Kompas.com - 23/06/2021, 11:43 WIB
Presiden terpilih Iran, Ebrahim Raisi. AP PHOTO/VAHID SALEMI via DW INDONESIAPresiden terpilih Iran, Ebrahim Raisi.

TEHERAN, KOMPAS.com - Presiden terpilih Iran, Ebrahim Raisi, mendukung negosiasi perjanjian nuklir, namun menolak bertemu Presiden AS, Joe Biden, bahkan jika Washington mencabut semua jenis sanksi.

Dalam konferensi pers pertamanya usai memenangkan pemilu, bekas hakim konservatif itu membeberkan prioritas utama selama masa pemerintahannya, antara lain perbaikan hubungan diplomasi dengan negara-negara Teluk.

Namun begitu dia kembali memperingatkan musuh bebuyutan Arab Saudi untuk menghentikan intervensi militer di Yaman.

Baca juga: Pemimpin Baru Iran Bersikeras Tidak Mau Negosiasi dengan AS Soal Nuklir

Raisi yang berusia 60 tahun akan menggeser tokoh reformis, Hassan Rouhani, pada 3 Agustus mendatang.

Sebagaimana perdana menteri saat ini, dia pun memprioritaskan pencabutan sanksi yang melumpuhkan ekonomi, terutama demi pemulihan pasca-pandemi.

"Kami mendukung proses negosiasi yang menjamin kepentingan nasional kami... Amerika sebaiknya segera kembali ke Perjanjian Nuklir 2015 dan memenuhi komitmennya sesuai isi kesepakatan,” kata Raisi yang termasuk ke dalam daftar pejabat Iran yang dikenakan sanksi AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak April silam, kedua negara secara tidak langsung menegosiasikan perjanjian nuklir di Wina, Austria, bersama dengan Uni Eropa, Rusia dan China.

Raisi mengatakan kebijakan luar negeri Iran tidak akan bergantung pada Perjanjian Nuklir 2015. Namun dia mendesak bahwa "semua sanksi AS harus dicabut dan diverifikasi oleh Teheran.”

Kekuasaan di tangan Khamenei

Untuk menggandakan tekanan, Iran secara perlahan melanggar batasan pemerkayaan uranium sesuai perjanjian.

Batasan itu didesain untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir. Teheran sebaliknya bersikeras program atomnya murni untuk keperluan sipil, bukan militer.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Profil Pemimpin Dunia: Naruhito, Kaisar Jepang

Profil Pemimpin Dunia: Naruhito, Kaisar Jepang

Global
Kronologi Masuknya Varian Delta hingga Buat China Lockdown Parsial Lagi

Kronologi Masuknya Varian Delta hingga Buat China Lockdown Parsial Lagi

Global
Peringatan 30 Tahun Kemerdekaan Ukraina, Ini Agenda Acaranya

Peringatan 30 Tahun Kemerdekaan Ukraina, Ini Agenda Acaranya

Global
China Lockdown Parsial, Strategi “Toleransi Nol” Covid-19 Tunjukan Kelemahan

China Lockdown Parsial, Strategi “Toleransi Nol” Covid-19 Tunjukan Kelemahan

Global
China Lockdown Jutaan Orang Usai Catat Kasus Covid-19 Tertinggi sejak Januari

China Lockdown Jutaan Orang Usai Catat Kasus Covid-19 Tertinggi sejak Januari

Global
Tragedi Sambaran Petir saat Pesta Pernikahan, 17 Orang Tewas

Tragedi Sambaran Petir saat Pesta Pernikahan, 17 Orang Tewas

Global
Trump Halangi Kemenkeu AS Serahkan Catatan Pajaknya ke Kongres

Trump Halangi Kemenkeu AS Serahkan Catatan Pajaknya ke Kongres

Global
Erdogan: Kebakaran Hutan di Turki Terburuk dalam Sejarah

Erdogan: Kebakaran Hutan di Turki Terburuk dalam Sejarah

Global
Panda Tertua di Dunia Ini Merayakan Ulang Tahun ke-35, Apa Kado Khususnya?

Panda Tertua di Dunia Ini Merayakan Ulang Tahun ke-35, Apa Kado Khususnya?

Global
Api Yunani: Senjata Kuno Mematikan Pelindung Kekaisaran Bizantium dari Abad ke-7

Api Yunani: Senjata Kuno Mematikan Pelindung Kekaisaran Bizantium dari Abad ke-7

Internasional
Bingung Penerbangannya Batal, Wanita Florida Ini Membeli Lotre dan Menang 1 Juta Dollar AS

Bingung Penerbangannya Batal, Wanita Florida Ini Membeli Lotre dan Menang 1 Juta Dollar AS

Global
Ketegangan Meningkat, Israel Lancarkan Serangan Udara ke Lebanon

Ketegangan Meningkat, Israel Lancarkan Serangan Udara ke Lebanon

Global
Di Tengah Lonjakan Covid-19 Varian Delta, Penjualan Tiket Konser di AS Pecahkan Rekor Tertinggi

Di Tengah Lonjakan Covid-19 Varian Delta, Penjualan Tiket Konser di AS Pecahkan Rekor Tertinggi

Global
Menakar Strategi 'Nol Toleransi' China Tangani Pandemi Covid-19 saat Varian Delta Merebak

Menakar Strategi "Nol Toleransi" China Tangani Pandemi Covid-19 saat Varian Delta Merebak

Global
Ulang Tahun Ke-40, Meghan Markle Menginisiasi Hal Baru Bertema '40', Apa Itu?

Ulang Tahun Ke-40, Meghan Markle Menginisiasi Hal Baru Bertema "40", Apa Itu?

Global
komentar
Close Ads X