10 Tahun, Massa Oposisi Bentrok dengan Pendukung Presiden

Kudeta Tunisia Terburuk dalam 10 Tahun, Massa Oposisi Bentrok dengan Pendukung Presiden

Global
Alami Krisis Makanan, Geng Monyet Serbu Jalanan di Thailand

Alami Krisis Makanan, Geng Monyet Serbu Jalanan di Thailand

Global
Biden Umumkan Tarik Pasukan AS di Irak pada Akhir 2021

Biden Umumkan Tarik Pasukan AS di Irak pada Akhir 2021

Global
9 Calo ICU Covid-19 Ditangkap, Jual Rp 300 Juta per Ranjang di Peru

9 Calo ICU Covid-19 Ditangkap, Jual Rp 300 Juta per Ranjang di Peru

Global
POPULER GLOBAL: Gambaran Hidup bersama Covid-19 | Kudeta Presiden Tunisia

POPULER GLOBAL: Gambaran Hidup bersama Covid-19 | Kudeta Presiden Tunisia

Global
Dalam Pembicaraan Tingkat Tinggi, China Tuduh AS Lakukan Penindasan

Dalam Pembicaraan Tingkat Tinggi, China Tuduh AS Lakukan Penindasan

Global
Kasus Covid-19 Sudah Turun, Afrika Selatan Langsung Cabut Larangan Jual Miras

Kasus Covid-19 Sudah Turun, Afrika Selatan Langsung Cabut Larangan Jual Miras

Global
Anthony Fauci Bela Pendanaan AS untuk Penelitian Virus Corona di Laboratorium Wuhan

Anthony Fauci Bela Pendanaan AS untuk Penelitian Virus Corona di Laboratorium Wuhan

Global
Makin Canggih, Ilmuwan Racik Vaksin Covid-19 Berbentuk Pil dan Inhaler

Makin Canggih, Ilmuwan Racik Vaksin Covid-19 Berbentuk Pil dan Inhaler

Global
Jelang New Normal Singapura, Vaksinasi Akan Jadi Syarat Wajib untuk 'Dine In'

Jelang New Normal Singapura, Vaksinasi Akan Jadi Syarat Wajib untuk "Dine In"

Global
Jalan dan Taman di Madrid Jadi Situs Baru Warisan Dunia UNESCO

Jalan dan Taman di Madrid Jadi Situs Baru Warisan Dunia UNESCO

Global
Selandia Baru Terima Pemulangan Wanita yang Terkait dengan ISIS

Selandia Baru Terima Pemulangan Wanita yang Terkait dengan ISIS

Global
WHO: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir Setidaknya hingga Pertengahan 2022

WHO: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir Setidaknya hingga Pertengahan 2022

Global
Korbannya Masih Hidup, Guru Ini Dibebaskan Setelah 21 Tahun Dipenjara

Korbannya Masih Hidup, Guru Ini Dibebaskan Setelah 21 Tahun Dipenjara

Global
Sebelum Indonesia, 5 Negara Ini Juga Batasi Waktu Makan di Luar Saat Pandemi

Sebelum Indonesia, 5 Negara Ini Juga Batasi Waktu Makan di Luar Saat Pandemi

Global
komentar
Close Ads X